Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • D-8 Youth Dialogue UNAIR Soroti Ketahanan Energi, Peran Anak Muda Dinilai Penting dalam Mendorong Inovasi
  • Dishub Surabaya Tempuh Proses Hukum Usai Dugaan Pencurian Rambu Parkir di Satpas Colombo Viral
  • RICH Pakal Jadi Ruang Belajar Bahasa Inggris Gratis, Ratusan Anak Antusias Ikut Kelas
  • Chelsea Rilis Jersey Kandang 2026-2027 dengan Strategi Peluncuran Unik
  • Cross Musea Pertiwi 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan AI dan Wayang
  • ITS Perluas Kerja Sama Global dengan HSE Rusia, Fokus Sains dan Teknologi
  • Khofifah Tinjau SPMB 2026 di Surabaya, Antrean Lebih Tertib dan Layanan Meningkat
  • Khofifah Sambut Jemaah Haji Kloter I, Apresiasi Layanan Imigrasi Digital
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Konsul Baru Inggris di Surabaya

Konsul Baru Inggris di Surabaya

KOMUNITAS redaksi09/06/2018 - 10:00 WIB

Kedutaan Besar Inggris di Indonesia menunjuk Ivy Kamadjaja sebagai Konsul Jenderal Kehormatan Inggris yang baru di Surabaya. Hal ini disampaikan langsung oleh Duta Besar Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik, saat melakukan kunjungan ke sembilannya di Kota Surabaya, Rabu, (06/06/18).

Duta Besar Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik mengatakan tujuan utama dari penunjukan ini adalah untuk mewakili Inggris di Surabaya dalam bidang politik, bisnis, maupun untuk membantu dalam mengidentifikasi ekonomi dan peluang komersial untuk Inggris di Surabaya dan Jawa Timur.

“Saya senang mengumumkan Ivy Kamadjaja sebagai Konsul Kehormatan Inggris yang baru di Surabaya. Penunjukan Ivy adalah langkah maju lain dalam hubungan kami dengan Surabaya,” kata Moazzam saat audiensi dengan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, di Balai Kota, Rabu (6/6).

Nantinya, Ivy akan bergabung dengan perwakilan konsulat Inggris di Surabaya, yakni Erlin Puspitasari, dan bekerja bersama dengan beberapa perusahaan Inggris di Surabaya. “Mereka akan bersama-sama membantu menciptakan hubungan yang lebih erat dan lebih kuat antara Inggris dan Surabaya,” terangnya.

Ditanya alasan mengapa dipilih Kota Surabaya, Malik menyampaikan karena Kota Surabaya merupakan kota terbesar ke dua di indonesia. Selain itu, lanjut ia, Kota Surabaya merupakan kota berpotensi untuk masa depan indonesia.

Kota Surabaya memiliki peran penting dalam kemajuan Indonesia. Sebagai kota terbesar ke dua dengan good governance yang telah dilakukan oleh Wali Kota Risma. “Kalau Indonesia akan berhasil pasti Jatim dan Surabaya akan memainkan peran yang penting,” ujar pria kelahiran London ini.

Moazzam Malik juga menyampaikan ucapan duka cita atas musibah yang menimpa Surabaya beberapa waktu lalu. Menurutnya, ini merupakan kunjungan pertamanya di Surabaya, pasca Kota Pahlawan ditimpa musibah beberapa pekan lalu.

“Saya menyampaikan duka cita atas nama pemerintah saya, atas nama pribadi saya, atas nama kedubes saya. Saya kira respon pemkot, pemrov dan kepolisian cepat. Sebagai negara sahabat, kami secara penuh mendukung untuk mengendalikan resiko terorisme,” ujarnya.

Menanggapi adanya hal tersebut, pihaknya masih berkomitmen menjalin kerjasama dengan Surabaya. Malik menganggap ancaman terror yang melanda Surabaya beberapa pekan lalu, tak membuatnya takut. Bahkan, ancaman terror itu membuat kerjasama Indonesia – Inggris dalam bidang keamanan akan lebih ditingkatkan.

“Salah satu kota (Surabaya) yang berperang penting untuk Indonesia, kami tidak takut. Sebagai sahabat kami secara penuh mendukung Surabaya menolong dan mengendalikan resiko terorisme,” tegasnya.

Sementara itu, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyambut baik kabar tersebut. Sebagai implementasi awal kerjasama antara Liverpool dengan Surabaya, dalam waktu dekat, Risma akan mengirim beberapa anak berkebutuhan khusus dengan para guru mendapatkan pendidikan di Liverpool.

“Nanti bulan Juli akan ada anak-anak tuna netra dan guru di Surabaya akan berangkat ke liverpool,” kata Risma, usai menerima kunjungan dari rombongan dari Kedubes Inggris. (ita)

sarapan pagi
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

D-8 Youth Dialogue UNAIR Soroti Ketahanan Energi, Peran Anak Muda Dinilai Penting dalam Mendorong Inovasi

03/06/2026 - 19:21 WIB

Dishub Surabaya Tempuh Proses Hukum Usai Dugaan Pencurian Rambu Parkir di Satpas Colombo Viral

03/06/2026 - 19:05 WIB

RICH Pakal Jadi Ruang Belajar Bahasa Inggris Gratis, Ratusan Anak Antusias Ikut Kelas

03/06/2026 - 18:57 WIB

Chelsea Rilis Jersey Kandang 2026-2027 dengan Strategi Peluncuran Unik

02/06/2026 - 22:55 WIB

Cross Musea Pertiwi 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan AI dan Wayang

02/06/2026 - 22:01 WIB

ITS Perluas Kerja Sama Global dengan HSE Rusia, Fokus Sains dan Teknologi

02/06/2026 - 21:50 WIB

Comments are closed.

D-8 Youth Dialogue UNAIR Soroti Ketahanan Energi, Peran Anak Muda Dinilai Penting dalam Mendorong Inovasi

03/06/2026 - 19:21 WIB

Dishub Surabaya Tempuh Proses Hukum Usai Dugaan Pencurian Rambu Parkir di Satpas Colombo Viral

03/06/2026 - 19:05 WIB

RICH Pakal Jadi Ruang Belajar Bahasa Inggris Gratis, Ratusan Anak Antusias Ikut Kelas

03/06/2026 - 18:57 WIB

Chelsea Rilis Jersey Kandang 2026-2027 dengan Strategi Peluncuran Unik

02/06/2026 - 22:55 WIB

Cross Musea Pertiwi 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan AI dan Wayang

02/06/2026 - 22:01 WIB

ITS Perluas Kerja Sama Global dengan HSE Rusia, Fokus Sains dan Teknologi

02/06/2026 - 21:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.