Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy
  • Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai
  • Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Mahasiswa FKH Unair Mengabdi di 13 Wilayah

Mahasiswa FKH Unair Mengabdi di 13 Wilayah

KOMUNITAS redaksi06/09/2024 - 11:00 WIB

Dalam upaya mencetak lulusan dokter hewan yang siap terjun ke dunia kerja. Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Airlangga (UNAIR) kembali menggelar program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Melalui program tersebut, sebanyak 194 mahasiswa semester tujuh siap menjalankan program magang di 13 kabupaten/kota di Jawa Timur. Upacara pelepasan yang berlangsung di halaman parkir FKH UNAIR pada Selasa (03/09)

Upacara ini menandai awal mula petualangan mahasiswa FKH dalam mengimplementasikan ilmu yang telah mereka peroleh di kampus. Selama tiga bulan ke depan, mulai September hingga November, mahasiswa akan belajar secara langsung di lapangan.

Mereka akan belajar di Pusat Kesehatan Hewan maupun klinik hewan dengan total perolehan 20 SKS. Dekan FKH UNAIR, Prof Dr Mirni Lamid drh MP dalam sambutannya berpesan kepada mahasiswa agar menjaga nama baik almamater.

“Selain itu, tak kalah penting jagalah kesehatan selama menjalani program magang. Kalian sudah berada di posisi yang luar biasa, jadi jagalah itu. Melalui program MBKM, kalian akan lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja dan dapat berkontribusi langsung dalam meningkatkan kesehatan hewan di masyarakat,” tegas Prof Mimi.

Ketua pelaksana MBKM FKH UNAIR, Prof Dr Widjiati drh MSi menjelaskan bahwa program magang ini dirancang sejalan dengan kurikulum semester tujuh. Ia menjelaskan bahwa nantinya mahasiswa akan belajar menangani berbagai kasus kesehatan hewan, baik hewan besar maupun hewan kecil.

“Kami melibatkan 105 alumni dokter hewan sebagai dosen pembimbing eksternal, serta 28 dosen dari internal FKH sebagai pendamping. Dengan demikian, mahasiswa akan mendapatkan bimbingan yang komprehensif selama menjalani program magang,” terangnya.

Prof Widjiati juga menjelaskan bahwa program MBKM bertujuan untuk membuat capaian pembelajaran mahasiswa lebih terarah dengan baik. “Outcome dari program ini adalah mahasiswa memiliki skill yang mumpuni sebagai bekal dari pengalaman lapangan,” ujarnya.

Prof Mimi juga menyebut bahwa program MBKM FKH UNAIR tahun ini memiliki beberapa kelebihan, yaitu perluasan wilayah penempatan mahasiswa dan peningkatan kualitas pembekalan. Ia menjelaskan bahwa mahasiswa juga mendapat kesempatan untuk melakukan penelitian proposal secara online, sehingga kegiatan belajar tetap berlangsung secara optimal.

“Kami berharap dengan adanya program MBKM ini, mahasiswa dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya di bidang kesehatan hewan. Selain itu, program ini juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas lulusan FKH UNAIR serta FKH dapat dikenal secara luas di masyarakat,” pungkasnya. (ita)

Mahasiswa FKH Unair
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen

22/07/2026 - 18:48 WIB

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Comments are closed.

Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy

22/07/2026 - 19:07 WIB

Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai

22/07/2026 - 18:57 WIB

Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen

22/07/2026 - 18:48 WIB

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.