Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PROFIL»Kembalinya Senyum Sang Veteran

Kembalinya Senyum Sang Veteran

PROFIL redaksi17/11/2017 - 12:00 WIB

Peringatan Hari Pahlawan 10 November menjadi hari yang membahagiakan bagi Djatnika Yaya Suryana (76 tahun). Veteran perang asal Kampung Cihideung RT 02/01, Kp Sukamaju, Desa/ KecPasawahan Purwakarta ini menerima bantuan bedah rumah, PT Pupuk Indonesia lewat program Bedah Rumah Veteran (BRV) di DKI Jakarta dan Jawa Barat.

Veteran yang pernah ikut menumpas pemberontakan di Sulawesi, dan turut andil dalam operasi Trikora serta tergabung dengan pasukan UNTEA (PBB) ini tidak menyangka bila di tahun 2017 ini mendapat anugerah rumah panggung peninggalan orang tuanya dibedah dan diperbaiki.

Kakek 2 cucu ini merupakan satu dari 47 Veteran yang menerima bantuan bedah rumah, PT Pupuk Indonesia. Bedah rumah dilakukan berdasarkan survey kepada 47 orang rumah milik veteran yang didapati sebagian besar dari rumah tersebut memang tidak layak huni seperti memiliki lantai tanah, dinding bambu, fasilitas MCK yang kurang dan perlu segera diperbaiki.

Suryana menuturkan, selama menjadi tentara marinir zaman Presiden Soekarno dan Soeharto, penghasilannya sangat pas-pasan. Upahnya saat itu, hanya Rp 90 per bulannya. Upah tersebut, hanya cukup memenuhi kebutuhan anggota keluarganya. Yakni, seorang isteri dan empat orang anaknya.

Upah tersebut berangsung-angsur meningkat. Bahkan, saat pensiun di usia 48 tahun, uang pensiunnya sebagai veteran Rp 2,7 juta per bulan. Akan tetapi, upah tersebut lagi-lagi hanya bisa untuk menutupi kebutuhan dapurnya.

Suryana memiliki mimpi mempunyai rumah tempat tinggal yang layak huni di masa tuanya, namun, untuk merenovasi rumah panggung warisan orang tua, Suryana tak sanggup.

Karena itu, selama bertahun-tahun rumah tersebut dibiarkan seperti aslinya. Meskipun, lambat laun rayap terus-terusan menggerogoti kayu-kayu dan material lainnya. “Bukannya tak mau merenovasi rumah. Tapi, kemampuan kami terbatas,” ujarnya.

Berkat kesabaran dan keikhlasan Suryana, akhirnya angin segar itu datang. Pemerintah, melalui perusahaan BUMN mulai memerhatikan nasib para veteran pejuang. Para veteran yang masih tinggal di rumah tidak layak huni ini, mendapat bantuan. Rumah mereka dibangun menjadi rumah yang layak untuk ditinggali.

Untuk Kabupaten Purwakarta, ada tiga pensiunan vetaran yang mendapatkan bantuan perbaikan, termasuk Suryana. Bantuan ini, sontak saja membuatnya sangat bahagia. Bahkan, sampai meneteskan air mata tanda terharu yang bercampur bahagia.

Kini, rumah panggungnya sudah tak ada lagi. Telah berganti rumah permanen berukuran 7 x 5,5 meter. Rumah dengan cat dominasi warna hijau ini, memiliki dua kamar tidur, satu ruang tamu, ruang dapur dan kamar mandi di dalam. “Saat rumah panggung, kamar mandi kami di luar rumah. Kini, kami punya kamar mandi di dalam,” ujarnya.

Dengan rumah baru ini, Suryana bisa bernafas lega. Sebab, di usianya yang sudah senja, selain dirinya beserta isteri ada tiga jiwa lagi yang tinggal di rumah tersebut. Yaitu, anak, menantu dan seorang cucu.

Sehingga, ketika dirinya dipanggil pulang nanti, sudah tak ada rasa khawatir lagi. Mengingat, anak dan cucunya bisa bernaung di bawah atap rumah yang kokoh.

Menurut Suryana, rumah itu merupakan identitas. Dengan rumah yang bagus, diharapkan ke depan kehidupan keluarganya akan jauh lebih baik lagi. Tak hanya itu, bantuan untuk para veteran pejuang juga jangan sampai terhenti di program ini. Karena, para veteran juga ingin dianggap dan dihargai oleh negara.

“Terima kasih untuk pemerintah. Terima kasih untuk Pupuk Indonesia, yang sudah membantu kami para veteran,” ujarnya. (ist)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Vokasi Jadi Pilihan Utama, Siswi Asal Surabaya Pilih Kuliah Berbasis Praktik demi Kesiapan Kerja

28/06/2026 - 18:26 WIB

Kisah Haru Ibu Anis, Dampingi Anak Sakit Demi Wujudkan Mimpi Masuk Psikologi UNAIR

27/06/2026 - 18:56 WIB

Khofifah Raih Penghargaan Nasional CSR Desa Berkelanjutan 2026, Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Bangun Desa Mandiri

25/04/2026 - 10:10 WIB

Formula 1 Resmi Kembali ke Istanbul Park Mulai 2027, Kontrak Lima Tahun Perkuat Ekspansi Global

24/04/2026 - 20:23 WIB

Dedikasi Amelia Febriani, Alumni UNAIR yang Bersinar di Kancah Global Lewat Inovasi Pendidikan Berbasis Empati

08/04/2026 - 21:16 WIB

Perjalanan Inspiratif Alumni FK Unair di Gaza

06/11/2025 - 13:00 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.