Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • ITS Lepas 25 Tim Ekspedisi Patriot ke Kawasan Transmigrasi, Perkuat Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat
  • Pemkot Surabaya Kampanyekan Diversifikasi Protein, Ikan Air Payau Jadi Menu Bergizi untuk Ketahanan Pangan Keluarga
  • Plt Gubernur Emil Dardak Apresiasi Shine Harmony Choir, Pemprov Jatim Siap Dukung Prestasi Internasional
  • PWI dan IJTI Nganjuk Tolak Istilah ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi
  • PWI se-Madura Tolak Labeling ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi
  • Perda Hunian Layak Surabaya Berlaku, Pemilik Kos Wajib Lapor Penghuni Baru Maksimal 7 Hari
  • Shine Harmony Choir Raih Apresiasi Plt Gubernur Emil Dardak atas Prestasi Internasional
  • Penertiban Bangunan Liar Medokan Asri Timur, Pemkot Surabaya Selamatkan Aset Daerah
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»ITS Lepas 25 Tim Ekspedisi Patriot ke Kawasan Transmigrasi, Perkuat Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat

ITS Lepas 25 Tim Ekspedisi Patriot ke Kawasan Transmigrasi, Perkuat Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat

PERISTIWA Ita Nasyi’ah26/07/2026 - 20:23 WIB
ITS melepas 25 Tim Ekspedisi Patriot ke delapan kawasan transmigrasi untuk menghadirkan inovasi teknologi dan pemberdayaan masyarakat.
ITS melepas 25 Tim Ekspedisi Patriot ke delapan kawasan transmigrasi untuk menghadirkan inovasi teknologi dan pemberdayaan masyarakat.

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) resmi melepas 25 Tim Ekspedisi Patriot (TEP) untuk menjalankan program pemberdayaan masyarakat di kawasan transmigrasi di berbagai wilayah Indonesia. Pelepasan yang berlangsung di Galeri Riset Inovasi Teknologi, Gedung Research Center ITS, Kamis (23/7/2026), menjadi bagian dari dukungan perguruan tinggi terhadap program transmigrasi nasional berbasis inovasi dan teknologi.

Pada pelaksanaan tahun kedua program tersebut, ITS mengirimkan 125 peserta yang terbagi dalam 25 tim. Seluruh tim akan bertugas di delapan kawasan prioritas transmigrasi yang menjadi bagian dari 84 kawasan transmigrasi nasional yang dikembangkan pemerintah.

Koordinator Tim Ekspedisi Patriot ITS, Prof. Dr. Aulia Siti Aisjah MT, menjelaskan sebagian besar penugasan difokuskan di kawasan timur Indonesia. Sebanyak 20 tim akan ditempatkan di Papua Barat, tiga tim di Nusa Tenggara Timur (NTT), satu tim di kawasan Selaparang, Nusa Tenggara Barat (NTB), serta satu tim di wilayah Barelang, Kepulauan Riau.

Program Tim Ekspedisi Patriot merupakan kolaborasi antara Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia dan perguruan tinggi untuk mempercepat pembangunan kawasan ekonomi transmigrasi yang produktif, inklusif, mandiri, dan berkelanjutan. Dalam program tersebut, perguruan tinggi berperan melalui riset, kajian ilmiah, inovasi teknologi, hingga pendampingan masyarakat sesuai kebutuhan di lapangan.

Wakil Rektor II ITS Bidang Perencanaan, Keuangan, Sarana, dan Prasarana, Dr. Machsus ST MT, menegaskan bahwa semangat patriotisme di era modern diwujudkan melalui ilmu pengetahuan, inovasi, dan kepedulian sosial yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Ia mengingatkan seluruh peserta agar tetap memegang nilai utama ITS, yakni Tangguh, Berdampak, dan Mendunia, selama menjalankan penugasan. Menurutnya, ketangguhan menghadapi tantangan lapangan, kebermanfaatan ilmu pengetahuan, serta wawasan global yang tetap menjunjung integritas menjadi bekal penting dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat.

Machsus juga menekankan bahwa keberhasilan program tidak hanya diukur dari terlaksananya agenda kerja atau publikasi akademik, melainkan dari kemampuan peserta memahami kebutuhan masyarakat sebelum menawarkan solusi berbasis teknologi. Pendekatan tersebut dinilai menjadi fondasi utama dalam menciptakan inovasi yang benar-benar bermanfaat dan berkelanjutan.

Sebagai perguruan tinggi berbasis sains dan teknologi, ITS mengarahkan fokus Tim Ekspedisi Patriot pada pengembangan kawasan transmigrasi melalui penerapan teknologi tepat guna yang sesuai dengan kondisi lokal. Berbagai isu strategis yang menjadi perhatian meliputi pembangunan infrastruktur dasar, peningkatan konektivitas wilayah, tata kelola dan reformasi agraria, hingga penguatan ketahanan pangan serta pengembangan ekonomi produktif masyarakat.

Melalui pendampingan langsung di lapangan, setiap tim diharapkan mampu menghasilkan solusi inovatif yang dapat diterapkan secara praktis untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di kawasan transmigrasi sekaligus memperkuat pembangunan daerah.

Program Tim Ekspedisi Patriot juga menjadi bagian dari kontribusi ITS dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-11 tentang Kota dan Permukiman Berkelanjutan serta tujuan ke-17 mengenai Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Melalui sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat, ITS berharap inovasi yang dihasilkan mampu mendorong pemerataan pembangunan serta memperkuat kesejahteraan masyarakat di berbagai kawasan transmigrasi Indonesia. (ita)

ITS kawasan transmigrasi Kementerian Transmigrasi pemberdayaan masyarakat Tim Ekspedisi Patriot
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Kampanyekan Diversifikasi Protein, Ikan Air Payau Jadi Menu Bergizi untuk Ketahanan Pangan Keluarga

26/07/2026 - 15:17 WIB

Plt Gubernur Emil Dardak Apresiasi Shine Harmony Choir, Pemprov Jatim Siap Dukung Prestasi Internasional

26/07/2026 - 01:11 WIB

PWI dan IJTI Nganjuk Tolak Istilah ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi

25/07/2026 - 19:51 WIB

PWI se-Madura Tolak Labeling ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi

25/07/2026 - 19:44 WIB

Perda Hunian Layak Surabaya Berlaku, Pemilik Kos Wajib Lapor Penghuni Baru Maksimal 7 Hari

25/07/2026 - 18:43 WIB

Penertiban Bangunan Liar Medokan Asri Timur, Pemkot Surabaya Selamatkan Aset Daerah

25/07/2026 - 18:16 WIB

Comments are closed.

ITS Lepas 25 Tim Ekspedisi Patriot ke Kawasan Transmigrasi, Perkuat Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat

26/07/2026 - 20:23 WIB

Pemkot Surabaya Kampanyekan Diversifikasi Protein, Ikan Air Payau Jadi Menu Bergizi untuk Ketahanan Pangan Keluarga

26/07/2026 - 15:17 WIB

Plt Gubernur Emil Dardak Apresiasi Shine Harmony Choir, Pemprov Jatim Siap Dukung Prestasi Internasional

26/07/2026 - 01:11 WIB

PWI dan IJTI Nganjuk Tolak Istilah ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi

25/07/2026 - 19:51 WIB

PWI se-Madura Tolak Labeling ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi

25/07/2026 - 19:44 WIB

Perda Hunian Layak Surabaya Berlaku, Pemilik Kos Wajib Lapor Penghuni Baru Maksimal 7 Hari

25/07/2026 - 18:43 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.