Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PROFIL»Kisah Pekerja Mega Proyek Renovasi GBK

Kisah Pekerja Mega Proyek Renovasi GBK

PROFIL redaksi13/11/2017 - 14:00 WIB

Mega proyek renovasi hampir seluruh kawasan Gelora Bung Karno (GBK) senilai 2,9 triliun rupiah dilakukan dalam rangka pelaksanaan perhelatan akbar ASEAN Games 2018, merupakan kerja besar dan keterlibatan banyak pihak, antara lain Kementerian Sekretariat Negara dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Salah satu proyek yang sedang dalam proses pengerjaan adalah stadion renang/aquatic stadium. Stadion yang diklaim sebagai salah satu stadion renang terbesar dan terbaik di Asia ini ditargetkan selesai pada penghujung akhir tahun 2017.

Adalah Tukijo pria ramah berusia 49 tahun asal Wangon, Jawa Tengah yang terlibat dalam peran kecilnya sebagai salah seorang pekerja kasar pada megaproyek renovasi GBK. Saat

ditemui, Tukijo tengah asik memasang stiker pada bangku tribun penonton stadion renang bersama kedua rekan kerjanya. Diselingi canda tawa mereka tekun bekerja. Terhitung sudah 6 bulan Tukijo meninggalkan Wangon kota tempat tinggalnya beserta istri dan ketiga anaknya, dan terlibat dalam pengerjaan stadion.

“Saya kerja apa saja yang diperintahkan mandor, saya betah kerja di sini, “ kisah Tukijo (Kamis, 19/10) yang tetap tekun bekerja sambil menjawab pertanyaan penulis.

Tribun stadion renang diisi 7830 bangku dengan single seat sistem dan terdapat sebanyak 800 teleskopik kursi. Stadion renang ini dilengkapi atap panel surya guna penghematan penggunaan daya listrik.

Tukijo dan rekan-rekannya harus memasang satu persatu stiker nomor pada bangku tersebut dengan hati-hati dan sesuai urutan. Pekerjaan mereka selalu diawasi oleh mandor.

Tukijo banyak bercerita dengan logat dialek Banyumas khas daerahnya tentang jam kerja yang ditetapkan di kawasan GBK, antara lain mereka sudah harus mulai bekerja pukul 08.00 pagi hingga 16.00 dan jika lembur bisa sampai pukul 22.00 malam.

Meski demikian Tukijo terlihat menikmati pekerjaannya. Hanya sebulan sekali ia pulang ke Wangon bertemu anak istrinya, bahkan ia pun telah memiliki 2 orang cucu di kampung halamanmya.

Lain Tukijo, lain pula dengan Warno. Warno masih berusia muda yakni 29 tahun dan berasal dari kota yang sama yakni Wangon. Warno yang lulusan Sekolah Menengah Pertama ini terlihat gesit dan cekatan dibanding rekan-rekan lainnya.

Ia melompat dari barisan bangku depan dan belakang dengan cepat. Ia mampu menempel stiker ke lebih banyak bangku sekaligus. Metode kerjanya rapi dan terarah. Dan mengerjakan pemasangan stiker dengan terampil.

Warno tak banyak bicara, ia hanya sesekali melempar senyum ke rekannya lalu kembali asik bekerja. Para pekerja ini menggunakan lap kering untuk membersihkan bangku dan menekan stiker agar menempel kuat pada bangku.

Selain Warno dan Tukijo terdapat pula Saifudin, pria paruh baya berusia 50 tahun, yang terlihat sedikit melambat dan hati-hati dalam memasang stiker pada bangku penonton stadion renang.

Sama halnya dengan Warno, Saifudin tak banyak bicara, ia hanya patuh mengikuti perintah mandor. Para pekerja ini mengaku memperoleh informasi dari sesama rekan pekerja lain untuk bisa bekerja di kawasan renovasi GBK.

Masing-masing wahana olahraga memiliki target waktu pekerjaan yang berbeda namun singkat, mengingat perhelatan akbar ASEAN Games hanya tersisa hitungan bulan saja.

Fasilitas Serba Canggih
Stadion renang terdiri atas 4 wahana yang diperuntukkan bagi olahraga polo air, olimpic pool, kolam platform diving, dan kolam warming up. Stadion menggunakan semi indoor berstandar internasional dan bersertifikat FINA dengan sky pool sistem dan 24 jam UV filtering sistem.

Selain stadion renang, terdapat pula Stadion Utama atau yang disebut Smart Stadium Gelora Bung Karno karena memiliki spesifikasi canggih, antara lain memiliki high speed wifi pada indoor maupun outdoor stadion, sistem tiket digital, pintu otomatis untuk keadaan darurat, dll.

Menggunakan sistem keamanan dengan kualitas terbaik 7K CCTV yang bisa mengenali wajah, kegaduhan, serta menggunakan 3 lapis sistem keamanan. Memiliki 80.000 bangku dengan tipe flip up yang mampu menahan beban hingga 250 kg.

Pada bangku podium utama terdapat 2 lantai bangku VVIP dan royal box yang diperuntukkan bagi para Kepala Negara, dan keluarga, yang menggunakan dinding kaca anti peluru. “Sudah diuji coba dan terbukti aman,” ungkap Novi selaku Humas GBK pada Kamis (19/10) di Jakarta. (ist)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Vokasi Jadi Pilihan Utama, Siswi Asal Surabaya Pilih Kuliah Berbasis Praktik demi Kesiapan Kerja

28/06/2026 - 18:26 WIB

Kisah Haru Ibu Anis, Dampingi Anak Sakit Demi Wujudkan Mimpi Masuk Psikologi UNAIR

27/06/2026 - 18:56 WIB

Khofifah Raih Penghargaan Nasional CSR Desa Berkelanjutan 2026, Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Bangun Desa Mandiri

25/04/2026 - 10:10 WIB

Formula 1 Resmi Kembali ke Istanbul Park Mulai 2027, Kontrak Lima Tahun Perkuat Ekspansi Global

24/04/2026 - 20:23 WIB

Dedikasi Amelia Febriani, Alumni UNAIR yang Bersinar di Kancah Global Lewat Inovasi Pendidikan Berbasis Empati

08/04/2026 - 21:16 WIB

Perjalanan Inspiratif Alumni FK Unair di Gaza

06/11/2025 - 13:00 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.