Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KESEHATAN»Fenomena Pengobatan Ida Dayak

Fenomena Pengobatan Ida Dayak

KESEHATAN redaksi25/04/2023 - 12:00 WIB

Nama Ida Dayak belakangan ini viral di berbagai media. Perempuan asal Kalimantan Timur itu berhasil mengundang perhatian warganet karena keahliannya yang dapat menyembuhkan macam-macam penyakit dengan instan.

Dalam video yang tersebar di media, metode pengobatan yang ia lakukan hanya mengoleskan minyak Bintang ke tubuh pasien, lalu melakukan doa dan ritual tarian kecil khas suku Dayak. Namun setelah itu, pasien bisa sembuh dalam waktu sekejap.

Menanggapi hal itu, dosen program studi Pengobatan Tradisional, Fakultas Vokasi (FV), Universitas Airlangga (UNAIR) Maya Septriana SSi Apt MSi mengatakan, ada dua hal yang beririsan antara pengobatan Ida Dayak dan keilmuan pengobatan tradisional pada umumnya, yaitu teknik pijat dan penggunaan minyak herbal.

Maya menjelaskan bahwa secara umum, teknik pijat yang Ida Dayak gunakan adalah teknik usapan yang ada dalam pengobatan tradisional. Teknik tersebut bermanfaat untuk melancarkan peredaran darah dalam tubuh. Di samping itu, penggunaan minyak Bintang dari bahan herbal berfungsi untuk menghangatkan dan melicinkan permukaan kulit agar terhindar dari iritasi saat proses pemijatan.

“Kalau kita lihat, ibu Ida Dayak ini mengoleskan minyak ke bagian tubuh pasien, lalu dia tarik dan kembalikan seperti semula. Dia mampu mengembalikan dislokasi tulang dan sendi. Apa yang dilakukan Ibu Ida dayak ini sudah di luar batas kemampuan kami. Ada unsur lain selain murni dari unsur pijat dan herbal,” ujarnya.

Kemudian, ketua program studi D4 Pengobatan Tradisional itu mengungkapkan, ada hal-hal di luar batas yang tidak bisa dipahami dalam pengobatan Ida Dayak. Ada pengaruh luar seperti tradisi turun temurun, spiritual, atau religiusitas tertentu yang mempengaruhi teknik pengobatannya. Oleh karena itu, pengobatan Ida Dayak bisa dikatakan tidak berbasis ilmiah.

“Kalau pengobatan tradisional kami, semua ada basisnya. Kami mengacu pada ilmu kedokteran, anatomi, fisiologi, dan lain-lain. Walaupun menggunakan bahan-bahan tertentu seperti minyak, kami juga harus bertanggung jawab. Kembali lagi, pengobatan tradisional ini cukup luas, ada yang namanya traditional therapy. Mau jadi penyembuhan atau tidak, kembali pada Yang Maha Kuasa,” ungkap Maya.

Maya juga melanjutkan, pengobatan Ida Dayak juga tidak lepas dari permainan plasebo atau efek psikologis pasien. Artinya, saat Ida Dayak membacakan doa atau mantra kepada pasien, kemudian ia meyakinkan bahwa pasien tersebut bisa sembuh sedia kala. Maka secara tidak langsung, pikiran pasien akan mengatakan hal yang sama, yaitu keyakinan untuk sembuh.

Lebih lanjut, Maya setuju dengan tindakan pemerintah yang terus melakukan pemantauan terhadap aksi Ida Dayak. Dalam dunia pendidikan atau kesehatan, evidence based dan penelitian memiliki peran penting, meskipun pengobatan itu dahsyat dan dipercaya oleh masyarakat. Pemantauan pemerintah juga beralasan agar masyarakat tetap aman dan tidak terjadi hal-hal yang merugikan masyarakat.

“Jadi, di luar bahwa ibu Ida Dayak ini bisa melakukan pengobatan dengan dahsyat, maka perlu dari dunia pendidikan atau kesehatan melakukan observasi atau penelitian lebih lanjut, baik dari pijat, herbal, atau supranaturalnya. Jika itu ilmu yang kelak akan berkembang, maka kita akan berdiri bahwa ada dasar dari apa yang dilakukan bu Ida,” pungkasnya. (ita)

ida dayak
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.