Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»ITS Kukuhkan Dua Guru Besar

ITS Kukuhkan Dua Guru Besar

KOMUNITAS redaksi13/12/2019 - 16:00 WIB

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menambah dua guru besarnya dari dua bidang ilmu yang berbeda.

Prof Dr Subiono MSc sebagai guru besar bidang Ilmu Aljabar Max Plus dan Prof Dr Ir Hidayat Soegihardjo Masiran MS sebagai guru besar bidang Ilmu Teknik Struktur dan Struktur Tahan Gempa.

Keduanya dikukuhkan secara resmi oleh Dewan Profesor ITS di Auditorium Gedung Research Center ITS, Rabu (11/12).

Dalam orasi ilmiahnya sebagai guru besar ITS ke-121, Subiono menjelaskan secara lengkap mengenai hasil penelitiannya yang dirancang dengan judul Aljabar Max Plus dan Aplikasinya pada Sistem Transportasi Indonesia.

Untuk mencari solusi alternatif permasalahan transportasi, khususnya jalur kereta api di Surabaya, Subiono menggunakan Petri Net dan Aljabar Max Plus sebagai alat permodelannya.

Aljabar Max Plus merupakan keilmuan yang berkaitan dengan Sistem Dinamik Event Diskrit (SDED). Ide cemerlang yang menghantarkannya sebagai peraih gelar profesor pertama di Indonesia bidang tersebut dilakukan dengan mengoptimalkan penggunaan jalur kereta api single track (ST).

“Istilah semi-double track (SDT) lahir dengan menambahkan persimpangan di tengah-tengah jalur kereta api di antara dua stasiun utama,” jelas dosen Departemen Matematika ITS tersebut.

Sementara itu, dalam orasi ilmiahnya, guru besar ITS ke-122 Hidayat Soegihardjo Masiran menyampaikan penelitiannya yang bertajuk Sistem Disipasi (Penyerap) Gempa untuk Meningkatkan Kinerja Seismik Bangunan Sipil.

“Penemuan sesar-sesar aktif di Indonesia menyebabkan peningkatan gaya gempa pada bangunan sipil dari waktu ke waktu,” jelas pria yang kerap disapa Hidayat tersebut.

Oleh karena itu, tambah Hidayat, diperlukan inovasi sistem struktur yang tak hanya menghasilkan kinerja seismik yang baik, tetapi juga memiliki nilai ekonomis yang baik (innovations based economy).

Hidayat mengimplementasikan base isolation tipe Load Rubber Bearing (LRB) dan Friction Pendulum (FP) pada jembatan-jembatan bentang besar di zona gempa.

Sedangkan untuk bangunan gedung dan rumah tinggal, Hidayat menggunakan Low Base Isolation dengan pelat berlubang.

Dalam sambutannya, Ketua Dewan Profesor ITS Prof Dr Ir Nadjadji Anwar MSc, berharap terjadi peningkatan guru besar di tahun-tahun selanjutnya di ITS.

“Kami (ITS, red) telah mendata dan mengkaji upaya percepatan gelar profesor di ITS sejak tahun lalu,” ungkap dosen Teknik Sipil tersebut.

Selain itu, sebagai wadah layanan kepengurusan guru besar, Nadjaji berusaha meningkatkan minat para dosen untuk melakukan banyak penelitian dan meraih gelar profesornya.

Hal senada diungkapkan oleh Rektor ITS Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng. Menurutnya, ITS yang merupakan Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH) dituntut untuk menjadi sumber pendapatan dalam pembangunan ITS di pendanaan internasional.

Oleh sebab itu, dibutuhkan kontribusi besar dari para profesor dalam berbagai bidang ilmu. “Maka dari itu, penambahan profesor merupakan anugerah terbesar bagi suatu institusi, khususnya untuk ITS,” ujar Ashari, sapaannya.

Dalam enam bulan terakhir, papar Ashari, terjadi penambahan sebanyak enam guru besar di kampus pahlawan ini. Sehingga terhitung sebanyak 10 persen dari 993 dosen ITS yang meraih gelar professor saat ini.

“Namun, jika dibandingkan dengan perguruan tinggi lain, ITS masih memiliki kuantitas dosen dan profesor yang paling sedikit,” imbuh pria kelahiran Sidoarjo tersebut. (ita)

Guru Besar ITS Prof Dr Ir Hidayat Soegihardjo Masiran MS Prof Dr Subiono MSc
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.