Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»ITS Luncurkan KKN Abmas Prioritas

ITS Luncurkan KKN Abmas Prioritas

KOMUNITAS redaksi20/08/2025 - 13:00 WIB

Dukung pertumbuhan ekonomi usaha lokal, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) meluncurkan program Kuliah Kerja Nyata Pengabdian kepada Masyarakat (KKN Abmas) Prioritas.

KKN bertajuk Gerakan 1.000 Digital Marketing Usaha Ultra Mikro (UMi) serta Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tersebut diluncurkan di Gedung Research Center ITS, Jumat (15/8) lalu.

Peresmian ini menjadi titik awal kegiatan pendampingan guna meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dan UMi di Kota Surabaya dan sekitarnya.

Dalam sambutannya, Kepala Pusat Studi Potensi Daerah dan Pemberdayaan Masyarakat (PDPM) ITS Dr Sutikno MSi menjelaskan, program ini menyasar kepada pelaku usaha di area Kota Surabaya, Kabupaten Gresik, dan Kabupaten Sidoarjo.

Ia menilai bahwa di era yang serba digital, pelaku usaha perlu didorong untuk memanfaatkan media sosial agar mampu menjangkau pasar lebih luas. “Ini juga menjadi upaya ITS dalam mendukung pemerintah untuk menurunkan angka kemiskinan,” jelasnya.

Lebih lanjut, lelaki yang biasa disapa Tikno tersebut menambahkan, kegiatan ini berfokus pada pemberdayaan usaha bagi para pelaku UMKM dan UMi. Pemilihan tersebut didasari karena kelompok usaha ini kerap menghadapi keterbatasan akses teknologi dan strategi pemasaran modern.

“Oleh karena itu, pendampingan seperti ini dibutuhkan untuk membantu peningkatan kapasitas usaha mereka (pelaku UMKM dan Umi),” tuturnya.

Dosen Departemen Statistika ITS ini menyampaikan bahwa pendampingan akan dilaksanakan selama sebulan penuh. Selama periode tersebut, setiap mahasiswa KKN mendampingi pelaku UMKM dan UMI secara langsung di lokasi usaha.

Hal tersebut diinisiasi agar pendampingan dapat menyentuh problematika nyata yang dialami pelaku usaha, sehingga mahasiswa dapat memberikan solusi yang tepat sasaran.

Selain aspek pemasaran, Tikno melanjutkan, KKN ini juga menekankan pentingnya legalitas usaha. Tikno mengungkapkan bahwa para pelaku UMKM maupun UMi akan mendapatkan bimbingan dalam mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi Produksi Industri Rumah Tangga (PIRT), hingga sertifikat halal.

Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kredibilitas produk dan memperkuat daya saing di pasar global.

Menanggapi pernyataan Tikno, Perwakilan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dinkop UKM) Jawa Timur Andrio Himawan Wahyu Aji SH MH mengapresiasi langkah ITS yang turut mendukung peningkatan ekonomi Indonesia melalui pemberdayaan pelaku usaha lokal.

Ia menilai, kegiatan ini dapat membantu pelaku UMKM dan UMi lebih adaptif terhadap digitalisasi. “Saya berharap langkah ini dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi Jawa Timur secara berkelanjutan,” ungkapnya. (ita)

KKN ITS
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.