Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Fenomena Awan CB dan La Nina

Fenomena Awan CB dan La Nina

KOMUNITAS redaksi11/12/2024 - 11:00 WIB

Kota Surabaya diguyur hujan deras mulai siang hingga menjelang petang, Selasa, (10/12). Hujan deras disertai angin kencang dan petir sore tadi, disebabkan oleh adanya fenomena terbentuknya awan cumulonimbus (CB) di hampir seluruh wilayah Kota Surabaya.

Curah hujan tinggi mulai sore hingga petang tadi, menyebabkan sejumlah wilayah di Kota Surabaya terjadi genangan dan banjir. Bahkan, akibat dari hujan deras tersebut, sampai menyebabkan plengsengan bozem di wilayah Simo Hilir X, Kelurahan Simomulyo, Kecamatan Sukomanunggal jebol dan ratusan pohon tumbang, hingga sejumlah bangunan roboh.

Koordinator Prakirawan BMKG Maritim Tanjung Perak Surabaya, Ady Hermanto mengatakan, curah deras dengan disertai angin kencang yang terjadi di Kota Surabaya di sebabkan oleh awan CB. “Memang (awan CB) merata di seluruh wilayah Surabaya, hal ini sedikit wajar ketika musim hujan,” kata Ady.

Ady menyebutkan, selain awan CB, terjadinya hujan deras disertai angin kencang kali ini juga diiringi adanya fenomena iklim La Nina. Fenomena ini terjadi dikarenakan adanya peningkatan uap air di atmosfer pada saat menjelang musim hujan seperti saat ini.

Selain itu, Ady menerangkan, awan CB yang terbentuk ini juga disebabkan karena letak wilayah Kota Surabaya yang berada di kawasan pesisir utara laut Jawa.

“Karena Surabaya ini kan berada di wilayah pesisir laut Jawa, dan di sebelah timur ada laut Madura, secara otomatis, pembentukan awan hujan yang dihasil penguapan dari lautan ini semakin intens, sehingga awan CB ini bergerak dari wilayah timur ke arah barat,” terangnya.

Oleh sebab itu, Ady melanjutkan, sejumlah wilayah di Kota Surabaya terjadi hujan deras dan disertai angin kencang. Bahkan, di beberapa titik juga sempat terjadi genangan hingga banjir.

Selain itu, Ady juga menyebutkan, banjir dan genangan yang terjadi sore ini bukan hanya disebabkan oleh curah hujan yang tinggi. Akan tetapi karena debit air yang tertampung di saluran drainase terlalu banyak, sehingga aliran air tidak maksimal.

“Dari pantauan kami, kondisi seperti ini antara tiga sampai lima hari masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Nanti puncak musim hujannya antara Januari sampai Februari, jadi untuk sementara ini pada Desember, Surabaya masih belum mencapai puncak hujan,” sebutnya.

Biasanya, Ady melanjutkan, intensitas hujan deras dengan disertai angin kencang beberapa hari ke depan terjadi selama 30-45 menit. Dalam rentang waktu tersebut, juga akan diiringi hujan ringan.

“Jadi intensitas derasnya ini tidak terus menerus. Nah, untuk lifetime awan CB sendiri akan terjadi antara 1-4 jam. Memang dalam sampai 3-5 hari ke depan intensitasnya biasa terjadi pada sore dan malam hari,” ujarnya.

Akibat kejadian itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bergerak cepat melakukan berbagai upaya penanganan banjir dan genangan agar cepat surut. Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya, Syamsul Hariadi mengatakan, salah satu penanganan banjir dan genangan yang dilakukan adalah memaksimal rumah pompa di seluruh Kota Pahlawan. (ita)

Badai Hujan
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.