Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PROFIL»Jaksa KPK, Doktor Terbaik di FH Unair

Jaksa KPK, Doktor Terbaik di FH Unair

PROFIL redaksi11/12/2017 - 11:00 WIB

Ely Kusumastuti pantas untuk berbangga. Perempuan kelahiran Tegal Jawa Tengah ini sudah berhasil lulus S3 dan menyandang Doktor, dinyatakan sebagai wisudawan terbaik pula untuk jenjang Program Doktor Fakultas Hukum (FH) Universitas Airlangga.

Jaksa fungsional pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tinggal di Jakarta ini, lulus dengan nilai IPK 3,83. Baginya, predikat ini sebuah anugerah, sebab ditengah kesibukannya ia bisa membagi waktu antara untuk pekerjaan yang menumpuk dan perkuliahan yang juga tidak bisa dibuat sembarangan, di Kota Surabaya lagi.

”Kendala terbesar yang saya alami itu mengatur waktu dan konsentrasi antara pekerjaan kantor dan tugas kuliah, terutama saat menyusun disertasi ini,” kata perempuan langsing mantan jaksa fungsional pada Kejaksaan Negeri Demak (Jateng) ini.

Sebagai praktisi peradilan, Ely Kusumastuti tentu tidak asing lagi dengan produk hokum. Ketika melihat ada isu hukum yang bisa diangkat sebagai bahan disertasi, maka ia pelajari seksama. Jadilah akhirnya pilihannya itu pada judul ‘Penetapan Tersangka sebagai Objek Praperadilan’.

Topik bahasannya landasan filosofis praperadilan, rasio decidendi putusan praperadilan terkait penetapan tersangka, yaitu putusan praperadilan atas nama Budi Gunawan dan rasio decidendi putusan praperadilan atas nama Suroso Atmomartoyo, rasio decidendi putusan MKRI Nomor: 21/ PUU-XII/ 2014.

”Judul itu saya pilih karena sejak putusan, latar belakang penelitian ini adalah ketidakpastian hukum setelah Putusan MKRI Nomor: 21/ PUU-XII/ 2014 tanggal 28 April 2015 yang telah menambahkan objek praperadilan dengan penetapan tersangka, penyitaan, dan penggeledahan,” jelas Ely seperti dikutip Unair News.

Setelah empat tahun menempuh pendidikan Doktoral, alumnus Universitas Diponegoro Semarang ini kedepan ingin aktif mengajar di Badan Diklat Kejaksaan Agung, maupun di tempat lainnya sambil menulis dan meneliti hal terkait dengan pekerjaannya sebagai penegak hukum.

”Bagi yang menempuh kuliah S3, sebaiknya benar-benar fokus dan semangat. Jangan ditinggal atau ditunda-tunda, terutama saat menyusun disertasi. Sebab jika demikian, semangat itu biasanya akan turun dan harus mempelajari lagi dari awal,” tutur Ely memberikan tips. (ita)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Vokasi Jadi Pilihan Utama, Siswi Asal Surabaya Pilih Kuliah Berbasis Praktik demi Kesiapan Kerja

28/06/2026 - 18:26 WIB

Kisah Haru Ibu Anis, Dampingi Anak Sakit Demi Wujudkan Mimpi Masuk Psikologi UNAIR

27/06/2026 - 18:56 WIB

Khofifah Raih Penghargaan Nasional CSR Desa Berkelanjutan 2026, Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Bangun Desa Mandiri

25/04/2026 - 10:10 WIB

Formula 1 Resmi Kembali ke Istanbul Park Mulai 2027, Kontrak Lima Tahun Perkuat Ekspansi Global

24/04/2026 - 20:23 WIB

Dedikasi Amelia Febriani, Alumni UNAIR yang Bersinar di Kancah Global Lewat Inovasi Pendidikan Berbasis Empati

08/04/2026 - 21:16 WIB

Perjalanan Inspiratif Alumni FK Unair di Gaza

06/11/2025 - 13:00 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.