Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»PEMERINTAHAN»Integrasi Padat Karya dan Kampung Unggulan

Integrasi Padat Karya dan Kampung Unggulan

PEMERINTAHAN redaksi09/12/2024 - 11:00 WIB

Pemkot Surabaya terus mengembangkan Program Padat Karya sebagai upaya strategis untuk mengentaskan kemiskinan dan pengangguran. Salah satu inovasi terbaru adalah Pemkot Surabaya berencana mengintegrasikan Program Padat Karya dengan kampung unggulan.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan bahwa kolaborasi tersebut diambil untuk memperkuat dan memastikan Program Padat Karya semakin berkelanjutan. “Kami berencana mengintegrasikan Program Padat Karya dengan kampung unggulan agar usaha yang dijalankan semakin berkelanjutan dan mampu memberikan dampak yang lebih luas,” kata Eri Cahyadi, Minggu (08/12).

Untuk memastikan efektivitas program, Eri mengungkapkan bahwa Pemkot Surabaya juga melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala. Laporan yang disusun oleh kecamatan dan Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam, menjadi dasar pengambilan keputusan terkait tindak lanjut program.

“Setiap koordinator dalam Tim Program Padat Karya wajib melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada Ketua Tim. Hal ini memastikan pengambilan keputusan yang tepat dan program tetap berjalan sesuai sasaran,” ujar Eri.

Data Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian, dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kota Surabaya mencatat, usaha padat karya yang telah berjalan berdasarkan pemantauan dan evaluasi per triwulan ke-3 tahun 2024 sebanyak 102 lokasi.

Lokasi-lokasi tersebut mencakup berbagai jenis usaha. Seperti sablon, jahit, laundry, kafe, cuci kendaraan, produksi sabun, paving, u-ditch, wahana wisata, budidaya pertanian, peternakan dan perikanan, produksi slipper, APAR, kuliner, stan makan minuman, servis AC, rumah batik, budidaya maggot, cuci sepatu hingga bengkel.

Kepala Bappedalitbang Kota Surabaya, Irvan Wahyudradjat mengungkapkan bahwa salah satu tantangan utama dalam pelaksanaan Program Padat Karya adalah pergantian anggota kelompok usaha keluarga miskin karena mendapatkan pekerjaan lain yang lebih baik.

Meski demikian, Pemkot Surabaya tetap berupaya menjaga keberlanjutan usaha dengan mendorong etos kerja yang baik dan memperluas pemasaran produk melalui berbagai media. “Pemasaran yang lebih luas akan membuat usaha berkembang lebih optimal. Ini penting untuk mendukung keberlangsungan operasional usaha padat karya,” kata Irvan.

Program Padat Karya yang digeber Pemkot Surabaya pada akhir tahun 2021 telah berdampak signifikan terhadap peningkatan roda perekonomian masyarakat.

Misalnya, omzet melalui padat karya e-Peken sejak diluncurkan pada 2021 hingga 2024 mencapai sekitar Rp151,5 miliar. Selain itu, omzet Rumah Padat Karya paving dan geprek per orang juga mencapai sekitar Rp5-7 juta per bulan.

Meski begitu, Irvan menekankan pentingnya kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan sesuai prinsip hexahelix yang dijalankan Pemkot Surabaya. Dukungan dari akademisi, media dan pelaku usaha atau industri sangat diperlukan untuk menunjang keberhasilan program.

“Kolaborasi ini mencakup bantuan permodalan, akses keuangan hingga pengembangan kapasitas usaha. Dengan demikian, Program Padat Karya dapat lebih optimal menyerap tenaga kerja dan mengentaskan kemiskinan,” tuturnya.

Dalam pelaksanaan Program Padat Karya, masyarakat memiliki peran utama, baik sebagai penerima manfaat maupun kolaborator. Potensi usaha yang diidentifikasi camat sering kali berasal dari usulan warga yang ingin berkontribusi lebih besar dalam menyerap tenaga kerja. (ita)

Pemkot Surabaya
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.