Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»SENI BUDAYA»Festival Getih Getah Gula Klapa di Blitar

Festival Getih Getah Gula Klapa di Blitar

SENI BUDAYA redaksi10/11/2018 - 13:00 WIB

Menurut Negarakretagama yang telah ditetapkan oleh UNESCO sebagai salah satu Memory Of World yang berasal dari Indonesia, disebutkan bahwa Candi Simping yang terletak di Desa Sumberjati, Kabupaten Blitar merupakan salah satu dari 27 tempat pendharmaan leluhur Majapahit.

Disebutkan pula dalam manuskrip karya Mpu Prapanca tersebut bahwa Randen Wijaya didharmakan di Antahpura dan Candi Simping.

Hal tersebutlah yang menjadikan Blitar hingga kini sering disebut sebagai Bumi Proklamator Nusantara, dimana Proklamator Majapahit Raden Wijaya dan Proklamator Indonesia Bung Karno disemayamkan di tlatah Blitar ini.

Dalam rangka menandai hal tersebut Komunitas Sulud Sukma bersama Karang Taruna Desa Sumberjati dengan didukung Pemkab Blitar, akan menggelar kembali sebuah perhelatan Festival Getih Getah Gula Klapa pada hari Sabtu, 17 November 2018.

Menurut Ketua Panitia Acara Festival Rangga Bisma Aditya, Festival Getih Getah Gula Klapa yang kedua ini diselenggarakan dengan membawa Tema Njenang Abang.

“Makna Njenang Abang sendiri adalah penandaan terhadap sebuah Peristiwa Budaya dalam memperingati hari lahir. Dimana pada November 2018 ini, Kerajaan Majapahit telah menginjak Usia yang 725 tahun,” kata Rangga Bisma Aditya.

Panitia ingin menandai Spirit Kebangkitan Majapahit dalam mempersatukan Nusantara, sehingga dapat diikuti oleh Kebangkitan Indonesia yang akhir-akhir ini sering dirundung kegaduhan.

“Intinya kami berharap dengan Festival ini, bangsa Indonesia tanpa terkecuali tetap akan bersatu meskipun pada 2019 akan menghadapi perhelatan Tahun Politik,” imbuh Rangga yang juga merupakan Direktur PKBM Tunas Pratama Blitar.

Festival Getih Getah Gula Klapa ini akan menghadirkan 33 Seniman yang berasal dari Jogjakarta, Solo, Surabaya, Malang, Ponorogo, Kota Blitar, dan Kabupaten Blitar. Selain itu akan digelar pula Kirab Pataka Majapahit yang menjadi simbol yang mewakili seluruh armada Majapahit.

Dalam acara ini juga akan menghadirkan Prof Dr Djoko Saryono, Guru Besar Bahasa Indonesia Universitas Negeri Malang yang juga merupakan Staff Ahli Kemdikbud bidang Pendidikan. Dalam orasinya, akan menyampaikan sebuah paparan dengan judul Spirit Kebangkitan Majapahit, Spirit Kebangkitan Indonesia.

Koordinator Acara, Andhika Yudha Narotama menjelaskan, Festival Getih Getah Gula Klapa akan menampilkan berbagai latar pertunjukan multikultur.

Seperti Barongsai, Tari Gambyong, Pembacaan Gurit dan Jula-Juli, Parade Pencak Silat, Jaranan Jur, Barong Penyu Serang, Paduan Suara Santa Maria hingga penampilan band dari Dewan Kesenian Kabupaten Blitar, BPK OI Kota Blitar, hingga Gang Boentoe.

Acara yang akan digelar pada 17 November 2018, ini agaknya menjadi salah satu Festival yang cocok dilihat untuk mengisi akhir pekan, sekaligus menjadi agenda wisata ke Blitar yang hingga saat ini telah memiliki 156 Destinasi Wisata. (ist)

Festival Getih Getah Gula Klapa
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Reog Purbaya Surabaya Raih Juara 3 Nasional FNRP 2026, Lampaui Target dan Harumkan Kota Pahlawan

16/06/2026 - 12:59 WIB

Reog Purbaya Surabaya Tampil Memukau di Festival Nasional Reog Ponorogo 2026, Bidik Posisi Lima Besar

14/06/2026 - 14:05 WIB

Dedikasi Tiga Garda Terdepan Cagar Budaya

27/02/2026 - 10:43 WIB

Meriahkan Hari Guru, KGPS Luncurkan Buku Puisi

01/12/2025 - 11:00 WIB

Pos Bloc Medan, Simbol Transformasi Digital

18/11/2025 - 15:00 WIB

GeLORa Wadahi PT Tingkatkan Peran sebagai Pelestari Budaya

14/11/2025 - 13:00 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.