Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • D-8 Youth Dialogue UNAIR Soroti Ketahanan Energi, Peran Anak Muda Dinilai Penting dalam Mendorong Inovasi
  • Dishub Surabaya Tempuh Proses Hukum Usai Dugaan Pencurian Rambu Parkir di Satpas Colombo Viral
  • RICH Pakal Jadi Ruang Belajar Bahasa Inggris Gratis, Ratusan Anak Antusias Ikut Kelas
  • Chelsea Rilis Jersey Kandang 2026-2027 dengan Strategi Peluncuran Unik
  • Cross Musea Pertiwi 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan AI dan Wayang
  • ITS Perluas Kerja Sama Global dengan HSE Rusia, Fokus Sains dan Teknologi
  • Khofifah Tinjau SPMB 2026 di Surabaya, Antrean Lebih Tertib dan Layanan Meningkat
  • Khofifah Sambut Jemaah Haji Kloter I, Apresiasi Layanan Imigrasi Digital
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»Kekuatan Besar dalam Bingkai Persatuan

Kekuatan Besar dalam Bingkai Persatuan

PERISTIWA redaksi24/05/2023 - 14:00 WIB

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menggelar silaturahmi dan halal bihalal dengan forum pembauran Kota Surabaya, tokoh suku, adat dan ras di Kota Surabaya, Senin (22/05). Acara yang digelar di Graha Sawunggaling itu dihadiri berbagai suku dan etnis yang hidup rukun di Kota Pahlawan.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Eri mengatakan bahwa Surabaya itu menjadi luar biasa seperti sekarang ini, menjadi kota yang guyub rukun seperti sekarang ini karena kehadiran berbagai macam suku dan etnis yang selalu bisa menjaga rasa persatuan dan kesatuan serta NKRI harga mati.

Makanya, di Surabaya saat ini bisa merasakan kehidupan yang tidak tidak ada bedanya antara suku yang satu dengan suku yang lainnya. “Semuanya menjadi kekuatan besar dalam bingkai persatuan dan kesatuan serta NKRI harga mati,” kata Wali Kota Eri kepada seluruh tokoh suku dan etnis yang hadir dalam acara tersebut.

Oleh karena itu, Eri berharap betul kepada para tokoh-tokoh itu untuk selalu menjaga rasa persatuan dan kesatuan di Kota Pahlawan ini. Sebab, bagi dia tidak akan ada sebuah kota yang maju ketika kota tersebut hanya mengutamakan satu suku dan etnis.

“Sebuah kota itu akan menjadi kota humanis, kota yang toleran dan kota yang membahagiakan seluruh warganya ketika terdiri dari berbagai macam suku dan etnis dan menjadi kekuatan besar dalam bingkat persatuan,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, ia berkali-kali meminta untuk selalu menjaga persatuan dan kesatuan di Surabaya ini hingga akhir hayatnya. Bahkan, ia juga meminta faham-faham radikalisme tidak boleh muncul di Kota Surabaya.

“Saya berharap kita semua memiliki kekuatan lahiriyah dan batiniah sehingga bisa menolak faham radikalisme itu. Kalau ada ormas yang dilarang oleh pemerintah, wajib hukumnya buat kita untuk juga melarang berdiri di Kota Surabaya, sehingga persatuan tetap bisa kita tegakkan dan rasa persaudaraan antar suku tetap kita jaga, karena itulah indahnya Kota Surabaya,” ujarnya.

Selain itu, Wali Kota Eri juga menegaskan bahwa pertemuan halal bihalal itu hanya untuk memperkuat tali silaturahmi. Ketika berbicara halal bihalal, maka sudah sepantasnya harus saling memaafkan, sehingga hati menjadi bersih. Makanya, ketika masih ada rasa marah atau kesal kepada saudara, hilangkan rasa marah dan kesal itu.

“Kalau kita sudah bisa menghilangkan rasa marah dan kesal itu, maka insyaallah rasa bahagia itu akan ada di dalam diri kita. Ketika sudah merasa bahagia, maka rasa persatuan akan menggelora di dalam tubuh dan hati kita. Nah, ketika persatuan itu muncul, maka akan merasakan cinta tanah air, menjaga Indonesia dan menjaga NKRI. Insyaallah itu akan selalu ada di dalam hati kita sampai akhir hayat, sehingga kita akan terus meneriakkan Surabaya NKRI harga mati,” pungkasnya. (ita)

Eri Cahyadi
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

D-8 Youth Dialogue UNAIR Soroti Ketahanan Energi, Peran Anak Muda Dinilai Penting dalam Mendorong Inovasi

03/06/2026 - 19:21 WIB

Dishub Surabaya Tempuh Proses Hukum Usai Dugaan Pencurian Rambu Parkir di Satpas Colombo Viral

03/06/2026 - 19:05 WIB

RICH Pakal Jadi Ruang Belajar Bahasa Inggris Gratis, Ratusan Anak Antusias Ikut Kelas

03/06/2026 - 18:57 WIB

Chelsea Rilis Jersey Kandang 2026-2027 dengan Strategi Peluncuran Unik

02/06/2026 - 22:55 WIB

Cross Musea Pertiwi 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan AI dan Wayang

02/06/2026 - 22:01 WIB

ITS Perluas Kerja Sama Global dengan HSE Rusia, Fokus Sains dan Teknologi

02/06/2026 - 21:50 WIB

Comments are closed.

D-8 Youth Dialogue UNAIR Soroti Ketahanan Energi, Peran Anak Muda Dinilai Penting dalam Mendorong Inovasi

03/06/2026 - 19:21 WIB

Dishub Surabaya Tempuh Proses Hukum Usai Dugaan Pencurian Rambu Parkir di Satpas Colombo Viral

03/06/2026 - 19:05 WIB

RICH Pakal Jadi Ruang Belajar Bahasa Inggris Gratis, Ratusan Anak Antusias Ikut Kelas

03/06/2026 - 18:57 WIB

Chelsea Rilis Jersey Kandang 2026-2027 dengan Strategi Peluncuran Unik

02/06/2026 - 22:55 WIB

Cross Musea Pertiwi 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan AI dan Wayang

02/06/2026 - 22:01 WIB

ITS Perluas Kerja Sama Global dengan HSE Rusia, Fokus Sains dan Teknologi

02/06/2026 - 21:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.