Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PROFIL»Ahmed: Bersyukurlah jadi Warga Indonesia

Ahmed: Bersyukurlah jadi Warga Indonesia

PROFIL redaksi21/08/2017 - 16:00 WIB

Kemerdekaan yang dirasakan oleh rakyat Indonesia sejak tahun 1945, tak sepenuhnya bisa dinikmati oleh warga-warga yang berada di belahan bumi lain. Itulah yang diungkapkan oleh mahasiswa S-3 Ilmu-Ilmu Sosial asal Palestina, Ahmed Muhammad Omar Al-Madani.

Ahmed, sapaan akrabnya, tumbuh di tengah-tengah konflik yang tak kunjung selesai. Ketika ditanya mengenai negara, ia sempat merenung membayangkan peristiwa yang kini terjadi di negaranya.

“Kamu harus bersyukur menjadi warga Indonesia yang baik- baik saja dan rukun di mana-mana,” ungkapnya seperti dieilis PIH Unair.

Ahmed beranggapan, negara yang merdeka adalah negara makmur yang mampu menjamin masa depan dan anak cucu nanti. Indonesia bisa dikatakan sudah menjadi negara merdeka karena Indonesia tidak sedang terjajah bangsa lain, perekonomiannya stabil dan juga memiliki sumber daya manusia yang berkualitas demi membentuk masa depan generasi baru.

“Aku belum pernah merasakan kemerdekaan karena selama aku di Gaza aku masih dijajah, di bawah tekanan akan peperangan. Sungguh sangat sedih,” ujarnya. Raut wajahnya tak bisa berbohong. Ia merasa sedih memikirkan keluarganya yang masih bernaung di zona perang.

Selama hampir empat tahun tinggal di Indonesia Ahmed sangat senang dengan kemeriahan perayaan Hari Kemerdekaan. Semua pernak-pernik bernuansa merah dan putih serupa warna bendera Indonesia.

“Di sini seru banget ya! Semua orang tumpah ruah. Ada banyak lomba-lomba yang diikuti dari anak kecil sampai dewasa. Begitu semarak. Semuanya serba merah putih. Sungguh sangat menarik,” imbuh lelaki kelahiran tahun 1981.

Lelaki bertubuh jangkung ini berharap, rakyat Indonesia tetap menjaga keharmonisan agar bangsa ini tetap jadi panutan bangsa lain. Menurutnya, bangsa Indonesia sudah terkenal dengan keberagaman dan toleransi.

“Saya ingin Indonesia sebagai tempat yang nyaman untuk hidup, Indonesia harus menjadi bangsa yang lebih kuat karena orang-orang Indonesia sangat berani sehingga mereka mendapat kemerdekaannya. Jangan sampai masalah kecil saja bisa menghancurkan kerukunan bangsa ini. Indonesia itu hebat,” ujarnya.

Ia juga tak lupa mengucapkan kepada pemerintah Indonesia karena telah memberi kesempatan bagi anak-anak muda Palestina seperti dirinya untuk mendapatkan ilmu yang layak di Indonesia. (ist)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Vokasi Jadi Pilihan Utama, Siswi Asal Surabaya Pilih Kuliah Berbasis Praktik demi Kesiapan Kerja

28/06/2026 - 18:26 WIB

Kisah Haru Ibu Anis, Dampingi Anak Sakit Demi Wujudkan Mimpi Masuk Psikologi UNAIR

27/06/2026 - 18:56 WIB

Khofifah Raih Penghargaan Nasional CSR Desa Berkelanjutan 2026, Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Bangun Desa Mandiri

25/04/2026 - 10:10 WIB

Formula 1 Resmi Kembali ke Istanbul Park Mulai 2027, Kontrak Lima Tahun Perkuat Ekspansi Global

24/04/2026 - 20:23 WIB

Dedikasi Amelia Febriani, Alumni UNAIR yang Bersinar di Kancah Global Lewat Inovasi Pendidikan Berbasis Empati

08/04/2026 - 21:16 WIB

Perjalanan Inspiratif Alumni FK Unair di Gaza

06/11/2025 - 13:00 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.