Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • D-8 Youth Dialogue UNAIR Soroti Ketahanan Energi, Peran Anak Muda Dinilai Penting dalam Mendorong Inovasi
  • Dishub Surabaya Tempuh Proses Hukum Usai Dugaan Pencurian Rambu Parkir di Satpas Colombo Viral
  • RICH Pakal Jadi Ruang Belajar Bahasa Inggris Gratis, Ratusan Anak Antusias Ikut Kelas
  • Chelsea Rilis Jersey Kandang 2026-2027 dengan Strategi Peluncuran Unik
  • Cross Musea Pertiwi 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan AI dan Wayang
  • ITS Perluas Kerja Sama Global dengan HSE Rusia, Fokus Sains dan Teknologi
  • Khofifah Tinjau SPMB 2026 di Surabaya, Antrean Lebih Tertib dan Layanan Meningkat
  • Khofifah Sambut Jemaah Haji Kloter I, Apresiasi Layanan Imigrasi Digital
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»TEKNOLOGI»Drone UGM Petakan Kawah Gunung Agung

Drone UGM Petakan Kawah Gunung Agung

TEKNOLOGI redaksi24/10/2017 - 11:00 WIB

Drone milik tim Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada sukses melakukan pemetan wilayah di sekitar lereng Gunung Agung Bali.

Tim Departemen Teknik Geodesi didatangkan ke Gunung Agung atas permintaaan langsung Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Bekerjasama dengan Disaster Response Unit (DERU) dan BNPB, tim melakukan pemetaan wilayah di sekitar lereng Gunung Agung.

Dipimpin langsung oleh Ketua Tim Drone Departemen Teknik Geodesi, Ruli Andaru ST MEng, drone Buffalo FX-79 pun diterbangkan pada Kamis (19/10) lalu dari Jalan Raya Desa Kubu, berjarak 11 kilometer dari puncak.

Pemetaan daerah lereng mulai dilakukan pada ketinggian 700 meter dan berhasil melakukan pemetaan seluas 1.000 hektare yang mencakup Kawasan Rawan Bencana I dan Kawasan Rawan Bencana II.

Angin menjadi kendala utama dalam pemetaan ini. Kencangnya angin membuat pesawat mengalami turbulensi. Meski demikian, di percobaan ke-empat, Buffalo FX-79 berhasil mencapai titik tertinggi terbangnya.

Buffalo FX-79 sukses terbang sampai ketinggian 4.000 meter dari total ketinggian Gunung Agung yang mencapai 3.142 meter di atas permukaan laut.

Hal itu melampui drone dari tim Koax Flyer Jakarta yang sebelumnya hanya mampu mencapai ketinggian 1.400 meter. Pada ketinggian 4.000 meter, Buffalo FX-79 berhasil melakukan pemotretan kawah Gunung Agung selebar 3,5 x 5 kilometer.

Setidaknya, 400 foto berhasil dipotret oleh Buffalo FX-79. Menurut Ruli, foto-foto itu termasuk kondisi visual kawah saat itu mulai dari ada tidaknya retakan kawah, material kawah, hingga cairan yang terdapat di kawah.

Ruli menjelaskan, kumpulan foto tersebut selanjutnya akan diolah dengan metode fotogrametri untuk selanjutnya menghasilkan mosaik foto dan Digital Terrain Models (DTM).

Ruli menjelaskan, mosaik foto dan DTM yang diperoleh akan diberikan kepada BNPB untuk selanjutnya dilakukan analisis lebih dalam. Hasil pemetaan tersebut dibutuhkan untuk membantu model pemetaan aliran lahar jika terjadi erupsi Gunung Agung.

“Tim sudah melakukan pemotretan yang dapat digunakan untuk memprediksi aliran lahar di daerah lereng Gunung Agung,” ujar Ruli Andaru seperti dirilis Humas UGM.

Kedepan, Tim Drone Departemen Teknik Geodesi UGM mencoba untuk melakukan pemetaan berbasis video. Ruli mengatakan jika sebelumnya telah dilakukan pemotretan yang berhasil memperoleh data mosaik dan DTM, dengan video akan didapatkan hasil pemetaan yang berbeda.

“Menggunakan video, cakupan liputan pemetaan akan lebih lebar dan kita dapat mengetahui interaksi atau aktivitas yang terjadi di sekitar kawah, seperti mengetahui arah asap dan lain sebagainya,” jelas Ruli. (sak)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

ITS Kembangkan Bensin Sawit Ramah Lingkungan, Efisien dan Berpotensi Kurangi Ketergantungan BBM Impor

07/04/2026 - 21:11 WIB

Mahasiswa ITS Ciptakan Rompi Pintar SAFE, Tingkatkan Keselamatan Lansia Berbasis IoT dan Deep Learning

13/12/2025 - 00:24 WIB

Balapan Gokart Listrik di Sirkuit ITS

25/11/2025 - 13:00 WIB

ITS Sukses Mendominasi Gemastik 2025

05/11/2025 - 15:00 WIB

ITS Kembangkan Paving Anti-banjir

04/11/2025 - 12:00 WIB

Jam Tangan Daur Ulang Mahasiswa ITS

18/10/2025 - 13:00 WIB

Comments are closed.

D-8 Youth Dialogue UNAIR Soroti Ketahanan Energi, Peran Anak Muda Dinilai Penting dalam Mendorong Inovasi

03/06/2026 - 19:21 WIB

Dishub Surabaya Tempuh Proses Hukum Usai Dugaan Pencurian Rambu Parkir di Satpas Colombo Viral

03/06/2026 - 19:05 WIB

RICH Pakal Jadi Ruang Belajar Bahasa Inggris Gratis, Ratusan Anak Antusias Ikut Kelas

03/06/2026 - 18:57 WIB

Chelsea Rilis Jersey Kandang 2026-2027 dengan Strategi Peluncuran Unik

02/06/2026 - 22:55 WIB

Cross Musea Pertiwi 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan AI dan Wayang

02/06/2026 - 22:01 WIB

ITS Perluas Kerja Sama Global dengan HSE Rusia, Fokus Sains dan Teknologi

02/06/2026 - 21:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.