Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»EKONOMI BISNIS»Bibit Unggul Solusi Ketahanan Pangan

Bibit Unggul Solusi Ketahanan Pangan

EKONOMI BISNIS redaksi28/08/2024 - 14:00 WIB

Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono panen raya padi lahan persawahan di Desa Demung Kecamatan Besuki Kabupaten Situbondo pada Senin (26/08).

Dalam panen raya ini, Pj. Gubernur Adhy didampingi Bupati Situbondo beserta Forkopimda Kabupaten Situbondo, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jatim, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Situbondo.

Pj. Gubernur Adhy menyambut positif panen raya kali ini. Menurutnya, padi varietas unggul BK Situbondo 01 Agritan menjadi bukti bahwa varietas ini memiliki banyak keunggulan yang dinilai akan menjadi solusi bagi permasalahan ketahanan pangan dan ancaman krisis pangan dunia.

“Kata yang paling tepat adalah benih padi BK Situbondo 01 dan 02 Agritan solusi bagi petani, solusi bagi masyarakat, solusi bagi negara dan bangsa untuk mengatasi masalah ketahanan pangan,” ujarnya saat sambutan.

Panen raya padi pada program Perluasan Areal tanam (PAT) pada lahan seluas 40 hektare (ha) ini menurut Adhy merupakan wujud komitmen dalam mendukung kebijakan pembangunan pertanian dan ketahanan pangan di wilayahnya. Caranya adalah dengan mengkombinasikan benih padi varietas ini dengan program pompanisasi yang digulirkan Kementerian Pertanian RI.

“Kali ini kami melaksanakan panen raya padi BK Situbondo 01 pada Program Perluasan Areal Tanam (PAT) di Kabupaten Situbondo, tujuannya untuk mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan serta untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing industri,” katanya.

Lebih lanjut, Adhy menyebut keunggulan lain pada varietas BK adalah memiliki umur pendek yaitu sekitar 75-80 hari setelah semai dan bisa disebut dengan varietas super. Varietas ini sangat dibutuhkan untuk dapat mendorong peningkatan indeks pertanaman padi.

Adhy berharap varietas ini dapat dikembangkan di daerah lain di Jatim. Sehingga mempertahankan predikat Jatim sebagai lumbung pangan nasional. Hingga kini, Jatim masih mampu mempertahankan posisinya sebagai produsen padi terbesar di Inddonesia selama empat tahun berturut- turut dari tahun 2020 – 2023. Jawa Timur berkontribusi sebesar 17,99 persen terhadap produksi padi nasional.

“Capaian produksi padi Jawa Timur di tahun 2023 mencapai 9,7 juta ton-gkg atau setara dengan beras sebesar 5,6 juta ton,” terangnya.

Selain itu, penggunaan benih varietas genjah seperti BK 01 agritan yang berumur pendek tentu sangat dibutuhkan untuk peningkatan produksi padi melalui pompanisasi agar dapat meningkatkan indeks pertanaman. Dengan upaya tersebut, ia meyakini Jatim akan dapat mempertahankan posisinya sebagai lumbung pangan nasional.

“Kita butuh adanya kesamaan persepsi, keterpaduan teknologi dan sinkronisasi dari unsur pemerintah, stakeholder di bidang pertanian, dan tentunya dari unsur petani,” ucapnya.

Adhy juga menuturkan bahwa masih banyak tantangan lain yang harus dihadapi dalam mewujudkan ketahanan pangan dan kedaulatan pangan. Oleh sebab itu, dirinya meminta kepada seluruh gabungan kelompok tani, penyuluh pertanian, Dinas Pertanian dan stakeholder sektor pertanian untuk bersama-sama berupaya mengembangkan varietas unggulan asal Kabupaten Situbondo ini.

“Bisa mengembangkan hasil karya ini menjadi lebih besar lagi, dan kita pastikan bahwa seluruh komponen yang ada di provinsi untuk bisa membantu pengembangan bibit dan juga penelitian berikutnya untuk bisa lebih maju lagi,” tuturnya.

Ke depan varietas unggulan ini diharapkan bisa semakin berkembang dan bisa memberikan manfaat tidak hanya bagi bangsa dan negara tetapi juga meningkatkan kesejahteraan bagi para petani.

Dengan semangat terbarukan ia mengajak semua pihak khususnya yang bergerak di sektor pertanian menuju kedaulatan pangan, meningkatkan nilai tambah dan daya saing industri demi mewujudkan swasembada pangan. “Mari kita bersama-sama membangun sektor pertanian di Jawa Timur menjadi lebih baik,” pungkasnya. (ita)

panen raya padi
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.