Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»PEMERINTAHAN»Eri Minta Pejabat Bikin Visi Misi

Eri Minta Pejabat Bikin Visi Misi

PEMERINTAHAN redaksi03/01/2025 - 11:00 WIB

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengumpulkan jajaran kepala perangkat daerah (PD) di Graha Sawunggaling, Kamis, (02/01). Mulai dari Sekretaris Daerah (Sekda), Asisten, Kepala Dinas, Camat, hingga Lurah di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Di awal tahun ini, Eri Cahyadi menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para jajaran PD di Pemkot Surabaya, karena telah bekerja keras di 2024. Dirinya menilai, jajarannya telah berhasil menciptakan pelayanan dan suasana serta penataan yang baik di Kota Surabaya.

“Alhamdulilah teman-teman semuanya, di tahun 2025, kita harus punya semangat yang baru, dengan jiwa yang baru. Dan terima kasih di tahun 2024 kita sudah berjibaku bersama dalam hal menata Kota Surabaya sampai dengan Pileg, Pilpres, dan Pilkada, alhamdulilah berjalan lancar, aman di Kota Surabaya,” kata Wali Kota Eri.

Menariknya, dalam pengarahan ini, Eri membuka peluang besar bagi seluruh jajarannya di pemkot untuk naik kelas. Naik kelas yang dimaksud adalah, setiap pejabat di pemkot bisa menduduki jabatan yang diinginkan.

Mulai dari jabatan sekda hingga kepala dinas, asalkan punya visi misi besar dalam pembangunan Kota Surabaya ke depannya.

“Jadi, saya ingin jabatan-jabatan yang di Kota Surabaya adalah yang memang dia memiliki inovasi atau visi untuk memajukan wilayahnya masing-masing. Misalkan, di Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Cipta Karya, dan Tata Ruang (DPRKPP), maka dia (pejabat pemkot) harus tahu, Cipta Karya ini mau diapakan, perizinan mau diapakan, dan dia harus punya visi misi itu,” paparnya.

Eri mengungkapkan, bagi pejabat pemkot yang memiliki visi misi pembangunan kota, maka dia bisa saja berkesempatan untuk menduduki jabatan tertentu, baik di kecamatan, kelurahan, dinas, asisten hingga sekda.

Oleh karena itu, ia meminta kepada jajaran di lingkungan Pemkot Surabaya untuk membuat proposal visi misi sebagai bahan pertimbangannya.

“Nah, ketika dia (pejabat) memiliki visi misi itu, maka dia akan tuangkan di proposal itu untuk mendapatkan (jabatan) di cipta karya. Sedangkan, kepala dinas cipta karya (DPRKPP) kan sekarang sudah ada kepala dinasnya, maka dia nanti juga membuat proposal, lalu kita bandingkan, apik endi (bagus mana),” ungkapnya.

Wali Kota Surabaya yang akrab disapa Cak Eri itu menyebutkan, bagi pejabat pemkot yang berminat untuk menduduki jabatan tertentu, harus bisa menjalankan sesuai roposal yang dibuat.

“Maka proposal itu berbunyi, (program) harus berjalan di 2025, kemudian di 2026 hingga 2027. Mau camat ataupun lurah juga begitu, sehingga tidak tabu lagi orang mengambil jabatan yang dia mau,” sebutnya.

Eri menegaskan, proposal visi misi ini bertujuan untuk mengantisipasi adanya kekosongan pejabat dan meminimalisir kegagalan pembangunan Kota Surabaya ke depannya.

Dirinya memberi contoh, misalnya ada pejabat yang ditugaskan sebagai lurah di suatu wilayah, namun dia tidak tahu tugas utamanya dan tidak memiliki visi misi, maka program yang dijalankan akan berjalan kurang maksimal.

“Bisa selesai (kacau) kelurahan ini, dan nggak akan bisa maju. Karena apa? Terkait aturan kepegawaian, setiap orang yang tidak bisa memenuhi kontrak kinerja atau output dan outcome-nya, maka diberi waktu enam bulan kesempatan untuk mencapai itu. Nah, kalau tidak mampu, dia bisa dievaluasi, mau diturunkan jabatannya dan bisa tidak menjabat, tapi eselon golongannya tetap, dan itu boleh, maka saya akan menerapkan itu,” tegasnya.

Di tahun sebelumnya, Eri mengaku telah melakukan evaluasi terhadap pejabat di lingkungan Pemkot Surabaya menggunakan kontrak kinerja. Namun, di tahun ini ia akan menerapkan cara proposal program pembangunan ke depan.

Selain jajaran Kepala PD di lingkungan pemkot, Eri mengatakan, proposal program ini juga berlaku untuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Menurutnya, pejabat di BUMD juga berkesempatan menduduki jabatan tinggi, asalkan bisa menjalankan program pembangunan ke depanya.

Menurutnya, jajaran di BUMD juga perlu dilakukan evaluasi. Tujuannya, agar BUMD di Kota Surabaya berkembang dan membawa perubahan besar ke depannya.

“Di BUMD juga harus ada evaluasi, seumpama PD Pasar, nah semua pasar harus diperbaiki di 2025, kalau nggak bisa berarti aku harus mundur. Jadi dia (pejabat) harus punya gambaran,” tuturnya.

Maka dari itu, ia meminta kepada para jajarannya untuk segera membuat dan mengumpulkan proposal visi misi pembangunan. Setelah itu, nantinya masing-masing pejabat diminta untuk paparan proposal yang buatnya pada pekan depan.

“Karena kan anak-anak (pejabat pemkot) sekarang sungkan daftar sama kepalanya kalau ada pembukaan posisi jabatan, kan itu tabu. Setiap orang harus bermimpi mewujudkan cita-citanya untuk kepentingan umat, kalau kepalanya nggak pensiun-pensiun lalu siapa yang mau menata Surabaya ini,” tandasnya. (ita)

Pemkot Surabaya
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.