Livi Zheng, gadis asal Blitar, Jawa Timur yang menjadi produser di Hollywood, menerima penghargaan sebagai ‘Tourism Marketeer of Year 2019.
Penghargaan diberikan Menpar Arief Yahya saat acara festival terbesar bagi para orang brand, Indonesia WOW Brand Festive Day di Ballroom Raffles Hotel Jakarta Ciputra World, pekan lalu.
Menpora Imam Nahrawi yang ikut menghadiri acara mengaku ikut bangga dengan pencapaian yang diraih Livi tersebut. Karya terbarunya bertajuk Bali: Beats of Paradise mengharumkan budaya Indonesia secara global.
“Livi punya terobosan yang kreatif, karyanya sangat luar biasa. Banyak budaya dan juga tari-tarian Indonesia yang bisa diangkat. Saya ingin kedepannya Livi bisa memainkan pencak silat,” kata Menpora.
Menurutnya, salah satu kunci keberhasilan diantara inovasi dan pemasaran adalah sebuah kreatifitas. Dengan kreatifitas, seseorang dapat menghasilkan hal-hal baru. Inovasi tentu harus juga menonjolkan keasrian.
“Faktor keunggulan kreativitas yang tinggi menjadi menu utama yang dapat kita lakukan untuk membuat kekayaan seni, budaya dan Tanah Air kita agar dapat dikenal di mancanegara. Kreativitas Livi Zheng, dalam ‘Bali: Beats of Paradise’, menjadi salah satu contoh,” ujar Imam Nahrawi.
Dengan mengemas seni budaya gamelan dan keindahan Bali, film ‘Bali: Beats of Paradise’ menjadi kemasan film yang unik, menarik, kaya warna, dan tentu sangat membanggakan.
“Film ini diharapkan juga menjadi sentuhan kreativitas kelas dunia baru yang mampu menyihir para penontonnya untuk larut dalam cerita seni gamelan yang semakin popoler di Amerika, keindahan dan pemandangan Bali, serta perpaduan musik tradisional dan modern,” sambung Menpora.
Dalam acara tersebut, ada sekitar 300 brand menerima penghargaan yang terbagi dalam lima kelompok industri serta 98 kategori. Ada pemenang gold, silver, dan bronze, dimana brand berstatus gold adalah brand paling direkomendasikan di sektor industrinya. (sak)

