Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»Heboh Video Viral Kakek Ahwa di Bubutan Surabaya, Warga Minta Publik Tidak Salah Persepsi

Heboh Video Viral Kakek Ahwa di Bubutan Surabaya, Warga Minta Publik Tidak Salah Persepsi

PERISTIWA Tiara AS30/12/2025 - 09:58 WIB
Video viral kematian kakek Ahwa di Bubutan Surabaya diklarifikasi warga. Ditegaskan tidak ada pengusiran paksa, peristiwa telah dimediasi.

Jagat media sosial dihebohkan oleh video yang menampilkan jenazah seorang kakek bernama Ahwa, disertai narasi meninggal dunia akibat dugaan pengusiran dari tempat tinggalnya di kawasan Bubutan, Surabaya. Video tersebut memicu simpati sekaligus kemarahan warganet.

Namun, warga setempat akhirnya buka suara. Mereka menegaskan bahwa narasi yang beredar tidak menggambarkan peristiwa sebenarnya dan berpotensi menyesatkan opini publik.

Ketua RT 06, Agustinus Setyo Jayadi, menyampaikan bahwa almarhum Ahwa tinggal di rumah sewaan milik H. Husain yang masa sewanya telah berakhir sejak lima tahun lalu. Selama periode tersebut, penghuni masih menempati rumah tanpa membayar sewa hingga akhirnya dilakukan proses pengosongan.

“Semua sudah melalui kesepakatan resmi di Polsek Bubutan. Tidak ada intimidasi, apalagi pengusiran paksa,” jelas Agustinus.

Ia menjelaskan, pemilik rumah bahkan sempat menawarkan bantuan uang kompensasi dan kendaraan untuk memindahkan barang. Perbedaan permintaan kompensasi kemudian dimediasi secara kekeluargaan dan dituangkan dalam perjanjian tertulis.

Peristiwa wafatnya kakek Ahwa terjadi beberapa hari setelah kesepakatan tersebut. Pada dini hari, almarhum jatuh pingsan saat memindahkan barang-barangnya sendiri. Warga sekitar langsung memberikan pertolongan dan memanggil ambulans.

“Warga di sini sangat peduli. Kami semua membantu sebisa mungkin,” kata Suyono, Ketua RW 02.

Ia menegaskan bahwa almarhum meninggal akibat kelelahan fisik, bukan karena tekanan, kekerasan, atau perlakuan tidak manusiawi. Kehadiran sejumlah orang di lokasi saat itu juga disebut semata-mata untuk membantu proses pindahan, bukan untuk melakukan intimidasi.

Warga Bubutan berharap masyarakat luas tidak lagi menyebarkan potongan video atau narasi sepihak tanpa mengetahui fakta utuh. Mereka mengimbau publik agar lebih bijak dalam menerima dan membagikan informasi, demi menjaga ketenangan dan harmoni sosial. (tas)

bijak bermedia sosial kakek Ahwa Bubutan klarifikasi warga pengosongan rumah peristiwa Bubutan video viral Surabaya
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.