JRP Indonesia Mampu Bangkit dan Besar
PERISTIWA PROFIL

JRP Indonesia Mampu Bangkit dan Besar

Lika-liku John Robert Powers (JRP) yang dinahkodai Indra Josepha (Komisaris JRP Indonesia) dan Indayati Oetomo (Komisaris & International Director JRP Indonesia) sangat panjang.

Jatuh bangun dalam mengembangkan sekolah kepribadian itu juga sudah dirasakan, bak makan asam garam dalam perjalanan kariernya. Kini JRP sudah kuat dan siap mengembangkan unit-unit bisnisnya.

Mengenang perjalanannya, Indayati Oetomo dalam gelaran buka puasa bersama dengan awak media, Selasa (21/5), menganalogikan kisah dirinya dengan kisah perjalanan Nabi Musa saat di Mesir yang mengalami kesusahan dan menderita.

Dengan perjuangan dan segala upayanya, Nabi Musa akhirnya bisa keluar dari Mesir dan menjauh dari segala kesusahannya.

“Nah perjalanan saya sama seperti itu. Perjalanan awal saya sampai tahun ke-18 itu seperti layaknya saya itu berada di Mesir.

Dimana saya bekerja dengan saham 20 persen bersama teman-teman yang tentunya banyak gesekan dan konflik-konflik. Tapi saya tetap menatap ke depan karena saya tahu bahwa suatu saat Tuhan akan membawa saya seperti Nabi Musa keluar dari tanah Mesir,” beber Indayati Oetomo.

“Artinya, di sini saya mau sharing bahwa selama saya berkarier dan sampai detik ini saya tak pernah berdoa untuk bisa mengambil alih hak yang bukan punya saya, tak pernah berdoa untuk bisa ambil alih perusahaan di Jakarta.

Tahun 1992-2010 itu 18 tahun, itu bukan waktu yang mudah untuk orang tetap konsisten berjalan terus dengan segala sesuatunya,” imbuhnya.

Akhirnya pada 2010, Indayati Oetomo bersyukur atas bantuan Tuhan berhasil mengambil alih seluruh perusahaan JRP Indonesia tanpa dana sepeserpun. Dengan bermodalkan dana pinjaman dari bank itulah, dia mampu bangkit membangun JRP Indonesia hingga saat ini.

Sementara saat kondisi susah itu pula (tanpa kesabaran dan keikhlasan) yang menyebabkan JRP harus jalan di padang belantara cukup lama. Seandainya saat itu, satu tim JRP Indonesia kompak, sehati dan sepikiran kepada Tuhan (pasrah menjalani usahanya).

Maka tak perlu menunggu sembilan tahun menyelesaikan persoalan, cukup dengan empat tahun segala persoalannya sudah beres.

“Selama ini saya tahu, dibukakan kebesaran Tuhan itu seperti apa? Saya bisa melihat sepenjang perjalanan JRP. Kita tak besar banget, tapi amit-amit kita gak sampai ndelosor, selalu dalam pemeliharaan Tuhan. Saya selalu berdoa jika ingin menjalankan sesuatu, dan selalu dikabulkan Tuhan, dicukupkan Tuhan pada waktunya,” tambah Indayati.

Dia juga menjelaskan, sejak membeli JRP pada 2010, kas perusahaan ini habis tak tersisa untuk operasional karena harus berbagi deviden dengan para partner kerjanya.

Namun dalam kurun waktu sembilan tahun (sampai 2019), Indayati pun bisa menikmati hasilnya setelah dia membangkitkan perusahaan itu dengan cara harus pinjam di bank dan selalu harus top-up.

“Saya sempat tak bisa membayar uang sewa tiga gedung di Jakarta, tapi semua bisa saya hadapi. Bahkan dengan cara menjalankan perusahaan ini, anak saya bisa belajar tentang restructure finance, karena siapapun membangun usaha itu pasti dengan utang,” aku dia.

Klimaknya, dari perjalanan JRP Indonesia ini, pada Oktober 2018, tiba-tiba direktur gedung ASTRA 63 lantai menawarkan kepada Indayati untuk menyewa salah satu ruang di gedung itu.

“Hal ini jika bukan karena Tuhan, JRP Indonesia tak bisa seperti ini. Ini gedung kelas premium dan lebih murah yang ditawarkan kepada saya daripada sewa gedung JPR di Kuningan Jakarta. JRP banyak diberi kemudahan, ini menunjukan jika kami bangkit. Ini semua karena Tuhan yang selalu membantu saat kami membutuhkan. Sejak 23 April 2019, JRP Indonesia menempati gedung yang sangat prestige di Jakarta,” kata dia.

Dengan ceritanya itu, Indayati Oetomo mengajak semua pihak untuk tidak berburuk sangka kepada Tuhan. Harus selalu berjalan tak menoleh kebelakang, tak nggrundel, tak ngomel, namun yang namanya cobaan pasti ada.

Namun cobaan yang diberikan Tuhan kepada kita, tak mungkin diberikan diluar kemampuan kita untuk menyelesaikannya.

“Selalulah dekat dengan Tuhan, mintalah kepada Tuhan, Tuhan pasti tahu apa mintanya kita, pasti kita akan diberikan sesuai kebutuhan kita. Kini JRP akan melakukan diversifikasi usaha bidang lain, bisa di bidang café, kuliner dan fashion dengan brand John Robert Powers,” tandas Indayati Oetomo. (ita)