Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • ITS Lepas 25 Tim Ekspedisi Patriot ke Kawasan Transmigrasi, Perkuat Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat
  • Pemkot Surabaya Kampanyekan Diversifikasi Protein, Ikan Air Payau Jadi Menu Bergizi untuk Ketahanan Pangan Keluarga
  • Plt Gubernur Emil Dardak Apresiasi Shine Harmony Choir, Pemprov Jatim Siap Dukung Prestasi Internasional
  • PWI dan IJTI Nganjuk Tolak Istilah ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi
  • PWI se-Madura Tolak Labeling ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi
  • Perda Hunian Layak Surabaya Berlaku, Pemilik Kos Wajib Lapor Penghuni Baru Maksimal 7 Hari
  • Shine Harmony Choir Raih Apresiasi Plt Gubernur Emil Dardak atas Prestasi Internasional
  • Penertiban Bangunan Liar Medokan Asri Timur, Pemkot Surabaya Selamatkan Aset Daerah
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Ipemi Solo Bantu Jatim 20.100 Masker

Ipemi Solo Bantu Jatim 20.100 Masker

KOMUNITAS redaksi23/09/2020 - 09:00 WIB

Lagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) mendapat suntikan Alat Pelindung Diri (APD). Kali ini, bantuan berupa masker itu diterima dari Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (Ipemi) Surakarta.

Ipemi Solo sengaja memilih Jatim sebagai provinsi yang perlu dibantu, karena menganggap masih tinggi tingkat penularan Covid-19. 20.100 masker itu, terdiri dari 13 ribu masker kain anti bakterial yang bisa dipakai 6–8 jam, 2.100 masker N-95 dan 5.000 masker KN-95 senilai Rp 300 juta.

“Alhamdulillah tepat dua minggu dari kedatangan kami yang pertama sekarang bisa terealisasi dan diterima langsung Ibu Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa,” kata dr Lala Cantiq, anggota Ipemi Solo kepada wartawan usai menyerahkan bantuan di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (22/09).

Dr Lala mengaku tidak ada kesulitan mendatangkan masker medis ini dari Luar negeri karena dia punya banyak koneksi di dunia kesehatan internasional. Informasi jenis-jenis masker yang aman juga didapatkan dari koleganya. Maklum dokter ini juga bekerja di badan kesehatan dunia alias WHO.

“Kami juga mendapat informasi dari teman-teman di tingkat internasional jenis masker yang aman untuk para dokter. Kebetulan yang kami donasikan hari ini yang 5 ply produk terbaru dan maskernya lembut sehingga kenyamanannya luar biasa untuk tenaga medis dan bisa dipakai dikisaran 6-8 jam,” jelasnya.

Pihaknya menyoroti pemakaian masker scuba yang dianggap tidak direkomendasikan untuk dipakai di masyarakat. “Karena masker scuba itu sangat tipis, bahkan deoplet bisa keluar. Itu sangat tidak menjamin kesehatan masyarakat,” ungkapnya.

Dr Lala merekomendasikan lebih baik memakai masker kain anti bakterial yang berisi 3 ply. “Atau jika terpaksa pakai scuba hendaknya dilapisi dengan tisu atau memakai masker lain dan double dengan masker scuba,” tegasnya.

Di sisi lain, dr Lala juga mengaku sangat terbantu dengan peran media akan pentingnya promosi kesehatan. Secara pribadi, dia tidak mungkin bisa mempromosikan penggunaan masker kepada masyarakat luas.

“Dengan teman-teman media, kita bisa katakan bahwa masker scuba itu tingkat keamanannya sangat rendah maka ketika masyarakat sudah tahu itu hendaknya memakai masker yang benar,” tambah dosen di Solo ini.

Sebelumnya dihadapan rombongan Ipemi Solo, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengingatkan masyarakat tentang penggunaan masker secara aman dan benar agar terlindungi dari risiko penularan Covid-19.

“Edukasi terus kami tingkatkan. Kalau dulu cukup gunakan masker, tapi sekarang gunakanlah masker yang aman dan benar. Artinya, jangan dipakai di bawah hidung, apalagi di bawah dagu,” ujarnya.

Menurut dia, memakai masker adalah salah satu hal sederhana, namun memiliki dampak besar untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Masyarakat bisa tetap produktif, namun aman dan terlindungi dari Covid-19 jika disiplin memakai masker yang benar,” ucap orang nomor satu di Pemprov Jatim tersebut. (sak)

dr Lala Cantiq IPEMI Solo IPEMI Surakarta
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

ITS Lepas 25 Tim Ekspedisi Patriot ke Kawasan Transmigrasi, Perkuat Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat

26/07/2026 - 20:23 WIB

Pemkot Surabaya Kampanyekan Diversifikasi Protein, Ikan Air Payau Jadi Menu Bergizi untuk Ketahanan Pangan Keluarga

26/07/2026 - 15:17 WIB

Plt Gubernur Emil Dardak Apresiasi Shine Harmony Choir, Pemprov Jatim Siap Dukung Prestasi Internasional

26/07/2026 - 01:11 WIB

PWI dan IJTI Nganjuk Tolak Istilah ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi

25/07/2026 - 19:51 WIB

PWI se-Madura Tolak Labeling ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi

25/07/2026 - 19:44 WIB

Perda Hunian Layak Surabaya Berlaku, Pemilik Kos Wajib Lapor Penghuni Baru Maksimal 7 Hari

25/07/2026 - 18:43 WIB

Comments are closed.

ITS Lepas 25 Tim Ekspedisi Patriot ke Kawasan Transmigrasi, Perkuat Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat

26/07/2026 - 20:23 WIB

Pemkot Surabaya Kampanyekan Diversifikasi Protein, Ikan Air Payau Jadi Menu Bergizi untuk Ketahanan Pangan Keluarga

26/07/2026 - 15:17 WIB

Plt Gubernur Emil Dardak Apresiasi Shine Harmony Choir, Pemprov Jatim Siap Dukung Prestasi Internasional

26/07/2026 - 01:11 WIB

PWI dan IJTI Nganjuk Tolak Istilah ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi

25/07/2026 - 19:51 WIB

PWI se-Madura Tolak Labeling ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi

25/07/2026 - 19:44 WIB

Perda Hunian Layak Surabaya Berlaku, Pemilik Kos Wajib Lapor Penghuni Baru Maksimal 7 Hari

25/07/2026 - 18:43 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.