Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
  • Wali Kota Eri Cahyadi Minta Camat dan Lurah Bikin Hotline untuk Atasi Masalah Warga
  • Wali Kota Eri Instruksikan Dishub Petakan Titik Rawan Macet dan Lakukan Rekayasa Lalu Lintas
  • Manufacturing Surabaya 2026 Dibuka, Wagub Emil Perkuat Posisi Jatim sebagai Basis Manufaktur Asia Tenggara
  • Pemkot Surabaya Dukung Program Perwalian Anak Massal, 75 Anak Resmi Dapatkan Legalitas Hukum
  • Sidak RSUD Soewandhie, Wali Kota Eri Evaluasi Layanan Farmasi, IGD, dan Sistem Antrean Pasien
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»TEKNOLOGI»ITS Kembangkan Bensin Sawit Ramah Lingkungan, Efisien dan Berpotensi Kurangi Ketergantungan BBM Impor

ITS Kembangkan Bensin Sawit Ramah Lingkungan, Efisien dan Berpotensi Kurangi Ketergantungan BBM Impor

TEKNOLOGI Tiara AS07/04/2026 - 21:11 WIB
ITS kembangkan bensin sawit efisien dengan emisi rendah. Inovasi ini berpotensi kurangi ketergantungan BBM fosil di Indonesia.
Proses uji coba implementasi bensin sawit (benwit) dengan percobaan blending dengan BBM pada sepeda motor konvensional

Institut Teknologi Sepuluh Nopember kembali menghadirkan inovasi di bidang energi terbarukan melalui pengembangan metode produksi bensin berbahan baku kelapa sawit yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Inovasi ini menjadi bagian dari upaya menjawab tantangan krisis energi global sekaligus mendorong transisi menuju energi bersih di Indonesia.

Riset tersebut dipimpin oleh Hosta Ardhyananta dari Departemen Teknik Material dan Metalurgi ITS. Bersama timnya, ia mengembangkan teknologi konversi minyak kelapa sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) menjadi biogasoline dengan tingkat emisi rendah dan efisiensi tinggi. Penelitian ini juga mendapat dukungan pendanaan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP).

Rektor ITS, Bambang Pramujati, menilai inovasi ini memiliki potensi strategis untuk membantu pemerintah mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil, terutama di tengah dinamika geopolitik global yang memengaruhi pasokan energi. Kawasan ASEAN, termasuk Indonesia, saat ini menghadapi tekanan akibat fluktuasi harga dan pasokan BBM.

Dalam pengembangannya, tim ITS menggunakan metode catalytic cracking, yakni teknik pemecahan molekul besar menjadi lebih kecil menggunakan katalis. Pada tahap awal, proses ini mampu menghasilkan konversi biogasoline sekitar 60 persen, namun membutuhkan suhu tinggi hingga 420 derajat Celsius.

Pengembangan lanjutan menghadirkan terobosan signifikan melalui penggunaan katalis bimetalik berbasis nikel oksida dan tembaga oksida. Kombinasi ini memungkinkan proses berlangsung lebih efisien dengan suhu lebih rendah, sekitar 380 derajat Celsius, sekaligus meningkatkan rendemen biogasoline hingga mencapai 83 persen.

Produk yang dihasilkan didominasi hidrokarbon rantai pendek C5 hingga C11, yang merupakan komponen utama bensin komersial. Selain itu, sistem produksi juga dirancang minim limbah. Gas hasil samping dapat dimanfaatkan kembali sebagai bahan bakar pemanas reaktor, sementara residu cair dapat digunakan sebagai bahan bakar alternatif lain.

Pendekatan ini tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memperhatikan aspek keberlanjutan. Analisis life cycle assessment (LCA) menunjukkan bahwa produksi biogasoline dari CPO memiliki jejak karbon yang rendah, sehingga sejalan dengan prinsip energi bersih dan target pembangunan berkelanjutan.

Teknologi yang dikembangkan ITS ini juga telah mulai diimplementasikan secara terbatas pada mesin pertanian yang lebih fleksibel terhadap penggunaan bahan bakar alternatif. Langkah ini dinilai strategis untuk mendukung kemandirian energi di sektor agrikultur, sekaligus membantu petani mengurangi ketergantungan terhadap BBM berbasis fosil yang harganya fluktuatif.

Selain aspek teknologi, inovasi ini juga berpotensi menekan biaya produksi energi dalam negeri. Selama ini, industri minyak dan gas nasional masih banyak bergantung pada teknologi impor, terutama dari negara maju. Pengembangan teknologi lokal seperti ini diharapkan dapat memperkuat kedaulatan energi nasional.

Direktur Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat ITS, Fadlilatul Taufany, menyatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral untuk mendorong uji coba skala lebih luas sebagai proyek nasional. Upaya ini diharapkan dapat mempercepat adopsi teknologi sekaligus mengurangi beban impor energi.

Ke depan, tim peneliti ITS menargetkan peningkatan kapasitas produksi agar inovasi ini dapat diterapkan secara luas di berbagai sektor. Pengembangan bensin sawit ini diharapkan menjadi solusi konkret dalam menghadapi ancaman krisis energi sekaligus mendukung agenda pengurangan emisi karbon di Indonesia. (tas)

biogasoline Energi Terbarukan ITS krisis energi
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Manufacturing Surabaya 2026 Dibuka, Wagub Emil Perkuat Posisi Jatim sebagai Basis Manufaktur Asia Tenggara

16/07/2026 - 20:34 WIB

FIPEC 2026 ITS Tampilkan 150 Inovasi Mahasiswa, dari AI Mitigasi Banjir hingga IoT untuk Smart Farming

05/07/2026 - 19:15 WIB

ITS dan Curtin University Pamerkan Inovasi Desain Upcycling Berbasis AI, Ubah Limbah Jadi Produk Bernilai Ekonomi

04/07/2026 - 23:00 WIB

ITS Gandeng Universiti Malaya Berdayakan Pelajar Malaysia Lewat Global Community Outreach, Perkuat Kolaborasi ASEAN

01/07/2026 - 17:58 WIB

Guru Besar ITS Kembangkan Desain Keselamatan Kapal Pengangkut Kendaraan Listrik untuk Cegah Risiko Kebakaran EV

30/06/2026 - 17:32 WIB

Guru Besar ITS Kenalkan Sustainable Manufacturing, Strategi Perkuat Industri Nasional dan Ekonomi Sirkular

29/06/2026 - 22:14 WIB

Comments are closed.

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak

17/07/2026 - 17:25 WIB

Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan

17/07/2026 - 17:18 WIB

Wali Kota Eri Cahyadi Minta Camat dan Lurah Bikin Hotline untuk Atasi Masalah Warga

16/07/2026 - 20:57 WIB

Wali Kota Eri Instruksikan Dishub Petakan Titik Rawan Macet dan Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

16/07/2026 - 20:45 WIB

Manufacturing Surabaya 2026 Dibuka, Wagub Emil Perkuat Posisi Jatim sebagai Basis Manufaktur Asia Tenggara

16/07/2026 - 20:34 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.