Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Didatangi Ganjar, Minta ‘Chicken’

Didatangi Ganjar, Minta ‘Chicken’

KOMUNITAS redaksi30/05/2022 - 13:00 WIB

Nur Muzaenah (60) tampak semringah dan antusias menyambut kedatangan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, di tempat pengungsiannya, Sabtu (29/05). Meski sedang susah karena harus mengungsi, namun Muzaenah bersama warga lain bungah dengan kedatangan Ganjar.

Ganjar mengunjungi Pekalongan untuk mengecek penanganan banjir rob di daerah itu. Dua lokasi didatangi Ganjar, yakni pengungsian di Masjid Khusnul Khuluq, dan pengungsian di gedung PMI Pekalongan.

Di gedung PMI itulah Ganjar bertemu Muzaenah. Tak seperti pengungsi lain, Muzaenah berani ngobrol dengan Ganjar. Ia bercerita tentang banjir rob yang terjadi, dan kondisi pengungsi di tempat itu.

“Pengungsian nyaman Pak, cuman bosen makan sama tempe dan telur terus. Nanti kolesterol tinggi Pak. Pingin makan chiken Pak, itu lho ayam goreng yang ditepungi,” kata Muzaenah, disambut tepuk tangan para pengungsi lain.

Ganjar tertawa mendengar itu. Ia pun langsung memberikan uang pada anggota PMI untuk membeli chicken yang diminta pengungsi. “Ya wis nanti dibelikan ya, sama buah mau tidak? Biar sehat makan buah ya,” ucap Ganjar.

Di dua pengungsian itu, Ganjar menghibur pengungsi dengan guyonan khasnya. Ia meminta agar pengungsi sabar, karena penanganan banjir rob sedang dilakukan.

Saat menjenguk pengungsi di masjid, Ganjar menemukan ada pengungsi yang sakit akibat jatuh. Ia langsung meminta agar dibawa ke rumah sakit. “Langsung ditangani mas, dibawa ke Puskesmas atau rumah sakit. Biar segera pulih,” katanya.

Ganjar mengatakan, sebenarnya apa yang menimpa Semarang dan Pekalongan ini mirip. Banjir rob diakibatkan adanya tanggul jebol.

“Tapi tadi Pak Wali Kota sudah menyampaikan bahwa tanggul jebol sudah tertutup. Sekarang tinggal proses pemompaan. Mungkin yang kita bantu adalah percepatan proses pemompaan agar cepat surut. Kalau kita lihat data dari BMKG, sekarang sudah tidak setinggi seperti pada hari Senin,” terang Ganjar.

Sama seperti di Semarang, Ganjar meminta pemerintah Kota Pekalongan melakukan patroli pada bagian-bagian tanggul yang berpotensi jebol. Jika ditemukan, maka segera diambil tindakan.

“Hitung-hitungannya kemarin pada saat saya melihat data dari BMKG, itu nanti ada di bulan Juni hingga Juli. Maka kita harus waspada dan mengantisipasi,” tegasnya.

Untuk kondisi pengungsi, Ganjar mengatakan semua dalam kondisi sehat dan bisa dihandle. Logistik masih tercukupi dan bantuan dari masyarakat juga banyak.

“Kondisi pengungsi alhamdullilah sehat-sehat. Makanannya cukup berlimpah. Hanya, tadi ada ibu-ibu karena ini mengungsinya di masjid, jadi agak licin, tadi kepleset. Sudah dibereskan oleh kawan-kawan BPBD, SAR, itu ada dokternya langsung datang cepat juga, sehingga penanganan responsifnya jalan,” pungkasnya. (hms)

Didatangi Ganjar Minta 'Chicken' Ganjar Pranowo
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.