Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • ITS Lepas 25 Tim Ekspedisi Patriot ke Kawasan Transmigrasi, Perkuat Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat
  • Pemkot Surabaya Kampanyekan Diversifikasi Protein, Ikan Air Payau Jadi Menu Bergizi untuk Ketahanan Pangan Keluarga
  • Plt Gubernur Emil Dardak Apresiasi Shine Harmony Choir, Pemprov Jatim Siap Dukung Prestasi Internasional
  • PWI dan IJTI Nganjuk Tolak Istilah ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi
  • PWI se-Madura Tolak Labeling ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi
  • Perda Hunian Layak Surabaya Berlaku, Pemilik Kos Wajib Lapor Penghuni Baru Maksimal 7 Hari
  • Shine Harmony Choir Raih Apresiasi Plt Gubernur Emil Dardak atas Prestasi Internasional
  • Penertiban Bangunan Liar Medokan Asri Timur, Pemkot Surabaya Selamatkan Aset Daerah
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Dukung Perkembangan Anak Lewat E-Balita

Dukung Perkembangan Anak Lewat E-Balita

KOMUNITAS redaksi26/12/2020 - 13:00 WIB

PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (TWC) melaksanakan Program Pendampingan Implementasi Aplikasi e-Balita untuk Penanggulangan Stunting di wilayah Puskesmas Kalasan, Kapanewon Kalasan dan Puskesmas Seyegan, Kapanewon Seyegan, Kabupaten Sleman.

Program ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL), yang dilakukan bekerjasama dengan UGM dan PT Indonesia Comnets Plus (Icon+), anak perusahaan dari PT PLN (Persero).

Plt Direktur Utama PT TWC Palwoto bersama Ketua Departemen Gizi dan Kesehatan UGM Toto Sudargo, GM Icon+ Jawa Bagian Tengah Hendrik Permajaya, Sekretaris Perusahaan PT TWC Emilia Eny Utari, Kepala Puskesama Seyegan drg Ratih Susila, Manager PKBL PT TWC Bambang Sarwo Eddy dan perwakilan Pemerintahan Desa Margoluwih Seyegan Sri Widodo meresmikan secara langsung program ini di Pendopo Dusun Klakapan II, Rabu (16/12).

Program pendampingan penanggulangan stunting ini merupakan program unggulan Bina Lingkungan TJSL TWC. Program ini sudah berjalan sejak tahun 2018 di Desa Madurejo Prambanan, Sleman.

Tahun 2019, PT TWC bersama UGM dan Icon+ membuat model dan aplikasi e-Balita. Di tahun 2020 ini, aplikasi e-Balita bisa diimplementasikan bersama dengan Motor Sehat yang beroperasi sebagai sarana input data balita. Nantinya data tersebut bisa sebagai acuan penanganan terkait masalah stunting.

“Program e-Balita merupakan produk teknologi yang bisa tersambung bukan hanya sebagai data Puskesmas namun bisa langsung ke pusat. Data itu akan terekam terus dan akan menjadi bahan perencanaan Presiden dalam forum kesehatan dan menentukan kebijakan terutama untuk seribu hari pertama anak,” terang Ketua Departemen Gizi dan Kesehatan UGM Toto Sudargo.

Kepala Puskesmas Seyegan drg. Ratih Susila mengatakan bahwa aplikasi e-Balita merupakan jalan keluar untuk memantau kondisi kesehatan anak-anak di masa pandemi ini.

“Waktu tiga bulan pertama kita langsung down, Kendala di saat pandemi, Puskesmas memantau 12 standar pelayanan minimal. Posyandu kita berhentikan. Walau begitu, kita tetap melakukan kontak melalui aplikasi media sosial. Kita pantau terus. Kemudian ada inovasi e-Balita ini, kita sangat antusias. Melalui aplikasi ini kita bisa lakukan pemantauan,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Direktur Utama PT TWC Palwoto menyampaikan kepada para tamu serta kader Posyandu bahwa program ini sudah menjadi kewajiban bagi perusahaan BUMN yang salah satu fungsinya adalah sebagai agent of development.

“PT TWC diamanahkan oleh negara sebagai agent of development yaitu bagaimana kontribusi BUMN untuk ikut mensejahterakan masyarakat. Melalui program ini kita memiliki tujuan supaya regenari di masa mendatang akan lebih baik lagi. Melalui teknologi, sistem ini memonitor, menyampaikan data dan mengevaluasi. Saya kira itu menjadi sangat penting agar kondisi balita itu bisa termonitor dengan baik,” terangnya.

Senada dengan itu, GM Icon+ Hendrik Permajaya mengatakan bahwa melalui program ini diharapkan bisa meningkatkan taraf hidup warga desa. “Melalui program ini, diharapkan nantinya ada transfer pengetahuan, baik dalam penggunaaan teknologi yang sudah menjadi kebiasaan baru yang bisa meningkatkan taraf hidup warga masyarakat desa,” terangnya. (sak)

e-balita
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

ITS Lepas 25 Tim Ekspedisi Patriot ke Kawasan Transmigrasi, Perkuat Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat

26/07/2026 - 20:23 WIB

Pemkot Surabaya Kampanyekan Diversifikasi Protein, Ikan Air Payau Jadi Menu Bergizi untuk Ketahanan Pangan Keluarga

26/07/2026 - 15:17 WIB

Plt Gubernur Emil Dardak Apresiasi Shine Harmony Choir, Pemprov Jatim Siap Dukung Prestasi Internasional

26/07/2026 - 01:11 WIB

PWI dan IJTI Nganjuk Tolak Istilah ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi

25/07/2026 - 19:51 WIB

PWI se-Madura Tolak Labeling ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi

25/07/2026 - 19:44 WIB

Perda Hunian Layak Surabaya Berlaku, Pemilik Kos Wajib Lapor Penghuni Baru Maksimal 7 Hari

25/07/2026 - 18:43 WIB

Comments are closed.

ITS Lepas 25 Tim Ekspedisi Patriot ke Kawasan Transmigrasi, Perkuat Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat

26/07/2026 - 20:23 WIB

Pemkot Surabaya Kampanyekan Diversifikasi Protein, Ikan Air Payau Jadi Menu Bergizi untuk Ketahanan Pangan Keluarga

26/07/2026 - 15:17 WIB

Plt Gubernur Emil Dardak Apresiasi Shine Harmony Choir, Pemprov Jatim Siap Dukung Prestasi Internasional

26/07/2026 - 01:11 WIB

PWI dan IJTI Nganjuk Tolak Istilah ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi

25/07/2026 - 19:51 WIB

PWI se-Madura Tolak Labeling ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi

25/07/2026 - 19:44 WIB

Perda Hunian Layak Surabaya Berlaku, Pemilik Kos Wajib Lapor Penghuni Baru Maksimal 7 Hari

25/07/2026 - 18:43 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.