Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»EKONOMI BISNIS»Dekranasda Jateng Lahirkan Generasi Anyar

Dekranasda Jateng Lahirkan Generasi Anyar

EKONOMI BISNIS redaksi20/05/2023 - 12:00 WIB

Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Wury Ma’ruf Amin, menghadiri syukuran HUT ke-43 Dekranas. Pada acara yang diselenggarakan di Kota Medan, Sumut, Selasa (16/05), diharapkan lahir wirausaha baru yang meneruskan tradisi kriya dan wastra nusantara.

Ajakan ini ditanggapi positif oleh Ketua Dekranasda Jateng Siti Atikoh Ganjar Pranowo. Ia mengatakan, kaderisasi perajin menjadi tantangan besar bagi lestarinya tradisi kriya dan wastra nusantara. Oleh karenanya, di Jateng ada dua strategi yang ditempuh untuk menelurkan pewaris tradisi-tradisi tersebut.

“Kalau kita (Jateng) ada dua sistem. Pertama kurikulum dari SD, SMP, dan SMK, kita perkenalkan cara membatik, mendesain serta memproduksi kerajinan lain. Kedua melalui kegiatan informal, semisal lomba-lomba desain wastra,” ujarnya, saat meninjau pameran kerajinan pada puncak acara HUT ke-43 Dekranas di Lapangan Banteng, Medan.

Ia mengatakan, pendidikan mengenai kriya di Jateng sebanyak 80 persen didominasi oleh praktik. Hal itu bertujuan membangun minat siswa agar tidak terbebani dengan teori-teori di dalam kelas.

“Kedua, dengan informal melalui lomba desain. Kalau memberi pelatihan as usual pasti bosan, maka pendekatannya dengan banyak praktik,” sebut Atikoh.

Hal serupa dikatakan Wakil Ketua Dekranasda Nawal Taj Yasin. Selain dua strategi itu, inovasi juga menjadi senjata pengembangan kriya dan wastra di Jateng.

“Inovasi juga penting ya, misal di Rembang batik sudah bagus. Tapi jarang yang ready to wear, di situ diadakan pelatihan agar pangsa yang dituju lebih banyak,” urainya. Selain itu, Nawal juga menggarisbawahi keterlibatan santri, dalam menggelorakan tradisi kriya dan wastra nusantara.

“Banyak juga keterlibatan santri, seperti di Wonosobo, ada baju koko, sarung, batik. Selain itu mindset santri juga perlu didorong, kami juga tak berhenti pada pelatihan saja, tapi juga sampai pemasarannya juga benar,” ungkapnya.

Perlu diketahui, ajang HUT ke-43 Dekranas diikuti oleh seluruh pengurus Dekranasda, dengan jumlah undangan sekitar 1.496 orang. Acara dipusatkan di Hotel Santika Dyandra dan pameran kriya dan wastra, di Lapangan Banteng hingga Minggu (21/5/2023).

Dari Jateng, ditampilkan puluhan kerajinan, mulai dari tenun, dompet, topi, hingga kriya berupa wire bross. Produk yang berasal dari 11 kabupaten/kota itu bernilai hingga Rp250 juta. Bahkan, produk syal tenun asal Klaten telah melanglang ke berbagai negara. Seperti Belanda, Australia, Malaysia, hingga Amerika Serikat. (hms)

dekranasda jateng siti atikoh
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.