Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»JALAN-JALAN»Lebaran, Candi Borobudur Buka

Lebaran, Candi Borobudur Buka

JALAN-JALAN redaksi16/04/2021 - 12:00 WIB

Pemerintah menerbitkan kebijakan larangan mudik Lebaran tahun ini. Larangan mudik itu berlaku mulai 6- 17 Mei 2021 demi mencegah kasus Covid-19. Kendati ada ketentuan larangan mudik, destinasi wisata Candi Borobudur, Candi Prambanan, dan Ratu Boko tetap buka.

Direktur Utama PT Taman Wisata Candi atau TWC Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko, Edy Setijono mengatakan akan mematuhi apapun kebijakan pemerintah. “Kami akan patuhi apapun keputusan pemerintah, meskipun di satu sisi kami berharap juga ada kelonggaran,” ujar Edy saat peluncuran vaksinasi Covid-19 drive thru di Candi Prambanan, Yogyakarta, awal pekan lalu.

Kelonggaran yang dimaksud oleh Edy bukan merujuk pada penerapan protokol kesehatan, melainkan kebijakan di sektor pariwisata yang sudah cukup lama terdampak pandemi Covid-19. Menurut Edy, Candi Borobudur, Candi Prambanan, juga Ratu Boko selama ini tak berdiri sendiri. Ada denyut ekosistem pariwisata yang bergantung pada keberlangsungan wisata di Candi Borobudur, Candi Prambanan, dan Ratu Boko.

Candi Prambanan misalkan, menjadi magnet ekonomi di kawasan Yogyakarta bagian timur. Begitu Candi Borobudur yang dikelilingi desa wisata serta pelaku UMKM. Semua saling bergantung pada aktivitas wisata di tiga candi besar ini. “Kelonggaran yang kami maksud bagaimana sektor pariwisata tetap menggeliat karena kesadaran masyarakat pada protokol kesehatan sudah terbentuk,” kata Edy.

Edy memastikan candi-candi di bawah pengelolaan PT TWC tidak akan tutup meski larangan mudik mengemuka. Tujuannya, menjaga denyut wisata dan ekosistem ekonomi di sekitarnya agar pulih. Saat ini kuota kunjungan di Candi Borobudur, Candi Prambanan, dan Ratu Boko masing-masing sebanyak 3000 wisatawan setiap hari. Angka yang sama berlaku hingga libur Lebaran nanti.

Kendati sudah dipatok sebanyak 3.000 wisatawan per hari, jumlah rata-rata kunjungan ke tiga candi ini hanya maksimal 1.000 orang.

“Kami akan terus beroperasi agar denyut wisata dan ekonomi di sekitar candi tidak terhenti,” kata dia. Dari sisi operasional, dia melanjutkan, pembatasan jumlah wisatawan ini memicu kerugian. Namun demikian akan lebih merugi lagi apabila wisata candi tutup sama sekali. Terutama mengorbankan pelaku usaha pariwisata di sekitarnya.

Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X menerbitkan instruksi perpanjangan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Mikro di Yogyakarta pada Senin, 5 April 2021. Kebijakan ini berlaku mulai 6 – 19 April 2021. Meski telah keluar kebijakan pelarangan mudik, Sultan Hamengku Buwono X mendesak pemerintah mendetailkan isi PPKM Mikro selama Ramadan, mudik, dan Lebaran, karena pada kenyataannya sulit membatasi mobilitas masyarakat. (sak)

Candi Borobudur
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.