Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»EKONOMI BISNIS»Jokowi Harap Ada Korporasi Rakyat

Jokowi Harap Ada Korporasi Rakyat

EKONOMI BISNIS redaksi25/09/2017 - 10:00 WIB

Presiden Joko Widodo mengemukakan, kalkulasi hitung-hitungan ekonomi, beternak kambing atau sapi untungnya gede juga. Ia menunjuk dirinya sendiri, sepuluh bulan yang lalu membeli 5 ekor kambing, terdiri atas 3 betina dan 2 jantan. Setelah 10 bulan, sekarang menjadi 11 kambing, artinya beranaknya 6.

“Ya ini domba saya kira lumayan gemuk dan tidak kurus-kurus amat kaya saya. Yang ini baru lahir 2 bulan yang lalu, ya 2 bulan yang lalu. Saya kira juga cukup lumayan gemuk,” kata Presiden Jokowi menunjuk kambing miliknya saat menghadiri Jambore Peternakan Nasional Tahun 2017 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur, Minggu (24/9) siang.

Presiden mempersilakan kalau mau mengritik domba miliknya. “Enggak apa apa. Pak kurang gemuk, cara gemukkannya seperti ini, enggak apa-apa. Enggak masalah. Silakan. Tapi kalau saya lihat ya cukup bersih, gemuk juga tidak tapi kurus juga tidak, terpelihara lah ya,” ujarnya.

Pemerintah, lanjut Presiden, masih terus melihat bagaimana membangun sebuah industri peternakan yang betul-betul seperti sebuah korporasi besar yang jumlahnya banyak tapi yang memiliki adalah rakyat, yang memiliki adalah peternak-peternak yang bergabung, terkonsolidasi dalam sebuah organisasi. “Entah bentuk PT, dalam bentuk koperasi, entah dalam bentuk gabungan peternakan dalam jumlah yang banyak,” tuturnya.

Dengan demikian, sambung Presiden, hitung-hitungan dari sisi bisnis, dari sisi ekonomi itu betul-betul menguntungkan dan memberikan manfaat yang tinggi kepada masyarakat semuanya.

Punya Mobil
Dalam kesempatan itu, Jokowi mengundang Sugiharto, seorang peternak asal Purworejo yang memiliki 206 ekor kambing. Padahal awalnya hanya memiliki 6 ekor kambing.

Pak Sugiharto, sekarang sudah berapa tahun menjadi 206 itu? “10 tahun,” jawab Sugiharto.

206 itu kalau kambing berapa sih 1 sekarang? 1 kambing berapa kira-kira? 1 juta, kita hitung saja 1 juta. 1 juta berarti sudah 200 juta, sudah jutawan, gede banget, cepet bangt. Memang usahanya hanya kambing saja atau ada usaha yang lain?

“Dulu bekerja, keluar, sekarang beternak kambing,” jelas Sugiharto.

“Itu, berarti yang pekerja-pekerja itu keluar jadi peternak lebih enak ya? Benar? Dulu enggak punya mobil, jadi peternak jadi punya mobil. Ya jelas, kambingnya 200, punya mobil ya kebangetan,” tutur Jokowi seraya mengatakan, punya kambing 200 sampai enggak punya mobil ya kebangeten.

Sebelumnya Menteri Pertanian Amran Sulaiman dalam laporannya mengatakan, Jambore Peternakan Nasional 2017 ini diikuti sekitar 1.200 peternak dan stakeholder. Acara ini dimeriahkan dengan makan bersama 107 kambing guling dan memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI).

Rangkaian kegiatan Jambore telah dilaksanakan dari tanggal 22 September, diisi dengan kontes dan seni ketangkasan domba Garut, kontes kambing Kaligesing, pameran ternak oleh peternak sapi, ayam lokal, itik, dan kelinci.

Menurut Menteri Pertanian, pihaknya mencoba mengubah mindset, dari swasembada pangan menjadi swasembada protein. “Karena protein bisa dari domba, bisa dari kambing dan seterusnya yang selama ini hanya dikenal swasembada daging sapi,” ujarnya.

Selain Menteri Pertanian Amran Sulaiman, acara tersebut juga dihadiri oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Kepala Staf Presiden Teten Masduki, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, dan Gubernur BI Agus Martowardojo. (sak)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.