Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah
  • Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy
  • Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai
  • Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»Gagas Kimia Sintetis Atasi Polusi

Gagas Kimia Sintetis Atasi Polusi

PERISTIWA redaksi22/05/2021 - 15:00 WIB

Polusi yang disebabkan oleh banyaknya kendaraan bermotor terus meningkat, terutama di kota-kota besar. Berlatar hal tersebut, tiga mahasiswa Departemen Kimia Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menggagas bahan kimia sintetis yang mampu mereduksi gas buang kendaraan bermotor, dengan memanfaatkan katalis NiMo/Zeolit-Y hierarki yang mampu mereduksi emisi kendaraan secara optimal.

Tingginya penggunaan kendaraan bermotor di Indonesia menjadi penyumbang terbesar pada buruknya kualitas udara di beberapa kota besar di Indonesia. Tidak hanya menimbulkan polusi udara, emisi kendaraan bermotor seperti karbondioksida (CO2) juga berdampak pada perubahan iklim.

“Dari permasalahan tersebut kami berusaha mencari solusi untuk mengurangi gas buang kendaraan yang berbahaya bagi lingkungan,” jelas Ardi Lukman Hakim, ketua tim.

Pada tahapan awal, lanjutnya, batuan zeolit disintetis terlebih dahulu, lalu disintetis lagi dengan katalis NiMo. “Merujuk pada penelitian terdahulu, zeolit hanya dapat bekerja bila disintesis bersama zat yang bisa menjadi katalisnya salah satunya ialah NiMo,” ungkap pemuda yang akrab disapa Ardi ini.

Hasil dari sintetis zeolit dan NiMo tersebut menghasilkan NiMo/Zeolit-Y hierarki dengan tiga konsentrasi yaitu konsentrasi 0,125 M, 0,25 M, dan 0,5 M. Ardi menuturkan bahwa hasil dari sintetis ini akan dikarakterisasi untuk mengetahui lebih lanjut apakah bahan sintetis tersebut sudah terkatalis sempurna dan dapat digunakan. “Katalis komposit yang paling ideal ialah pada konsentrasi 0,25M,” ujar mahasiswa asal Madiun ini.

Lebih dalam, Ardi menjelaskan bahwa konsentrasi yang dianggap paling ideal ini akan dilakukan tahap uji emisi. Pada tahap uji emisi ini katalis akan diimpregnasi dahulu dengan tiga varaibel waktu, yaitu 5 jam, 10 jam, dan 15 jam. Hasil dari impregnasi ini akan ditinjau luas permukaan, volume pori, dan diameter pori dari katalis tersebut.

Utamanya tahap uji emisi dilakukan uji coba apakah katalis mampu mereduksi gas emisi berbahaya. Berdasarkan hasil konversi CO dan Hidrokarbon (HC), katalis NiMo/Zeolit-Y hierarki dengan waktu impregnasi 10 jam lah yang paling optimal, di mana terjadi proses oksidasi CO dan HC akibat kerja katalis NiMo.

“Hasil impregnasi 10 jam juga memiliki luas permukaan dan volume pori tidak terlalu besar sehingga cocok digunakan memfilter gas emisi,” tambahnya.

Bersama kedua rekannya yang juga mahasiswa angkatan 2020 yakni Fifi Risma Mailani Farikhah dan Novia Nurul Hidayah, tim ini telah berhasil meraih medali emas dalam kompetisi karya tulis ilmiah kategori health and environment yang diselenggarakan oleh Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Brawijaya.

Tim yang dibimbing oleh Mashuri SSi MT ini mengusung idenya dalam karya tulis bertajuk Pereduksi Gas Buang Motor Katalis Nimo/Zelolit-Y Hierarki Sintetis dan Fabrikasi. “Gagasan ini memerlukan penelitian lebih lanjut untuk menambah variabel uji agar hasil lebih optimal dan valid,” terang pemuda kelahiran 2002 ini.

Akhir kata, Ardi berharap bahwa gagasan timnya ini dapat diteliti lebih lanjut dengan pendanaan dan sarana prasana yang memadai. “Saya berharap gagasan ini tidak hanya sekadar ide, namun dapat diteliti lebih dalam dan memberikan keluaran yang bermanfaat bagi bangsa Indonesia,” pungkasnya penuh harap. (ita)

kimia sintetis
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy

22/07/2026 - 19:07 WIB

Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen

22/07/2026 - 18:48 WIB

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Comments are closed.

Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah

22/07/2026 - 19:17 WIB

Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy

22/07/2026 - 19:07 WIB

Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai

22/07/2026 - 18:57 WIB

Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen

22/07/2026 - 18:48 WIB

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.