Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • PWI dan IJTI Nganjuk Tolak Istilah ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi
  • PWI se-Madura Tolak Labeling ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi
  • Perda Hunian Layak Surabaya Berlaku, Pemilik Kos Wajib Lapor Penghuni Baru Maksimal 7 Hari
  • Shine Harmony Choir Raih Apresiasi Plt Gubernur Emil Dardak atas Prestasi Internasional
  • Penertiban Bangunan Liar Medokan Asri Timur, Pemkot Surabaya Selamatkan Aset Daerah
  • Festival Riset dan Inovasi Semarakkan HUT Ke-3 Kebun Raya Mangrove Surabaya
  • Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional
  • Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»PEMERINTAHAN»Jika Wabup Lamongan ‘Wadul’ Jokowi

Jika Wabup Lamongan ‘Wadul’ Jokowi

PEMERINTAHAN redaksi09/03/2018 - 09:00 WIB

Apa saja yang dilakukan Wakil Bupati Lamongan Kartika Hidayati saat bertemu dengan Presiden RI Joko Widodo? Wadul dan curhat. Berbagai permasalahan yang ada di wilayahnya disampaikan secara detil.

Meskipun tidak dengan pertemuan khusus, tetapi istri Ali Hafidzi ini memanfaatkan waktu saat mengantar orang nomor satu menuju mobil yang menantinya. Di tengah perjalanan Kartika menyampaikan produksi hasil panenan petani di wilayah yang dipimpin bersama Bupati Fadeli tersebut.

Mulai hasil panenan padi, jagung hingga ikan yang cukup melimpah. Bahkan Kartika juga menyampaikan sukses panen jagung dan padi yang bisa dilakukan hingga tiga kali dalam setahun di daerahnya. Sehingga, sukses ini bisa dijadikan proyek percontohan di Indonesia.

Mendengar laporan dari mantan Ketua Komisi C DPRD Jatim tersebut, Presiden Jokowi menyampaikan jempolnya sebagai tanda pujian. “Goooood. Luar biasa ekonomi dari desa untuk desa,” kata Presiden usai menyerahkan sertifikat tanah untuk rakyat di Lamongan, Kamis (8/3). Mendengar itu, Kartika makin bersemangat wadul tentang perkembangan sekaligus apa saja yang harus diberikan perhatian khusus demi kesejahteraan rakyatnya.

Presiden Jokowi melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Gresik dan Kabupaten Lamongan. Selain membagikan Kartu Indonesia Pintar (KIP), Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sosial beras sejahtera (Bansos Rastra) di GOR Tri Dharma, Kabupaten Gresik, Presiden Jokowi juga menyerahkan sertifikat tanah di alun-alun Kabupaten Lamongan.

Dalam kunjungannya, Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Mensos Idrus Marham, Mendikbud Muhadjir Effendi, Mesesneg Pratikno dan Gubernur Jatim dr H Soekarwo beserta istri Nina Soekarwo.

Dalam sambutannya, Jokowi meminta kepada keluarga penerima manfaat PKH untuk dapat memanfaatkan dana tersebut secara baik. “Saya titip, uang tersebut dapat digunakan untuk keperluan anak sekolah dan tambahan gizi anak serta ibu hamil. Jangan dipakai untuk beli pulsa dan rokok,” pesan Jokowi di Gresik.

Pembagian kartu dihadiri sekitar 1.250 perwakilan dari keseluruhan penerima manfaat di Kabupaten Gresik. Dalam kesempata ini, Presiden Jokowi juga berjanji akan menaikkan nilai dana bantuan sosial tersebut pada 2019.

Untuk bantuan KIP, Presiden menjelaskan kartu berisi sejumlah uang yang dipergunakan untuk kebutuhan sekolah. Untuk jenjang sekolah dasar/SD setiap siswa mendapat bantuan dari pemerintah sebesar Rp. 450 ribu. Sementara untuk SMP diberikan bantuan sebesar Rp. 750 ribu dan SMA/SMK sebesar Rp. 1 juta.

“Pesan saya, uang ini harus dipergunakan untuk keperluan sekolah seperti membeli sepatu, seragam, tas sekolah serta keperluan yang menunjang kegiatan di sekolah. Jangan sampai digunakan untuk membeli pulsa atau hal yang lainnya. Jika saya tahu, akan saya ambil kembali,” tegasnya.

Di Lamongan, Jokowi menyerahkan 5.750 sertifikat tanah, dengan penyerahan secara simbolis dilaksanakan di alun-alun. Jumlah tersebut diserahkan kepada masyarakat di lima kabupaten, dengan rincian 1.500 sertifikat masyarakat Kabupaten Lamongan, 1.500 sertifikat masyarakat Kabupaten Bojonegoro, 1.500 sertifikat masyarakat Kabupaten Gresik, 750 sertifikat masyarakat Kabupaten Tuban dan 500 sertifikat masyarakat Kabupaten Sidoarjo.

Jokowi menjelaskan, bahwa kepemilikan sertifikat tersebut dinilai sangat penting. Selain untuk menghindari sengketa tanah yang banyak terjadi di daerah, juga sebagai bukti hak hukum atas tanah. “Jika masyarakat sudah pegang sertifikat, akan aman dan terbebas dari sengketa tanah. Kalau belum pegang memang bisa terjadi sengketa,” tuturnya.

Jokowi juga berpesan kepada masyarakat yang telah menerima sertifikat agar berhati-hati bila menggunakannya untuk jaminan di bank. Presiden berharap masyarakat dapat menggunakan sertifikat itu dengan sebaik-baiknya dan telah melalui perhitungan yang matang. (ita)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

PWI dan IJTI Nganjuk Tolak Istilah ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi

25/07/2026 - 19:51 WIB

PWI se-Madura Tolak Labeling ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi

25/07/2026 - 19:44 WIB

Perda Hunian Layak Surabaya Berlaku, Pemilik Kos Wajib Lapor Penghuni Baru Maksimal 7 Hari

25/07/2026 - 18:43 WIB

Penertiban Bangunan Liar Medokan Asri Timur, Pemkot Surabaya Selamatkan Aset Daerah

25/07/2026 - 18:16 WIB

Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional

24/07/2026 - 23:51 WIB

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Comments are closed.

PWI dan IJTI Nganjuk Tolak Istilah ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi

25/07/2026 - 19:51 WIB

PWI se-Madura Tolak Labeling ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi

25/07/2026 - 19:44 WIB

Perda Hunian Layak Surabaya Berlaku, Pemilik Kos Wajib Lapor Penghuni Baru Maksimal 7 Hari

25/07/2026 - 18:43 WIB

Shine Harmony Choir Raih Apresiasi Plt Gubernur Emil Dardak atas Prestasi Internasional

25/07/2026 - 18:28 WIB

Penertiban Bangunan Liar Medokan Asri Timur, Pemkot Surabaya Selamatkan Aset Daerah

25/07/2026 - 18:16 WIB

Festival Riset dan Inovasi Semarakkan HUT Ke-3 Kebun Raya Mangrove Surabaya

25/07/2026 - 17:58 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.