Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Bahan Konstruksi dari Sampah Plastik

Bahan Konstruksi dari Sampah Plastik

KOMUNITAS redaksi11/09/2017 - 15:00 WIB

Pencemaran limbah plastik menjadi isu yang selalu hangat diperbincangkan. Sifatnya yang sulit terurai membuat sampah plastik menjadi ancaman yang sangat nyata bagi lingkungan sekitar.

Dalam upaya mengurangi sampah plastik, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya melakukan inovasi dengan memanfaatkan limbah plastik untuk membuat kontruksi bangunan. Hasil penelitian ini kemudian dipaparkan dalam sebuah workshop, beberapa waktu lalu.

Bahan konstruksi yang dimaksud dapat berupa aspal, paving, bata, bahkan konektor-konektor semisal baut. Menurut Sigit Tri Wicaksono SSi MSi PhD produk yang dihasilkan dari penelitian ini memiliki kekuatan yang menyerupai bahan konstruksi pada umumnya meskipun mengandung plastik.

Adapun bahan-bahan konstruksi tersebut terbuat dari pencampuran antara plastik dan pasir. Jenis plastik yang digunakan tergantung dari produk yang akan dibuat.

“Polimer juga punya kekuatan berbeda-beda. Untuk paving misalnya, bisa menggunakan daur ulang plastik kresek. Namun untuk dinding rumah harus menggunakan jenis polimer lain,” terangnya.

Plastik yang telah dipilih akan dicacah terlebih dahulu sebelum dilelehkan dalam sebuah wadah. Sembari menunggu plastik meleleh, pasir dimasukkan sebagai perekatnya. Komposisi antara pasir dan tanah bekisar 50:50. Setelah bahan-bahan tersebut diaduk, selanjutnya dicetak sesuai dengan bentuk dan ukuran yang telah ditetapkan.

Namun, lanjut Sigit, bahan-bahan konstruksi yang dibuat harus memenuhi standar terlebih dahulu agar layak digunakan.

“Setidaknya bisa memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) terlebih dahulu baru bisa digunakan,” ujarnya. Sejauh ini hanya paving yang telah memenuhi SNI dari segi daya tekan dan daya serap air.

Sigit pun mengatakan timnya terus mencoba melakukan penelitian agar produk lain juga turut bisa memenuhi standar dan bisa diproduksi massal. “Mungkin kedepannya kita bisa membangun rumah dengan bahan keseluruhan dari plastik,” harapnya.

Selain itu ia juga berharap, kedepannya bahan kontruksi yang dihasilkan bisa dibuat dengan menggunakan plastik seratus persen. Namun untuk mencapai tahap ini dibutuhkan penelitian lebih lanjut.

“Kedepannya kita ingin menghilangkan semen dan pasir untuk membuat bahan kontruksi, jadi agregat halus, perekat, semuanya dari plastik, sehingga kita bisa mengurangi limbah plastik secara signifikan,” terang dosen Departemen Teknik Material ITS tersebut. (ist)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.