Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»OLAHRAGA»Dosen ITS Juara Karate di Uzbekistan

Dosen ITS Juara Karate di Uzbekistan

OLAHRAGA redaksi17/12/2022 - 15:00 WIB

Tak hanya dalam bidang teknologi, sivitas akademika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mampu mengukir prestasi di tingkat internasional.

Prestasi kali ini ditorehkan oleh salah satu dosen Departemen Teknik Kelautan ITS Dr Eng Kriyo Sambodho ST Meng yang membanggakan Indonesia lewat raihan medali perak pada ajang 3rd Traditional Karate Asia – Oceania Cup 2022 di Tashkent, Uzbekistan, Minggu (11/12) lalu.

Dhodot, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa kompetisi yang diselenggarakan oleh Uzbekistan Traditional Karate-Do International Traditional Karate Federation (ITKF) ini diikuti oleh 11 negara. Di antaranya Uzbekistan, Jepang, Mesir, Pakistan, Kuwait, Indonesia, Palestina, Turkmenistan, Tajikistan, Kazakhstan, dan Kyrgyzstan.

Lanjut Dhodot, perolehan medali perak pada kategori umur 46 hingga 50 tahun yang didapatnya merupakan hasil persiapan yang telah dilakukan sejak awal tahun lalu. Selama periode tersebut, dosen Laboratorium Konstruksi Bangunan Laut ini menjalani pelatihan jangka panjang bersama Pengurus Daerah Jawa Timur Federasi Karate Tradisional Indonesia (INATKF).

Kendati sempat terkendala karena perbedaan cuaca akibat musim dingin yang melanda, namun Dhodot dan karateka dari Indonesia lainnya tetap dapat memberikan performa maksimalnya selama berada di Uzbekistan.

“Bertanding saat musim dingin adalah pengalaman pertama bagi sebagian besar perwakilan Indonesia dengan persiapan hanya selama dua hari untuk beradaptasi,” tuturnya.

Dhodhot mengungkapkan, respon positif turut didapatkan dari Ketua INATKF Muchamad Muchlas Rowi yang menyambut gembira prestasi para karateka yang berhasil membawa tiga medali emas, dua perak, dan tujuh perunggu. Perolehan dari lima karateka ini sendiri membawa Indonesia menjadi peringkat kedua Juara Umum pada kompetisi tersebut.

Menggeluti olahraga ini semenjak di bangku Sekolah Menengah Pertama, Dhodot kerap menorehkan namanya di beberapa kompetisi baik dalam skala nasional maupun internasional.

Diantaranya pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Piala Erick Thohir dan raihan juara kedua pada Internasional Czech Open Karate Cup 2021 dengan kategori umur 46 hingga 50 tahun.

Lewat prestasi ini, Dhodot ingin menyampaikan kepada mahasiswa ITS untuk tak kenal lelah dan tekun mendalami bidang-bidang yang disukai.

Dhodot menilai bahwa dengan didampingi doa, kecerdasan, dan keyakinan akan membawa keberhasilan bila dilakukan dengan sungguh-sungguh. “Keberhasilan akan mengikuti bila sesuatu dilakukan dengan ikhlas, penuh pengorbanan, serta tak semata mengejar materi,” tutupnya berpesan.

Adapun nama-nama karateka lain yang telah berprestasi menyumbangkan medali untuk Indonesia di ajang tersebut antara lain adalah Erwin Syauridhani, Devia Amylia Putri, Ehwatu Zuriyah, dan Roberdto Lusiandro Manu. (ita)

Dosen ITS Juara Karate di Uzbekistan
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.