Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»TEKNOLOGI»Jonan Dukung Pembangunan Mobil Listrik

Jonan Dukung Pembangunan Mobil Listrik

TEKNOLOGI redaksi22/07/2017 - 11:00 WIB

Pemerintah mendorong penggunaan energy bersih diberbagai sektor. Di sektor transportasi, pemerintah telah melakukan diversifikasi bahan bakar minyak ke bahan bakar gas telah dilakukan pemerintah. Pemerintah juga mendorong penggunaan mobil listrik sebagai bagian dari pemanfaatan energy bersih di sektor transportasi dengan memanfaatkan listrik sebagai bahan bakar.

Pemanfaatan energi listrik sebagai bahan bakar telah mendapat dukungan dari Bapak Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo untuk itu pemerintah segera akan mengeluarkan regulasi pendukungnya.

“Mungkin pakai peraturan Presiden, sudah ada instruksi tertulis dari Presiden bahwa pemerintah akan mendukung pengembangan mobil listrik dan Ibu Menteri Keuangan juga beberapa kali berdiskusi dengan saya bagaimana kita menunjang lingkungan yang lebih hijau atau lebih bersih,” ujar Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral, Ignasius Jonan usai memberikan keynote speech di acara Powering Indonesia 2017.

Jonan menyatakan, draft regulasi tersebut saat ini sedang dibahas oleh tim lintas Kementerian yang beranggotakan, Kementerian Keuangan, Kementerian Perindustrian dan Kementerian ESDM.

“Karena ini Peraturan Presiden atau sekurangannya Peraturan Pemerintah (PP) kita nyusun dulu, kira-kira sudah hampir final kami nanti konsultasikan kepada Bapak Presiden. Tahun ini regulasinya selesai,” ujar Jonan.

Jonan menyatakan, salah satu dukungan yang diberikan Pemerintah untuk pengembangan mobil listrik adalah dalam masalah perpajakan.

“Pemerintah memberikan macam-macam insentif salah satunya dalam masalah perpajakan. Menteri mencontohkan, mobil listrik Tesla seri yang paling besar kalau anda lihat dibanyak tempat di Hongkong, itu kalau masuk Indonesia dengan kebijakan fiskalnya perpajakannya sama seperti saat ini itu mungkin harganya sekitar Rp 2 milyar, ya engga ada yang beli, nah ini coba kita bahas bagaimana”.

Lebih lanjut Jonan menjelaskan, penggunaan mobil listrik akan mengurangi dampak buruk pada lingkungan. Daripada bakar solar, gasoline atau gasoil lebih baik menggunakan listrik.

Sehingga polusinya juga berkurang. ini bukan proyek mobil listrik, ini adalah kita bagaimana negara ini juga menerima mobil listrik sehingga untuk mengurangi carbon emission.

“Sesuai komitmen kita yang bertekad untuk mewujudkan bauran energy 23% menggunakan energy terbarukan dan dari sektor transportasi kontribusinya cukup besar,” katanya.

“Ini kebijakan mobil listriknya dulu, kalau akan dibangunnya di luar atau di dalam negeri itu urusan Menteri Perindustrian, tapi kalau saya sangat mendukung pembangunan mobil listrik dalam negeri,” jelas Jonan.

Kebijakan mobil listrik ini mirip dengan kebijakan penggunaan bahan bakar gas disektor transportasi. Jika kebijakan ini dilaksanakan Menteri ESDM menyakini, impor LPG dan BBM akan turun dan ini menurut Jonan adalah yang terpenting. (sak)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

ITS Kembangkan Bensin Sawit Ramah Lingkungan, Efisien dan Berpotensi Kurangi Ketergantungan BBM Impor

07/04/2026 - 21:11 WIB

Mahasiswa ITS Ciptakan Rompi Pintar SAFE, Tingkatkan Keselamatan Lansia Berbasis IoT dan Deep Learning

13/12/2025 - 00:24 WIB

Balapan Gokart Listrik di Sirkuit ITS

25/11/2025 - 13:00 WIB

ITS Sukses Mendominasi Gemastik 2025

05/11/2025 - 15:00 WIB

ITS Kembangkan Paving Anti-banjir

04/11/2025 - 12:00 WIB

Jam Tangan Daur Ulang Mahasiswa ITS

18/10/2025 - 13:00 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.