Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Dukung Syaichona Kholil Jadi Pahlawan

Dukung Syaichona Kholil Jadi Pahlawan

KOMUNITAS redaksi16/03/2021 - 15:00 WIB

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendukung sepenuhnya Syaichona Muhammad Kholil Bin Abdul Latif untuk diajukan agar mendapatkan Gelar Pahlawan Nasional.

Syaichona Kholil, sapaannya, merupakan Tokoh Ulama Bangkalan, sekaligus Guru dari para banyak Ulama Besar, yang mencetuskan berdirinya organisasi Islam Nadhatul Ulama (NU).

“Syaichona Kholil merupakan referensi lahirnya NU, jaringan terbesar Islam di dunia yang melahirkan sifat-sifat toleransi dan moderenisasi yang dibentuk melalui organisasi sosial keagamaan NU. Lahirnya NU merupakan restu beliau,” ujar Gubernur Khofifah saat menghadiri Seminar dan Webinar Nasional dalam rangka Pengusulan Gelar Pahlawan Nasional kepada Syaichona Muhammad Kholil Bin Abdul Latif di Kantor DPD Golkar Jatim, pekan lalu.

Gubernur perempuan pertama di Jatim itu juga menyampaikan, sosok Syaichona Kholil yang melihat kekuatan NU akan menjadi referensi dan kekuatan besar di tengah masyarakat. Dimana menurutnya, NU memiliki basis komunitas tradisional yang memiliki banyak format konvensional, namun menjadi pagar kesatuan negara.

Pada kesempatan itu, mantan Menteri Sosial RI ini juga meminta kepada Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin untuk sesegera mungkin melengkapi dokumen, yang menjadi proses otentifikasi pengajuan gelar Pahlawan Nasional kepada Syaichona Kholil, yang sering dikenal memiliki sebutan sebagai ‘Maha Guru Nusantara’.

“Mengkoleksi dan mengumpulkan sumber-sumber guna mempercepat proses pengajuan pengusulan gelar Pahlawan Nasional merupakan salah satu bentuk ikhtiar, yang juga merupakan inisiasi dari keluarga besar partai Golkar yang sore ini melakukan webiner. Kelengkapan menjadi penting dan mengkomunikasikan kepada TP2GD (Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Tingkat Daerah), yang akan diteruskan ke TP2GP (Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Tingkat Pusat),” jelas Khofifah.

Untuk mempercepat progres pengajuan gelar Pahlawan Nasional bagi Syaichona Kholil, proses pengajuan yang dilakukan oleh Pemkab Bangkalan sebagai tempat asal Ulama Besar kharismatik tersebut, sudah dilakukan pada Februari lalu.

Saat memasuki proses pengajuan ke tingkat Pusat , proses pengurusannya akan melalui beberapa lapis tahapan. Diantaranya diskusi di tingkat lokal, dilanjutkan diskusi di tingkat provinsi, dan terakhir juga dilakukan diskusi di tingkat pusat.

“Tokoh NU jarang sekali yang mencatat jasa-jasa perjuangan dan pengorbanan yang kemudian diusulkan mendapat gelar, hanya sedikit sekali. Muridnya Syachona Kholil antara lain adalah Kyai Hasyim Asy’ari, Kyai Abdul Wahab Hasbullah dan Kyai As’ad Syamsul Arifin semua sudah mendapatkan gelar Pahlawan Nasional, karena proses sudah diusulkan,” lanjut Khofifah.

Nantinya, penganugerahan gelar Pahlawan Nasional akan dilakukan pada November mendatang, berseiringan dengan Hari Pahlawan yang diperingati setiap 10 November. Gubernur Khofifah juga menekankan, bahwa dengan pengajuan Syachona Kholil sebagai Pahlawan Nasional di tahun ini, karena perjuangan, pemikiran dan jejak pendiri Pondok Pesantren Kyai Syaikhona Mohammad Kholil Bangkalan Madura yang didirikan pada 1861 Masehi tersebut, dapat terus menjadi panutan bagi masyarakat di setiap era.

Adapun murid-murid Syaichona Kholil yang pernah berguru merupakan Kyai Nasional, antara lain KH. Hasyim Asy’ari pendiri Jam’iyah Nahdlatul Ulama (organisasi terbesar di Indonesia), Kyai Abdul Wahab Hasbullah (Jombang), Kyai Bisri Syansuri (Jombang), Kyai Abdul Manaf (Lirboyo-Kediri), Kyai Maksum (Lasem), Kyai Munawir (Krapyak-Yogyakarta), Kyai Bisri Mustofa (Rembang Jateng), Kyai Nawawi (Sidogiri), Kyai Ahmad Shiddiq (Jember), Kyai As’ad Syamsul Arifin (Situbondo), Kyai Abdul Majjid (Bata-Bata Pamekasan), Kyai Toha (Bata-Bata Pamekasan), Kyai Abi Sujak (Astatinggi Kebun Agung, Sumenep), Kyai Usymuni (Pandian Sumenep), Kyai Muhammad Hasan (Genggong Probolinggo), Kyai Zaini Mun’im (Paiton Probolinggo), Kyai Khozin (Buduran Sidoarjo) dan para Kyai serta Ulama lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin juga menambahkan, adapun kiprah Syaichona Kholil yang hingga saat ini terus menjadi insipirasi dari ajarannya, ialah dapat melahirkan Tokoh dan Ulama Besar yang tidak hanya sekedar belajar mengenai agama dan namun juga mempelopori kemerdekaan RI.

“Pemkab Bangkalan membuat tim, serta menciptakan kajian serta seminar. Dimana juta telah mengirimkan proposal kepada Pusat lewat Pemprov Jatim. Upaya ini merupakan salah satu cara memberikan penghormatan kepada beliau,” tegas Bupati Bangkalan.

Disisi lain Ketua DPD Golkar Jatim M. Sarmuji juga menambahkan, pengusulan Syaichona Kholil sebagai Pahlawan Nasional karena jasanya terhadap dunia pendidikan keagamaan dan keorganisasian NU yang akbar.

Ikut hadir di acara tersebut beberapa tokoh diantaranya Ketua PCNU Bangkalan KH. Makki Nasir, Tim Perumus Naskah Akademik Gelar Pahlawan, Kadinsos Jatim Alwi, Ketua DPRD Fraksi Golkar Kodrat Sunyoto, Rektor Universitas Trunojoyo Madura Moh. Syarif. (ita)

Pahlawan nasional Syaichona Kholil
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.