Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Surabaya menegaskan bahwa Jurnalis Dewan Surabaya (JUDES) Indonesia harus tampil lebih tajam, solid, dan profesional dalam menjalankan fungsi jurnalistik pada tahun 2026 mendatang.
Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Refleksi Akhir Tahun 2025 JUDES Indonesia yang digelar di Villa Limas, Prigen, Kabupaten Pasuruan, Jumat (19/12/2025) malam. Kegiatan ini mengusung tema “Meneguhkan Sinergi dan Profesionalisme Pers” dan diikuti sekitar 35 peserta yang terdiri dari pengurus serta anggota JUDES Indonesia.
Ketua SMSI Surabaya yang akrab disapa Isa menyampaikan bahwa kegiatan refleksi akhir tahun bukan sekadar evaluasi kinerja, tetapi juga momentum merumuskan langkah strategis organisasi ke depan.
“Kegiatan ini bukan hanya membahas kinerja dan kesolidan teman-teman pokja wartawan Dewan Surabaya selama 2025, tetapi juga menjadi pijakan untuk menentukan langkah-langkah ke depan menuju 2026,” ujarnya.
Ia menilai kinerja wartawan yang tergabung dalam JUDES Indonesia sepanjang 2025 sudah cukup baik, terutama dalam mengangkat isu-isu strategis dan kritik terhadap pemerintah daerah serta wakil rakyat.
“Dari sisi pemberitaan sudah cukup baik, khususnya kritik terhadap pemerintah dan legislatif. Ke depan, ini perlu ditingkatkan agar lebih tajam, berimbang, dan berdampak. Jurnalis tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga menjalankan fungsi kontrol sosial,” tegas Isa.
Menurutnya, di tahun 2026 JUDES harus tetap tampil sederhana, namun dengan kinerja jurnalistik yang lebih kuat, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan publik.
Sementara itu, Ketua Panitia Refleksi Akhir Tahun 2025 JUDES Indonesia, Eko Widodo, menyebut kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan memperkuat solidaritas dan etika profesi di kalangan jurnalis.
“Kami berharap seluruh insan pers tetap saling menghormati, menjaga etika jurnalistik, dan menjunjung tinggi Undang-Undang Pers. Ke depan, refleksi seperti ini akan terus dilakukan dengan melibatkan seluruh mitra kerja,” jelasnya.
Kegiatan tersebut juga menghadirkan Ketua PWI Jawa Timur, Lutfil Hakim, yang memberikan arahan agar jurnalis JUDES di tahun 2026 tetap profesional, patuh terhadap aturan, serta mampu bekerja secara independen tanpa bersinggungan dengan persoalan hukum. (tas)

