Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Mahasiswa Unair Edukasi Anak Penderita Kanker

Mahasiswa Unair Edukasi Anak Penderita Kanker

KOMUNITAS redaksi10/04/2025 - 12:00 WIB

Dalam membantu pendidikan anak-anak kanker, tiga mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Airlangga (UNAIR) mendirikan komunitas Colourise.

Komunitas itu digagas oleh Muhimatul Khoiriyah bersama dua rekannya, yaitu Anisa Nanda Shafira dan Haikal Wiranata. Mereka turut prihatin atas tingginya adiksi gawai pada kalangan anak-anak penderita kanker, khususnya di Yayasan Peduli Kanker Anak Indonesia (YPKAI) Surabaya.

Hima, sapaan dekat pendiri komunitas tersebut, mengatakan bahwa anak-anak di sana terpaksa putus sekolah lantaran kondisi kesehatan mereka. “Wali dari anak-anak YPKAI kerap memberi akses gawai tanpa filter durasi untuk tetap menjaga mood anak-anak. Namun, hal ini justru melahirkan permasalahan baru,” ungkap Hima.

Dalam mengatasi permasalahan itu, Hima melalui komunitasnya menawarkan terapi seni lukis dengan metode storytelling berbasis aplikasi. Terapi ini, kata Hima, mampu menjadi sarana edukasi sekaligus alternatif hiburan bagi anak-anak guna mengurangi ketergantungan gawai.

“Anak-anak kanker perlu perhatian khusus. Mereka hanya dianggap rentan pada aspek kesehatan, sedangkan aspek lain seperti pendidikan kurang diperhatikan,” ujar Hima.

Melalui aplikasi serupa dengan nama komunitasnya itu, Hima mewujudkan Colourise untuk pembelajaran anak-anak sesuai Kurikulum Merdeka jenjang SD dan SMP. Pada aplikasi yang berisi fitur story telling, anak-anak diajak untuk melukis.

Hal ini sebagai bentuk mengekspresikan emosi sekaligus menguji pemahaman mereka terhadap tema cerita. Lebih lanjut, Hima menuturkan, hasil karya lukis akan dipasarkan pada platform e-commerce serta penjualan diserahkan kembali kepada anak-anak agar termotivasi secara ekonomi.

Hima menyebut, perjalanan Colourise sempat menemui tantangan, khususnya dalam hal pendanaan. Untuk mengatasinya, Hima dan kawan-kawan kerap mencari cara agar mendapatkan dukungan finansial melalui kompetisi proyek sosial, seperti PFMuda dan Innovillage.

“Kolaborasi mitra kami adalah Yayasan Peduli Kanker Anak Indonesia (YPKAI) Surabaya. Kolaborasi lain dengan PT Telkom Indonesia melalui program CSR Innovillage, juga ada BSO SKI FIB UNAIR dan beberapa komunitas lainnya,” tambah Hima.

Melalui Colourise, kata Hima, anak-anak di YPKAI mulai menikmati aktivitas melukis dan menyadari potensi bakat mereka di bidang tersebut. Hima juga bercerita bahwa salah satu momen paling berkesan bagi tim Colourise adalah ketika seorang anak perempuan berusia tiga tahun menunjukkan antusiasme luar biasa terhadap programnya.

“Saat pertama kali kami menjalankan proyek ini, kami belum memiliki banyak fasilitas. Namun, anak tersebut begitu bersemangat hingga membeli alat lukis sendiri dan ingin melukis setiap hari.

Sayangnya, sebelum kami bisa memberikan fasilitas yang lebih baik, ia telah berpulang lebih dulu. Kenangan ini menjadi dorongan bagi kami untuk terus berkembang dan mengusahakan yang terbaik bagi anak-anak YPKAI,” tutur Hima.

Selanjutnya, tim Colourise berharap bisa menjangkau lebih banyak anak-anak penderita kanker dan memberikan akses pendidikan yang lebih inklusif sesuai dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs). “Kami ingin menciptakan lingkungan yang lebih suportif dengan fasilitas melukis yang nyaman dan akses pendidikan yang lebih baik,” tutup Hima. (ita)

Komunitas Colourise Unair
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.