Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»PEMERINTAHAN»Jokowi Soal ASN yang Akan Wirausaha

Jokowi Soal ASN yang Akan Wirausaha

PEMERINTAHAN redaksi19/01/2019 - 12:30 WIB

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku dirinya mendengar banyak Aparatur Sipil Negara (ASN) yang merasa khawatir saat memasuki masa pensiun, meskipun sebenarnya tunjangan-tunjangan yang diberikan pemerintah lebih dari cukup sepanjang penggunaannya tidak konsumtif.

“Asal bisa menabung, bisa mengelola keuangan dengan baik,” kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada peluncuran program Wirausaha ASN dan Pensiunan: Sejahtera di Purnatugas, yang digelar di Sentul Internasional Convention Center, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Rabu (16/1) siang.

Oleh sebab itu, Presiden berpesan agar hati-hati dan cermat dalam mengelola uang tunjangan hari tua. Apabila pengelolaan keuangan ini benar, betul, Presiden meyakini akan memberikan sebuah nilai tambah kesejahteraan.

Kepada ASN yang akan memasuki masa pensiun dan pensiunan yang ingin terjun ke dunia usaha dengan berwirausaha, Presiden Jokowi meminta agar diberikan pendampingan sebelum mereka terjun untuk berwirausaha.

Lebih lanjut, Presiden juga menyampaikan sejumlah saran bagi para ASN yang akan memasuki masa pensiun atau para pensiun yang akan terjun untuk berwirausaha.

Yang pertama, menurut Presiden, memulai usaha, memulai bisnis itu tidak mudah. Oleh sebab itu, ia menyarankan agar memilih usaha-usaha yang dekat dengan keseharian di saat tugas.

Misalnya, sambung Presiden, pensiunan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, kan dekat dengan ikan, bisnisnya jangan jauh-jauh dari situ karena ilmunya sudah diketahui, kesehariannya bergelut di situ.

“Sehingga untuk memulai itu lebih mudah dibanding misalnya bekerja dulu di Kementerian Kelautan dan Perikanan bisnisnya pertanian. Nah ini laut sama pertanian jauh. Hati-hati,” tutur Presiden.

Kedua, ambil usaha-usaha yang risikonya kecil, misalnya barang-barang yang tidak cepat busuk atau basi. Kemudian ambil bisnis yang kalau tidak laku tapi nilainya tetap tambah. Misalnya, yang resikonya tidak gede mendirikan kos-kosan.

“Mendirikan kos-kosan ini income-nya ada, jelas setiap bulan atau setiap tahun tetapi nilai tambah dari bangunan itu setiap tahun itu pasti naik,” kata Jokowi.

“Nanti kalau misalnya ini, misalnya saya masih ada tabungan, rumah juga masih, kos-kosan yang dulu kita beli katakanlah harga Rp 500 juta, setiap tahun pasti nambah terus. Sekarang misalnya ini sudah Rp 2 miliar mau dilepas tidak apa-apa. Dilepas dapat Rp 2 miliar, bangun lagi 2 atau 3 lagi,” imbuhnya.

Cari Partner
Kalau ragu-ragu memulai, Presiden menyarankan untuk mencari partner yang sudah berproduksi tapi yang karakternya sama dan karakternya baik, yang diketahui betul karakternya.

“Usaha itu bagus kalau kita memang memiliki partner yang pas, itu berkembangnya cepat sambil kita belajar mengelola sebuah bisnis, sebuah usaha,” terang Presiden seraya menunjuk contoh misalnya pabriknya ketika diminta dikelola oleh anak-anaknya tidak mau.

Tetapi, sambung Presiden, justru anaknya memilih membuka usaha sendiri yang merupakan sebuah kolaborasi.

“Anak saya ini enggak pernah pengalaman di bidang makanan, apalagi di bidang martabak, membeli saja juga enggak pernah tahu-tahu kok jualan martabak. Saya melihat, ini apa sih ternyata punya partner. Berjualan martabaklah, gandengan. Bagi untung seperti apa ya perjanjian saja,” sambung Presiden.

Jadi, lanjut Presiden, kalau mau memulai sebuah usaha tapi ragu itu cari partner yang betul-betul harus dipastikan bahwa cocok bener. Kepala Negara mengingatkan jangan baru setahun dua tahun sudah berantem, nanti larinya ke pengadilan, larinya ke wilayah hukum.

Kepala Negara juga mengingatkan, bahwa sebenarnya pasar di negara Indonesia ini pasar yang sangat besar, 260 juta penduduk adalah sebuah pasar yang sangat besar, dan beberapa produk-produk di Indonesia ini masih diisi oleh produk dari luar.

“Saya mengajak marilah kita ganti dengan produk-produk kita sendiri. Setuju enggak Ibu-ibu, Bapak-bapak? Kita isi dengan produk-produk kita sendiri,” tutur Kepala Negara. (sak)

ASN Jokowi Wirausaha
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.