Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»TEKNOLOGI»ITS, Perguruan Paling Inovatif di Indonesia

ITS, Perguruan Paling Inovatif di Indonesia

TEKNOLOGI redaksi17/11/2017 - 11:00 WIB

Setelah resmi menyandang status sebagai perguruan tinggi negeri berbadan hukum (PTN-BH), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya semakin lincah berinovasi. Pada November 2017, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdiki) menganugerahkan ITS sebagai peringkat pertama perguruan tinggi dengan produk paling inovatif di Indonesia.

Penghargaan tersebut menjadi kado manis bagi ITS di usianya yang ke-57 tahun ini. Oleh Kemenristekdikti, ITS dinilai banyak menghasilkan produk riset yang siap dikomersialkan ke industri, sehingga bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Di antara produk inovasi ITS yang telah dikawinkan dengan industri adalah mobil listrik, bus listrik, dan motor listrik. Bahkan dua produk terakhir merupakan yang pertama di Indonesia.

Prof Dr Ketut Buda Artana ST MSc, Wakil Rektor ITS bidang Inovasi, Kerja Sama, Kealumnian dan Hubungan Internasional mengaku senang atas anugerah tersebut.

“ITS sangat mensyukuri dianugerahkan sebagai kampus dengan peringkat produk inovasi nomor satu,” ungkapnya. Menurut Ketut, capaian ini tidak lepas dari iklim riset yang sangat positif di kalangan sivitas akademika ITS dan pengelolaan yang baik melalui Direktorat Inovasi, Kerja sama, dan Kealumnian.

Direktorat tersebut, kata Ketut, memiliki tugas yang berdampingan dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM). Jika LPPM berfokus melaksanakan riset, maka Direktorat Inovasi bertugas mengonversikan hasil riset di LPPM menjadi produk inovasi yang siap dikomersialisasikan ke industri.

Pada prinsipnya, sebelum hasil riset diterapkan di masyarakat, perlu dilakukan pengujian berupa Tingkat Kesiapan Teknologi (TKT). TKT sendiri merupakan indikator yang menunjukkan seberapa matang suatu teknologi dapat diterapkan.

Indikator ini memiliki rentang nilai satu hingga sembilan. Di ITS, riset yang dilakukan LPPM ditargetkan mencapai level enam. ”Kemudian untuk menaikkan TKT dari level enam menjadi sembilan adalah tugas Direktorat Inovasi tersebut,” jelas Guru Besar di Fakultas Teknologi Kelautan tersebut.

Level enam, lanjut Ketut, berarti bahwa produk teknologi dapat diuji di skala laboratorium. Sedangkan level sembilan menandakan bahwa produk teknologi telah benar-benar teruji dan berhasil dioperasikan. Banyak produk inovasi ITS yang sudah mencapai level tujuh, delapan, dan sembilan. “Itulah salah satu alasan mengapa Kemenristekdikti memberikan award inovatif kepada ITS,” tandas Ketut mantap.

Motor listrik GESITS, salah satu produk inovasi ITS yang saat ini telah digaet industri dan diproduksi secara massal. Tak hanya itu, saat ini, para peneliti ITS juga banyak memenangkan hibah kompetitif inovasi dari Kemenristekdikti. Pada tahun 2017, total dana yang dimenangkan ITS kurang lebih sekitar Rp 15 miliar hingga Rp 16 miliar, di samping dana lokal yang diberikan oleh ITS.

“ITS sendiri memberikan hibah sekitar Rp 2 miliar sampai Rp 2,5 miliar untuk menaikkan TKT. Jadi total yang diterima para peneliti ITS sekitar Rp 17,5 miliar,” beber dosen yang meraih gelar doktoral dari Kobe University, Jepang ini.

Insentif dana yang diberikan kepada peneliti ITS ini memiliki peran penting untuk menaikkan TKT dari produk riset, yaitu mengubah produk skala lab menjadi skala industri melalui proses pengujian dan sertifikasi. Jika sudah disertifikasi, produk inovasi tersebut dikirimkan ke Badan Pengelola dan Pengembangan Usaha (BPPU) ITS. “Mereka yang bertugas menjual dengan mitra melalui tangan kanannya, yaitu PT. ITS Tekno Sains, sebuah perseroan terbatas milik ITS,” imbuhnya.

Ketut berharap, prestasi ini bisa memantik semangat sivitas akademika ITS untuk lebih meningkatkan komersialisasi produk riset, baik dosen maupun mahasiswa. Karena ke depan, tantangan ITS sebagai PTN-BH adalah bagaimana semua produk inovasi dapat dikomersialkan sehingga bermanfaat untuk masyarakat. ”Sekaligus juga menjadi penghasilan bagi ITS untuk menunjang program akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” pungkasnya optimistis. (ita)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

ITS Kembangkan Bensin Sawit Ramah Lingkungan, Efisien dan Berpotensi Kurangi Ketergantungan BBM Impor

07/04/2026 - 21:11 WIB

Mahasiswa ITS Ciptakan Rompi Pintar SAFE, Tingkatkan Keselamatan Lansia Berbasis IoT dan Deep Learning

13/12/2025 - 00:24 WIB

Balapan Gokart Listrik di Sirkuit ITS

25/11/2025 - 13:00 WIB

ITS Sukses Mendominasi Gemastik 2025

05/11/2025 - 15:00 WIB

ITS Kembangkan Paving Anti-banjir

04/11/2025 - 12:00 WIB

Jam Tangan Daur Ulang Mahasiswa ITS

18/10/2025 - 13:00 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.