Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • ITS Lepas 25 Tim Ekspedisi Patriot ke Kawasan Transmigrasi, Perkuat Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat
  • Pemkot Surabaya Kampanyekan Diversifikasi Protein, Ikan Air Payau Jadi Menu Bergizi untuk Ketahanan Pangan Keluarga
  • Plt Gubernur Emil Dardak Apresiasi Shine Harmony Choir, Pemprov Jatim Siap Dukung Prestasi Internasional
  • PWI dan IJTI Nganjuk Tolak Istilah ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi
  • PWI se-Madura Tolak Labeling ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi
  • Perda Hunian Layak Surabaya Berlaku, Pemilik Kos Wajib Lapor Penghuni Baru Maksimal 7 Hari
  • Shine Harmony Choir Raih Apresiasi Plt Gubernur Emil Dardak atas Prestasi Internasional
  • Penertiban Bangunan Liar Medokan Asri Timur, Pemkot Surabaya Selamatkan Aset Daerah
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Indeks Demokrasi Indonesia di Jatim Naik

Indeks Demokrasi Indonesia di Jatim Naik

KOMUNITAS redaksi05/08/2020 - 16:00 WIB

Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) di Jawa Timur pada tahun 2019 mencapai 77,68 dalam skala indeks 0 sampai 100. Angka ini mengalami kenaikan 4,82 poin dibandingkan dengan IDI Jawa Timur 2018 yang capaiannya sebesar 72,86. Tingkat demokrasi Jawa Timur tersebut masih termasuk dalam kategori “sedang”.

Kepala BPS Provinsi Jawa Timur, Dadang Hardiwan, mengatakan, capaian IDI Jawa Timur dari tahun 2009 hingga 2019 mengalami fluktuasi. Pada awal mula dihitung tahun 2009, capaian IDI Jawa Timur termasuk kategori sedang, yaitu sebesar 62,49.

Namun, pada empat tahun berikutnya, IDI Jawa Timur masuk dalam kategori buruk. Selanjutnya, pada tahun 2014 dan 2015 mengalami peningkatan hingga mencapai angka 75,90 pada tahun 2015.

Sayangnya, pada dua tahun berikutnya, IDI Jawa Timur kembali turun. Setelah itu, pada tahun 2018, IDI Jawa Timur mulai naik kembali hingga mencapai 77,68 pada tahun 2019.

“Angka ini merupakan IDI Jawa Timur tertinggi sejak pertama kali IDI dihitung. Fluktuasi angka IDI Jawa Timur adalah cerminan situasi dinamika demokrasi di Jawa Timur,” ujar Dadang Hardiwan dalam konferensi pers melalui vidio live virtual, Senin (03/08).

IDI sebagai sebuah alat ukur perkembangan demokrasi yang khas Indonesia memang dirancang untuk sensitif terhadap naik-turunnya kondisi demokrasi. IDI disusun secara cermat berdasarkan kejadian (evidence-based) sehingga potret yang dihasilkan merupakan refleksi realitas yang terjadi.

Angka IDI Jawa Timur 2019 merupakan indeks komposit yang disusun dari nilai tiga aspekyakni aspek Kebebasan Sipil yang bernilai 72,14; aspek Hak-Hak Politik yang bernilai 80,25; dan aspek Lembaga Demokrasi yang bernilai 80,55.Pada tahun 2019, aspek Hak-hak Politik dan Lembaga Demokrasi mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2018.

Sebaliknya, aspek Kebebasan Sipil mengalami penurunan dibandingkan tahun 2018. Dalam tiga aspek demokrasi yang diukur pada tahun 2019, indeks aspek Hak-hak Politik dan Lembaga Demokrasi masing-masing mengalami kenaikan sebesar 12,80 poin dan 4,58 poin dibandingkan tahun 2018. Sementara itu, nilai indeks aspek Kebebasan Sipil mengalami penurunan 5,07 poin.

Selama 5 tahun terakhir (2015-2019) tidak ada indeks aspek yang berkategori “buruk”. Pada tahun 2018 semua aspek berada dalam kategori “sedang”. Namun, pada tahun 2019, dua aspek meningkat menjadi berkategori ”baik”, yaitu Aspek Hak-hak Politik dan Lembaga Demokrasi.(jnr)

indeks demokrasi Indonesia
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

ITS Lepas 25 Tim Ekspedisi Patriot ke Kawasan Transmigrasi, Perkuat Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat

26/07/2026 - 20:23 WIB

Pemkot Surabaya Kampanyekan Diversifikasi Protein, Ikan Air Payau Jadi Menu Bergizi untuk Ketahanan Pangan Keluarga

26/07/2026 - 15:17 WIB

Plt Gubernur Emil Dardak Apresiasi Shine Harmony Choir, Pemprov Jatim Siap Dukung Prestasi Internasional

26/07/2026 - 01:11 WIB

PWI dan IJTI Nganjuk Tolak Istilah ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi

25/07/2026 - 19:51 WIB

PWI se-Madura Tolak Labeling ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi

25/07/2026 - 19:44 WIB

Perda Hunian Layak Surabaya Berlaku, Pemilik Kos Wajib Lapor Penghuni Baru Maksimal 7 Hari

25/07/2026 - 18:43 WIB

Comments are closed.

ITS Lepas 25 Tim Ekspedisi Patriot ke Kawasan Transmigrasi, Perkuat Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat

26/07/2026 - 20:23 WIB

Pemkot Surabaya Kampanyekan Diversifikasi Protein, Ikan Air Payau Jadi Menu Bergizi untuk Ketahanan Pangan Keluarga

26/07/2026 - 15:17 WIB

Plt Gubernur Emil Dardak Apresiasi Shine Harmony Choir, Pemprov Jatim Siap Dukung Prestasi Internasional

26/07/2026 - 01:11 WIB

PWI dan IJTI Nganjuk Tolak Istilah ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi

25/07/2026 - 19:51 WIB

PWI se-Madura Tolak Labeling ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi

25/07/2026 - 19:44 WIB

Perda Hunian Layak Surabaya Berlaku, Pemilik Kos Wajib Lapor Penghuni Baru Maksimal 7 Hari

25/07/2026 - 18:43 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.