Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»Meratakan Internet Lewat Satria-1

Meratakan Internet Lewat Satria-1

PERISTIWA redaksi13/01/2024 - 15:00 WIB

Pemerintah ratakan layanan fasilitas internet di seluruh wilayah sebagai upaya kemudahan akses pendidikan, kesehatan, dan layanan publik pemerintahan. Upaya tersebut terealisasikan melalui peluncuran Satria-1 (Satelit Republik Indonesia).

Satelit Satria-1 yang sudah meluncur di ruang angkasa sejak Juni 2023 terprediksi mulai beroperasi awal tahun 2024. Satelit ini menjadi pelengkap dari satelit komunikasi milik Indonesia lainnya karena terancang untuk menjangkau wilayah timur dan terpencil.

Keberadaan satelit komunikasi baru seperti itu mendapat respon positif dari Asif Ali Zamzami SST MSc selaku Dosen Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan, Fakultas Teknik Maju dan Multidisiplin (FTMM), Universitas Airlangga.

Dosen yang mendalami bidang pengolahan sinyal 5G/6G untuk Satelit Internet of Things (IoT) ini menjelaskan bahwa Satria-1 merupakan teknologi baru yang tergolong satelit terbesar di Asia.

“Satria-1 tergolong satelit terbesar di Asia dengan memiliki tinggi sekitar 6,5 meter. Bentuk satelit yang besar ini mendukung kecepatan internet sebesar 150 Gbps sehingga dapat menjangkau lebih banyak titik lokasi. Selain itu, satelit yang besar juga bisa menyimpan energi agar lebih awet dan tahan lama,” jelasnya.

Selain mempunyai kecepatan internet yang besar, Asif Ali Zamzami menerangkan bahwa Satria-1 berhasil meluncur di orbit 146ᵒ Bujur Timur. Dia menjelaskan titik tersebut berada tepat di atas Pulau Papua dengan ketinggian lebih dari 36.000 km di atas permukaan bumi.

“Sebelum Satria-1, pemerintah sudah pernah meluncurkan satelit. Namun, baru kali ini terdapat satelit yang berhasil mencapai titik orbit di Wilayah Timur Indonesia,” tuturnya.

Lebih lanjut Asif Ali menyampaikan lebih rinci wilayah-wilayah stasiun di bumi yang termasuk titik pemancar dan penerima informasi dari satelit Satria-1.

Dia menyebutkan ada 11 lokasi yang menjadi satelit stasiun bumi yaitu Cikarang (lokasi pemegang pusat kendali), Batam, Banjarbaru (lokasi pusat kendali cadangan jika stasiun Cikarang tidak bekerja dengan baik), Tarakan, Pontianak, Kupang, Ambon, Manado, Manokwari, Timika, dan Jayapura.

Asif Ali menerangkan bahwa pembuatan satelit yang terobitkan di daerah-daerah terpencil merupakan bagian dari program pemerintah dalam memfasilitasi alat komunikasi secara merata. Menurutnya keberadaan satelit menjadi alternatif pilihan yang lebih mudah menjangkau lokasi wilayah dengan infrastruktur yang terbatas daripada penggunaan BTS (Base Transceiver Station) di sana.

“Penggunaan komunikasi nirkabel antara perangkat komunikasi dan jaringan operator sulit diterapkan di daerah yang jarang menggunakan kabel seperti di Papua. Oleh karena itu, pemerintah berinisiatif meluncurkan kembali satelit untuk memeratakan layanan internet,” terangnya.

Selain itu, Asif Ali menguraikan bahwa penggunaan satelit mempunyai masa sekitar 15 tahun. Baginya jangka waktu tersebut tergolong cukup lama untuk dapat merasakan manfaat keberadaan satelit.

“Pembuatan satelit, terutama satelit yang besar tentu memakan banyak dana yang tidak sedikit. Akan tetapi, penggunaan satelit yang dapat terpakai hingga 15 tahun dinilai efisien untuk memberikan fasilitas internet dalam jangka panjang,” pungkasnya. (ita)

Satria-1
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.