Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • PWI dan IJTI Nganjuk Tolak Istilah ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi
  • PWI se-Madura Tolak Labeling ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi
  • Perda Hunian Layak Surabaya Berlaku, Pemilik Kos Wajib Lapor Penghuni Baru Maksimal 7 Hari
  • Shine Harmony Choir Raih Apresiasi Plt Gubernur Emil Dardak atas Prestasi Internasional
  • Penertiban Bangunan Liar Medokan Asri Timur, Pemkot Surabaya Selamatkan Aset Daerah
  • Festival Riset dan Inovasi Semarakkan HUT Ke-3 Kebun Raya Mangrove Surabaya
  • Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional
  • Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»PEMERINTAHAN»Bendung Kamijoro Kulon Progo Diresmikan

Bendung Kamijoro Kulon Progo Diresmikan

PEMERINTAHAN redaksi02/01/2020 - 13:00 WIB

Presiden Joko Widodo meresmikan Bendung Kamijoro dalam kunjungan kerjanya ke DI Yogyakarta. Peresmian tersebut berlangsung di Desa Tuksono, Kecamatan Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, pada Selasa (31/12).

Presiden mengatakan bahwa kehadiran bendungan tersebut sangat penting bagi ketersediaan suplai air dan mendukung aktivitas masyarakat setempat.

“Bendung yang dibangun di aliran Sungai Progo sangat penting untuk mendukung ketahanan pangan karena memberikan kepastian dan memberikan ketersediaan air secara berkesinambungan untuk mendukung aktivitas pertanian masyarakat,” jelas Presiden.

Bendungan ini diharapkan dapat menyediakan kebutuhan air irigasi bagi lahan pertanian seluas 2.370 hektare yang ada di Kabupaten Bantul sekaligus meningkatkan intensitas tanam dari semula berkisar pada angka 205 persen menjadi 270 persen.

“Bendung Kamijoro ini juga sangat bermanfaat untuk persediaan air baku baik untuk Bandara Internasional Yogyakarta juga untuk Kabupaten Bantul, Kulon Progo, dan juga nantinya bisa juga sampai ke Kota Yogyakarta,” kata Presiden.

Bendungan yang seluruh areanya berada di sebagian Kabupaten Kulon Progo dan Bantul tersebut mulai dibangun sejak 2016 kemarin dan kini telah beroperasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

Setidaknya sebanyak 11 desa dari 4 kecamatan memperoleh manfaat irigasi dari adanya bendungan tersebut. Selain itu, lokasi bendungan tersebut juga bertransformasi menjadi destinasi wisata bagi masyarakat setempat sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi daerah.

“Saya tadi memperhatikan sepintas Bendung Kamijoro ini sangat indah. Ada taman bermain, ada plasa terbuka, saya tahu ini sudah menjadi tempat tujuan wisata,” tambah Presiden.

Presiden berharap agar pemerintah daerah setempat dapat menjaga dan merawat bendungan ini agar dapat terus beroperasi dengan baik. Masyarakat setempat juga diminta untuk memanfaatkan bendungan tersebut untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.

“Setelah ini saya berharap masyarakat dapat memanfaatkan Bendung Kamijoro ini dengan sebaik-baiknya. Petani bisa hidup lebih sejahtera, usaha kecil juga bisa tumbuh di kanan-kiri Bendung dan kita harapkan pendapatan masyarakat meningkat karena banyak wisatawan yang datang ke sini,” tandas Kepala Negara.

Selepas meresmikan bendungan tersebut, Kepala Negara tampak berjalan melalui jembatan di sekitar bendungan yang juga menghubungkan Kabupaten Kulon Progo dan Bantul untuk meninjau fasilitas yang ada.

Masyarakat yang sedari awal berkumpul di seberang jembatan menyambut kehadiran Presiden dengan penuh antusias. Presiden sendiri terlihat menghampiri warga dan sejenak berinteraksi dengan mereka.

Hadir dalam acara peresmian tersebut di antaranya Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Gubernur DI Yogyakarta Hamengkubawana X, dan dua Staf Khusus Presiden Aminuddin Ma’ruf serta Ayu Kartika Dewi. (sak)

Bendung Kamijoro
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

PWI dan IJTI Nganjuk Tolak Istilah ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi

25/07/2026 - 19:51 WIB

PWI se-Madura Tolak Labeling ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi

25/07/2026 - 19:44 WIB

Perda Hunian Layak Surabaya Berlaku, Pemilik Kos Wajib Lapor Penghuni Baru Maksimal 7 Hari

25/07/2026 - 18:43 WIB

Penertiban Bangunan Liar Medokan Asri Timur, Pemkot Surabaya Selamatkan Aset Daerah

25/07/2026 - 18:16 WIB

Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional

24/07/2026 - 23:51 WIB

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Comments are closed.

PWI dan IJTI Nganjuk Tolak Istilah ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi

25/07/2026 - 19:51 WIB

PWI se-Madura Tolak Labeling ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi

25/07/2026 - 19:44 WIB

Perda Hunian Layak Surabaya Berlaku, Pemilik Kos Wajib Lapor Penghuni Baru Maksimal 7 Hari

25/07/2026 - 18:43 WIB

Shine Harmony Choir Raih Apresiasi Plt Gubernur Emil Dardak atas Prestasi Internasional

25/07/2026 - 18:28 WIB

Penertiban Bangunan Liar Medokan Asri Timur, Pemkot Surabaya Selamatkan Aset Daerah

25/07/2026 - 18:16 WIB

Festival Riset dan Inovasi Semarakkan HUT Ke-3 Kebun Raya Mangrove Surabaya

25/07/2026 - 17:58 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.