Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»PEMERINTAHAN»KPK Apresiasi Penyuluh Antikorupsi Jateng

KPK Apresiasi Penyuluh Antikorupsi Jateng

PEMERINTAHAN redaksi08/08/2023 - 12:00 WIB

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nawawi Pomolango mengapresiasi langkah pencegahan korupsi yang dilakukan Pemprov Jateng. Saat ini, provinsi yang dipimpin Ganjar Pranowo itu, memiliki 390 orang penyuluh antikorupsi, atau 15 persen dari total 2.600 orang penyuluh antikorupsi se-Indonesia.

Hal itu dikatakan Pomolango saat menghadiri pengukuhan Komunitas Penyuluh Antikorupsi dan Ahli Pembangun Integritas (Kompak-API) Masa Bakti 2023-2026, di Grhadhika Bhakti Praja, Senin (07/08). “Kehadiran dari penyuluh ini sebagai daerah percontohan dalam pencegahan korupsi,” ujarnya.

Pomolango berharap pemerintah daerah dapat memanfaatkan penyuluh antikorupsi, guna menyelenggarakan pemerintahan yang bersih. Di samping itu, Pomolango juga mengapresiasi langkah Ganjar yang mereplikasi program Desa Antikorupsi.

Berdasarkan catatannya, hingga Agustus 2023, Jateng memiliki 390 orang penyuluh antikorupsi, dari jumlah total penyuluh se-Indonesia yang mencapai 2.600 orang. Selain itu ada lima orang Ahli Pembangun Integritas dari 350 orang yang tersebar di Indonesia.

Ia mengatakan, Kompak-API dan Desa Antikorupsi merupakan kepanjangan tangan fungsi KPK di daerah, guna melakukan pencegahan tindak koruptif. Pomolango menjelaskan, sesuai peraturan KPK, mereka diharapkan mengedepankan fungsi pencegahan ketimbang penindakan.

“Kami mengapresiasi Jawa Tengah karena menjadi provinsi pertama yang menerapkan replikasi desa antikorupsi. Pada September 2023, akan ada penilaian pada 29 desa calon desa antikorupsi (di Jateng),” paparnya.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kembali mengingatkan, pencegahan korupsi berawal dari niat baik. Pada kesempatan itu, Ganjar menyitir novel karya Pramoedya Ananta Toer.

Dalam karangan sastra berangka tahun 1952 itu, tersebutlah Si Bakir pegawai negeri sipil korup di akhir masa jabatannya. Bermula dari korupsi kecil-kecilan, Bakir justru telanjur basah dan mengorupsi lebih besar dan banyak, hingga akhirnya dicokok polisi.

Melalui cerita tersebut, Ganjar ingin menjelaskan fenomena sosiologis, di mana korupsi berawal dari sesuatu yang kecil dan dianggap biasa. Selain itu, ia menyebut, pemberantasan korupsi berawal dari teladan pimpinan.

“Pimpinannya harus memberi contoh, desa (antikorupsi) tambah banyak, dan akhirnya Jateng dianugerahi sebagai provinsi dengan kinerja terbaik nasional, dengan memeroleh skor 3.714,” urai Ganjar.

Sebelum mengakhiri sambutan, Ganjar menyempatkan diri berpamitan di depan bupati dan wali kota yang hadir. Pada akhir masa jabatan, Ganjar berharap penggantinya akan jauh lebih baik, dalam menata Jawa Tengah. (hms)

Ganjar Pranowo KPK Penyuluh Antikorupsi
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.