Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Jokowi: Tahun Depan Ada KIP untuk Kuliah

Jokowi: Tahun Depan Ada KIP untuk Kuliah

KOMUNITAS redaksi07/03/2019 - 12:30 WIB

Setelah mengeluarkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) untuk siswa SD, SMP, hingga SMA/SMK, pemerintah berencana akan mengeluarkan KIP untuk membantu membiayai mereka yang berkuliah di perguruan tinggi.

“Ini penting KIP kuliah agar anak-anak kita terjamin bisa berprestasi di SD, SMP, SMA, SMK, tetapi juga bisa naik untuk juga bisa kuliah,” kata Presiden Jokowi saat menghadiri acara Sosialisasi Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Gelanggang Olahraga (GOR) Bulungan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (6/3) sore.

Menurut Presiden, KIP kuliah yang merupakan kelanjutan dari KIP yang diberikan untuk SD, SMP, SMA/SMK itu akan dikeluarkan pemerintah tahun depan.

Sementara itu terkait PKH, Jokowi menyampaikan jika tahun lalu anggaran Rp 1.890.000 per penerima, tahun ini meningkat drastis karena anggaran yang sebelumnya seluruh Indonesia Rp 19 triliun semuanya, tahun ini jadi Rp 34 triliun.

“Yang dulunya dapat Rp 1.890.000 sekarang ada yang dapat dapat Rp 2,7 juta, ada yang Rp 4 juta lebih,” ungkap Presiden Jokowi.

Setelah Januari lalu dicairkan tahap pertama, sambung Presiden, nanti bulan April akan dilakukan pencairan tahap kedua PKH.

Presiden berpesan, agar penggunan PKH yang sudah dicairkan jangan segera dihabiskan. Ia minta agar direm penggunaan anggaran PKH, dan penggunaannya hendaknya yang tepat sasaran.

“Digunakan untuk seragam sekolah boleh. Dipakai untuk beli sepatu dan tas sekolah boleh. Dipakai untuk beli telur boleh. Dipakai untuk beli ikan boleh. (Boleh). Untuk gizi anak boleh. Dipakai untuk beli pulsa boleh? (Tidak),” tutur Jokowi.

Yang namanya PKH itu, tegas Kepala Negara, itu penting sekali untuk memberikan tambahan gizi bagi agar anak-anak sehat dan cerdas, karena mereka memiliki masa depan yang harus disiapkan lewat PKH.

Kepala Negara mengingatkan, gizi anak penting untuk kesehatan, untuk kepandaian, kepintaran anak-anak ke depan. “Kita harus menyadari itu. Negara ini butuh anak anak-anak yang pinter, anak-anak yang sehat dalam rangka kompetisi dengan negara-negara lain,” ujarnya.

Untuk itu, Kepala Negara meminta penerima PKH agar menggunakan anggaran yang ada betul-betul untuk kepentingan keluarga, tambahan gizi, dam pendidikan anak-anak.

“Kita ingin ke depan anak-anak kita ini pintar semuanya, bisa berkompetisi dengan negara-negara lain, sehat-sehat semuanya, pintar-pintar semuanya sehingga memang harus disiapkan mulai dari sekarang,” ucap Jokowi seraya menambahkan, anak yang gizinya baik pasti nanti gedenya juga sehat, anak yang gizinya baik kebanyakan juga ininya juga pintar dan cerdas.

Mendampingi Jokowi dalam kesempatan itu antara lain Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (sak)

Jokowi Kartu Indonesia :Pintar KIP KIP Kuliah
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.