Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KESEHATAN»Membaik, Pasien Covid-19 Mutasi Baru

Membaik, Pasien Covid-19 Mutasi Baru

KESEHATAN redaksi18/05/2021 - 17:00 WIB

Dua Pekerja Migran Indonesia (PMI) warga Jatim yang terjangkit virus corona mutasi baru menjalani perawatan di kamar khusus Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) Surabaya. Laksamana Pertama TNI dr I Dewa Gede Nalendra, Penanggung jawab RSLI Surabaya mengatakan Keduanya kini dalam kondisi yang baik.

Kedua PMI ini datang ke Indonesia pada 11 Mei 2021, dan terpapar virus corona atau Covid-19 dengan mutasi baru yakni B-117 asal Inggris dan B-1351 dari Afrika Selatan. “Kedua pasien saat ini dirawat di RSLI di kamar khusus. Baik yang dari Jember maupun dari Sampang. Satu teridentifikasi B117 yang berarti strain UK (Inggris), satu lagi B1351 yang berarti strain dari Afrika Selatan,” jelasnya, Selasa (18/05).

Nalendra menjelaskan virus corona mutasi baru kecepatan penyebaran memang berbeda dengan Covid yang sudah ada. Kecepatan 36 sampai 75 persen lebih cepat dari Covid yang biasanya. Mengenai gejala awal virus B117, awalnya ditandai dengan kelelahan dan merasa lesu serta nyeri otot, mual serta pusing dan ada gejala lanjutnya. “Namun sejauh ini sudah tertangani dengan baik,” tegasnya.

Ia meminta masyarakat yang sedang dirawat di RSLI Surabaya tidak perlu khawatir. Para pekerja migran tersebut ditangani dan dipisah antara PMI dan non PMI, tidak menjadi satu dengan pasien lainnya.

Sementara dokter spesialis paru dr Nevy Shinta Damayanti mengatakan saat ini RSLI merawat 32 orang PMI dari total 72 orang PMI yang menjalani masa isolasi.

“Dua orang dari 32 orang PMI terdeteksi virus varian baru yang gejalanya kelelahan, sakit seluruh badan dan flu ringan. Artinya, mutasi ini memang mirip dengan yang tidak mutasi,” katanya.

Sejauh ini kedua pasien ini tidak ada gejala yang signifikan tidak mengalami desaturasi yang membuat kondisi pasien gagal napas dan sebagainya, dan telah dilakukan swab per 5 hari sekali. Kedua pasien sudah dilakukan swab pertama hasilnya negatif, lalu kembali dilakukan swab kedua dan hasilnya negatif.

“Perlakuannya sedikit berbeda dengan pasien lain. Pasien virus mutasi, setelah dua kali swab negatif, kami tetap menunggu 14 hari. Pasien masih belum diperbolehkan pulang karena masih harus diobservasi selama 14 hari atau masa inkubasi virus. Dikhawatirkan akan muncul gejala yang berat,” ujarnya.

Nevy mengingatkan bahwa deteksi dini menjadi sangat penting, karena mutasi virus menyebar dengan cepat. Terlebih sampai saat ini belum ada data konkret berapa jumlah orang terpapar strain mutasi virus di Tanah Air. “Mutasi ini sangat ditakuti karena menyebarnya sangat cepat,” katanya.

Ditambahkan, sebanyak apa pun varian virus bermutasi, cara paling ampuh untuk menghindari penularan adalah dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan. Ia lalu mengingatkan masyarakat tentang kasus Covid-19 di luar negeri yang melonjak tajam akibat abai, dan tidak menjaga prokes.

“Masyarakat harus waspada karena mutasi sangat ditakuti karena menyebarkan sangat cepat. Khawatirnya ada yang OTG, ketemu sama keluarganya, ketemu sama orang yang lebih tua, yang sakit keras ini yang kami khawatrkan,” tegasnya.

Jika merasa ada gejala, sebaiknya masyarakat lansgung melakukan deteksi dini. Sudah banyak sumber daya yang dihabiskan untuk Covid. Jangan sampai kejadian seperti di Nepal.

“Tahun lalu banyak nakes yang jadi korban, sekarang banyak kehilangan tokoh-tokoh masyarakat. Intinya, jangan sampai kehilangan lagi. Pointnya selalu pakai masker, kalau perlu pakai lebih satu helai, karena masker melidungi kita dan selalu menjaga prokes. Karena prokes bukan sekadar slogan, tapi sudah merupakan gaya hidup,” tegasnya. (ita)

dr I Dewa Gede Nalendra Djaya Iswara RS Lapangan Indrapura
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.