Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) mendukung Asosiasi Modal Ventura untuk Startup Indonesia (AMVESINDO) menggelar Creative Innovation Award 2017 untuk pertama kalinya.
Acara ini adalah penghargaan untuk para pelaku usaha yang berhasil menjalankan inovasi dan kreativitas melalui pendampingan dari Perusahaan Modal Ventura (PMV) maupun bagi pengusaha rintisan (startup) yang berhasil memberikan dampak positif secara langsung kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui inovasinya.
Creative Innovation Award 2017 bertema “Inovasi dan Kreativitas: Kunci Sukses dalam Mendapatkan Akses Permodalan”, diselenggarakan di Hotel Borobudur Jakarta Selasa (28/11) lalu.
Menurut Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) dan Bank Indonesia, setidaknya terdapat 56,64 juta UMKM pada tahun 2015 dan mengalami peningkatan sebesar 3.1% berdasarkan data Kementrian Koperasi dan UMKM. Jumlah UMKM yang besar tentunya memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi di tanah air.
Di sisi lain, terdapat kecenderungan daya beli yang menurun di beberapa sektor hal ini merupakan indikasi yang harus diantisipasi oleh pelaku usaha untuk dapat bertahan dan sustainable dengan terus memberikan inovasi kepada konsumen.
Adalah Ketua Amvesindo, Jefri R Sirait (Astra Ventura) yang menginisiasi acara ini sebagai ajang kompetisi inovasi yang berkelanjutan bagi lebih dari 1,5 juta pasangan usaha dan Startup untuk terus berprestasi sehingga berhasil meningkatkan kelas (phase) ataupun series mereka.
Sinergi antara Bekraf dan Amvesindo merupakan wujud dukungan dan komitmen instansi pemerintah dan asosiasi untuk terus mendorong pertumbuhan UMKM dan Startup agar berinovasi secara kontinu.
“Bekraf mendukung acara ini sebagai bentuk apresiasi pemerintah terhadap kontribusi pelaku usaha ekonomi kreatif (ekraf) UMKM maupun startup,” kata Deputi Akses Permodalan Bekraf, Fadjar Hutomo.
Survei khusus ekonomi kreatif oleh BPS tahun 2016 menunjukkan kontribusi ekraf tahun 2015 sebesar 7,38% dengan ekspor produk kreatif sebesar 19,36 miliar USD dan penyerapan tenaga kerja 15,9 juta orang. “Dengan penghargaan ini diharapkan para pelaku UMKM kreatif serta startup lebih termotivasi mengembangkan bisnis dan menjadi penunjang perekonomian nasional,” imbuh Fadjar.
Persoalan modal masih menjadi suatu kendala bagi pelaku UMKM dan startup untuk berkreasi dan berinovasi. Melalui Creative Innovation Award ini, Bekraf dan Amvesindo ingin menggaungkan peran PMV sehingga pelaku usaha tidak terhambat dalam mengembangkan inovasi dan kreativitas.
Selain itu, berbeda dengan bank, PMV dapat memberikan pendampingan yang memberikan kontribusi untuk pelaku usaha hal ini sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 35 Tahun 2015, dalam melakukan kegiatan usaha, PMV dapat disertai dengan melakukan pendampingan bagi para pasangan usaha atau debitur.
Creative Innovation Award 2017 memotivasi pelaku industri untuk memberikan karya yang lebih baik. Kompetisi ini diikuti pasangan usaha dan startup yang memiliki hasil inovasi terbaik selama dalam masa pembinaan oleh PMV (Modal Ventura) yang telah tergabung menjadi anggota Amvesindo.
Creative Innovation Award 2017 akan melakukan penjurian dalam tiga kategori dan satu kategori khusus, tiga diantaranya adalah kategori Startup Digital Terbaik, Pasangan Usaha Productive Loan / Financing Terbaik, dan Pasangan Usaha Penyertaan Saham & Obligasi Konversi Terbaik. (sak)

