Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Jokowi: Membangun Desa Artinya Membangun Indonesia

Jokowi: Membangun Desa Artinya Membangun Indonesia

KOMUNITAS redaksi12/04/2019 - 16:00 WIB

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa desa itu selalu berada dalam pikiran dan hatinya.

“Bukan karena saya berasal dari desa, bukan itu saja, tetapi menurut saya, membangun desa artinya membangun Indonesia,” ujar Presiden saat menghadiri acara Silaturahmi Nasional Pemerintah Desa se-Indonesia di Stadion Tenis Indoor, Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Rabu (10/4) sore.

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa Indonesia memiliki 74.900 desa. “Sebuah jumlah yang tidak sedikit. Dan Bapak/Ibu sekalian adalah presidennya desa. Ya desa ini seperti republik kecil, seperti negara kecil. Jadi Bapak/Ibu semuanya adalah seperti presiden tapi di desa,” ujarnya.

Seorang kepala desa, menurut Presiden, mengurusi semua hal seperti kelahiran anak, warga meninggal, dan jam kerjanya 24 jam.

“Jadi kalau pemerintah sejak 2015 kemarin mengucurkan dana desa 20 triliun, 2016 47 triliun, 2017 60 triliun, 2018 60 triliun. Dan tahun ini, 2019, 70 trilun itu sudah betul dan memang wajib,” jelas Presiden seraya memastikan ke depan akan naik terus anggaran dana desa.

Penggunaan dana desa, menurut Presiden, harus betul-betul diarahkan tepat sasaran. “Kalau di desa itu misalnya infrastrukturnya jelek ya bangun infrastruktur jalan, jembatan. Hal yang kecil-kecil itu bisa menyusahkan warga kita,” tuturnya.

Saat kunjungan, Presiden mengaku sangat memperhatikan jalan maupun jembatan kecil di desa yang meskipun kelihatan sepele, tapi itu vital dan sangat penting bagi mobilitas orang, barang, dan logistik yang ada di situ.

Menurut Presiden, kunci kemajuan desa itu ada dua, pertama, kepemimpinan yang menguasai tata kelola pemerintahan maju dan inovatif. “Yang kedua, betul-betul kita perhatikan masalah peningkatan kualitas sumber daya manusia, kualitas SDM,” tutur Presiden ke-7 Republik Indonesia.

Produk Lokal
Ke depan, menurut Presiden, kalau dalam 4 tahun kemarin konsentrasi kepada infrastruktur desa, selanjutnya mulai sedikit digeser ke hal-hal yang berkaitan dengan ekonomi dan inovasi.

“Kalau ada produk-produk di desa, produk-produk lokal yang memiliki keunggulan, nah di situlah mulai diberikan suntikan agar menjadi sebuah produk yang memiliki kualitas, memiliki daya saing sehingga bisa dijual masuk ke kota masuk, ke tingkat nasional,” ujar Presiden.

Cara untuk menjualnya, sambung Presiden, dorong agar packaging-nya, kemasannya baik, diberi label yang baik, diberi merek yang baik, ada brand yang baik, angkat menjadi produk nasional lewat online, dengan marketplace.

Kalau sudah dikenalkan ke tingkat nasional dan membawa global marketplace, menurut Presiden, itu mudah sekali.

“Yang paling penting mengangkat dulu dari desa, masuk ke marketplace tingkat nasional, kemudian akan dibawa lagi ditarik ke global marketplace. Ini yang ke depan itu mulai dipikirkan ke arah itu,” ujar Kepala Negara.

Pada kesempatan itu, Presiden menyampaikan bahwa produk di desa banyak sekali dan memiliki keunggulan, tetapi belum bisa diangkat karena urusan kecil-kecil tadi.

“Kemasannya kurang baik, mereknya belum diberi label nama yang baik, desain kemasan yang masih belum baik. Hal-hal kecil seperti itu, bukan barangnya,” jelas Presiden.

Turut hadir mendampingi Presiden dalam acara ini Menko Polhukam Wiranto, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, dan Menteri Desa PDTT Eko Sandjojo. (sak)

Desa Jokowi
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.