Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»ITS Diseminasikan Mitigasi Gempa Surabaya

ITS Diseminasikan Mitigasi Gempa Surabaya

KOMUNITAS redaksi08/10/2019 - 15:00 WIB

Adanya potensi gempa sebesar magnitudo (M) 8,7 di Surabaya mendorong para ahli melakukan penelitian untuk mitigasi bencana, tak terkecuali Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Setelah melakukan penelitian sejak tahun 2017, Pusat Studi Kebumian, Bencana dan Perubahan Iklim (PSKBI) ITS melaksanakan diseminasi bertema SNI Bangunan Tahan Gempa dan Penelitian Gempa Kota Surabaya di Gedung Research Center ITS, Kamis (3/10).

Ada dua topik besar yang diangkat, yakni SNI bangunan tahan gempa dan hasil penelitian gempa Kota Surabaya.

Forum edukasi ini diisi oleh tujuh pembicara utama antara lain untuk sesi pertama adalah Plt Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Ir Lukman Hakim MSc, peneliti dan dosen Teknik Geofisika ITS Firman Syaifuddin SSi MT.

Juga ada Ketua Bidang Pengembangan Standar, Manual dan Pedoman Himpunan Ahli Teknik Tanah Indonesia (HATTI) Dr M Asrurifak, serta Ketua Laboratorium Beton dan Bahan Bangunan Departemen Teknik Sipil ITS Prof Ir Priyo Suprobo MS PhD.

Sedang pada sesi kedua, pemberian materi diseminasi yang merupakan rangkaian peringatan Dies Natalis ke-59 ITS ini diisi oleh peneliti dan dosen dari Laboratorium Geodinamika dan Lingkungan Departemen Geomatika ITS Ira Mutiara Anjasmara ST MPhil PhD, dosen Departemen Teknik Sipil ITS Dr Ir Djoko Irawan MS, dan Kepala Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) ITS Adjie Pamungkas ST MDevPlg PhD.

Rektor ITS Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng berharap agar informasi dari seminar diseminasi terkait potensi bencana gempa dan standarisasi ini dapat diimplementasikan untuk mencegah jatuhnya korban jiwa.

“Topik yang sangat krusial ini saya harap dapat menjadi pembelajaran untuk kita agar mempersiapkan diri sejak dini,” tegasnya mengingatkan.

Dalam seminar ini, Ir Lukman Hakim MSc yang berperan sebagai pembicara kunci memaparkan, telah terjadi peningkatan sesar aktif di Jawa yang awalnya 81 pada tahun 2015 menjadi 285 sesar aktif pada tahun 2015.

Kota Surabaya sendiri dilewati dua sesar, yaitu Sesar Surabaya dan Sesar Waru yang bergerak dengan kecepatan 0,05 mm/tahun yang berpotensi menimpulkan gempa sebesar M6,5.

“Sesar aktif ini sangat berbahaya, sebab dapat membahayakan bangunan dan orang di dalamnya,” ujar Lukman turut mengingatkan. Hal ini, lanjutnya, semakin menimbulkan kekhawatiran mengingat peran Surabaya sebagai pusat regional dan nasional.

“Sebagai kota kedua terbesar di Indonesia yang berisikan 3 juta jiwa penduduk, maka diperlukan standarisasi dan penataan secara serius dalam mengurangi kerugian yang mungkin terjadi,” ungkapnya. (its)

ITS Mitigasi Gempa Surabaya Rektor ITS Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.