Universitas Airlangga (UNAIR) kembali membuka jalur penerimaan mahasiswa baru melalui skema Mandiri Prestasi 2026. Jalur ini menjadi alternatif bagi siswa yang memiliki rekam jejak prestasi namun belum berhasil lolos melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).
Berbeda dari jalur seleksi lainnya, skema Mandiri Prestasi UNAIR tidak mengharuskan peserta mengikuti ujian tulis. Proses seleksi sepenuhnya didasarkan pada evaluasi nilai rapor serta portofolio prestasi yang dimiliki calon mahasiswa.
Ketua PPMB UNAIR, Dr. Achmad Solihin, menjelaskan bahwa jalur ini dirancang untuk memberikan ruang bagi siswa berprestasi yang tidak tertampung dalam SNBP akibat keterbatasan kuota nasional. Dengan pendekatan ini, UNAIR berupaya menjaring calon mahasiswa yang memiliki potensi akademik dan non-akademik secara seimbang.
Dalam proses pendaftaran, peserta diwajibkan mengunggah dokumen nilai rapor serta maksimal tiga prestasi terbaik. Prestasi yang memiliki keterkaitan dengan program studi yang dipilih dinilai memiliki kontribusi besar dalam menentukan hasil seleksi.
Selain itu, peserta juga diberikan kesempatan untuk melampirkan prestasi terbaru yang belum tercantum pada saat pendaftaran SNBP. Fleksibilitas ini memberikan peluang lebih luas bagi siswa untuk menunjukkan capaian terbaiknya.
UNAIR tidak menetapkan batas minimal tingkat prestasi yang harus dimiliki. Semua bentuk pencapaian akan dikaji secara komprehensif oleh tim seleksi. Penilaian dilakukan dengan mempertimbangkan kualitas, relevansi, serta konsistensi prestasi yang diraih peserta.
Menariknya, jalur ini tidak memiliki kuota tetap. Jumlah mahasiswa yang diterima akan disesuaikan dengan kualitas pendaftar. Hal ini menunjukkan bahwa UNAIR lebih menekankan kualitas dibanding kuantitas dalam proses seleksi.
Pendaftaran jalur Mandiri Prestasi telah dibuka sejak 7 April dan akan berlangsung hingga 3 Juni 2026. Tahap verifikasi dokumen dijadwalkan hingga 4 Juni 2026, sedangkan hasil seleksi akan diumumkan pada 7 Juni 2026.
Melalui jalur ini, UNAIR berharap dapat memperluas akses pendidikan tinggi bagi siswa berprestasi sekaligus mendorong terciptanya generasi unggul yang siap bersaing di tingkat nasional maupun global.

