Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»Dari Krisis Percaya Diri hingga Bangun Praktik Profesional, Kisah Alumnus UNAIR di Balik Life Tree Psychology

Dari Krisis Percaya Diri hingga Bangun Praktik Profesional, Kisah Alumnus UNAIR di Balik Life Tree Psychology

PERISTIWA Tiara AS14/01/2026 - 09:40 WIB
Kisah Dr Micha Catur Firmanto, alumnus Psikologi UNAIR, membangun Life Tree Psychology dari refleksi diri hingga praktik profesional.

Rasa tidak percaya diri yang pernah dialami di masa remaja justru menjadi fondasi lahirnya Life Tree Psychology. Di balik lembaga psikologi tersebut, terdapat perjalanan panjang Dr Micha Catur Firmanto MPsi Psikolog, alumnus Fakultas Psikologi Universitas Airlangga (UNAIR), yang menjadikan pengalaman personal sebagai pijakan profesional.

Micha mengisahkan bahwa ketertarikannya pada dunia psikologi bermula dari kebutuhan untuk memahami dirinya sendiri. Perasaan minder yang muncul semasa SMA mendorongnya mencari jawaban atas dinamika emosi dan perilaku manusia.

Dukungan keluarga, terutama pesan ayahnya untuk menikmati setiap proses kehidupan, memperkuat langkah Micha dalam menempuh pendidikan tinggi. Setelah menjelajahi beberapa kampus, ia menemukan kecocokan di Psikologi UNAIR berkat suasana akademik yang inklusif dan suportif.

Sebagai mahasiswa angkatan 2001, Micha memilih jalur psikologi klinis. Ia menilai pengalaman akademik di UNAIR membentuk pola pikir sistematis dan kontekstual, terutama dalam memahami hubungan antara individu dan lingkungannya.

Pemahaman tersebut semakin matang melalui berbagai mata kuliah seperti psikometri, riset kuantitatif dan kualitatif, serta praktik diskusi akademik. Tak hanya itu, aktivitas organisasi di Teater Boneka Fakultas Psikologi UNAIR turut mengasah kemampuan komunikasi dan penyusunan narasi, keterampilan yang kini ia gunakan dalam dunia profesional.

Setelah berkarier di industri dan menyelesaikan pendidikan profesi serta doktoral, Micha mengambil keputusan besar dengan mendirikan Life Tree Psychology pada 2021. Menurutnya, membangun praktik profesional bukan semata soal modal, melainkan kejelasan nilai dan diferensiasi layanan.

Life Tree Psychology kemudian berkembang menjadi wadah layanan konsultasi, pelatihan, dan pendampingan psikologis dengan pendekatan berbasis kebutuhan klien dan nilai kebermanfaatan.

Micha pun membagikan pesan kepada mahasiswa agar tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga aktif membangun pengalaman organisasi, magang, dan jejaring profesional. Ia menekankan bahwa dunia kerja membutuhkan kesiapan adaptasi, keterampilan praktis, serta ketangguhan mental yang dibentuk sejak masa kuliah. (tas)

alumni UNAIR sukses kisah psikolog Indonesia Life Tree Psychology praktik psikologi profesional psikologi klinis
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.