Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Misa Paus Fransiskus di Dua Stadion

Misa Paus Fransiskus di Dua Stadion

KOMUNITAS redaksi02/09/2024 - 12:00 WIB

Misa akbar bakal diikuti oleh 86.000 umat Katolik dari seluruh tanah air dan rencananya dimulai pada 04 September 2024 pukul 17.00 WIB serta berlangsung selama 1,5 jam.

Umat Katolik Indonesia tengah menghitung hari menjelang kunjungan bersejarah Paus Fransiskus pada 03 September 2024. Pemimpin 1,2 miliar umat Katolik global itu melakukan perjalanan keagamaan sekaligus kenegaraan atau apostolik ke Indonesia pada 03-06 September 2024.

Salah satu agenda Paus bernama asli Jorge Mario Bergoglio itu adalah memimpin misa akbar di Kompleks Gelora Bung Karno pada 05 September 2024. Kegiatan dimulai sekitar pukul 17.00 WIB dan bakal dihadiri oleh 86.000 umat Katolik. Misa akbar bakal diikuti oleh 86.000 umat Katolik dari seluruh tanah air dan rencananya dimulai pada pukul 17.00 WIB serta berlangsung selama 1,5 jam.

Demikian dikatakan Juru Bicara Panitia Kunjungan Paus Fransiskus Romo Thomas Ulun Ismoyo, dalam diskusi daring Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) “Forum Merdeka Barat 9” yang diadakan di Jakarta, Senin (26/08). Dia juga menjelaskan, misa digelar di dua stadion sekaligus, Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) dan Stadion Madya.

Kedua stadion hanya berjarak sekitar 100 meter. Ada sebanyak 60.000 umat Katolik bakal memadati SUGBK dan sekitar 26.000 orang lainnya di Stadion Madya. Romo Thomas menyatakan, bisa jadi ini adalah pertama kalinya dalam sebuah kunjungan apostolik Paus ke suatu negara, misa akbar digelar sekaligus di dua stadion besar.

“Stadion Madya yang letaknya di sisi samping Stadion Utama Gelora Bung Karno akan diisi oleh komunitas pendidikan utamanya anak-anak sekolah. Jadi totalnya ada sekitar 86.000 orang mengikuti misa agung,” jelasnya.

Demi kelancaran acara, pihaknya mengerahkan sebanyak 470 pastur di SUGBK dan 232 pastur lainnya di Stadion Madya. Setiba di SUGBK, Paus Fransiskus akan berkeliling stadion memakai kendaraan khusus yang dikenal sebagai popemobile atau mobil Paus warna putih untuk menyapa umatnya.

Hal serupa dilakukan pula oleh Paus Fransiskus di Stadion Madya. Selanjutnya, Paus memimpin ibadah dan doa bersama. Panitia, kata Romo Thomas, telah menyiapkan saluran khusus untuk menyiarkan langsung (livestreaming) misa agung melalui platform media sosial bagi umat Katolik yang tidak dapat hadir ke stadion.

Umat yang akan hadir juga diimbau agar mengikuti acara dengan tertib dan mematuhi semua petunjuk yang telah ditetapkan oleh pihak panitia. Dia menyebutkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) lantaran Paus merupakan pemimpin negara dan Takhta Suci Vatikan.

“Ini memang peristiwa misa di mana kita berdoa kepada Tuhan. Tetapi misa itu dipimpin oleh pemimpin agama Katolik dan pemimpin negara. Makanya ada kaitannya dengan aspek keamanan yang harus kita perhatikan,” ujarnya.

Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia menjadi momentum untuk menyuarakan pesan persatuan antarumat beragama menuju lebih baik, persaudaraan sejati, dan kebaikan untuk masyarakat.

Romo Thomas menyebutkan, dalam setiap kunjungannya, Paus Fransiskus selalu menyelipkan pesan-pesan perdamaian dan persatuan, bukan saja bagi umat Katolik semata.

Melainkan bagi seluruh komponen bangsa di negara tersebut lantaran Paus juga akan menggelar pertemuan dengan segenap pemuka agama di Indonesia. “Pemimpin agama di Indonesia memiliki peran yang signifikan karena memiliki umat dan pengaruh,” ungkapnya.

Hal senada turut disampaikan oleh Duta Besar RI untuk Vatikan Michael Trias Kuncahyono yang menyatakan bahwa Paus Fransiskus sangat menekankan dan menjunjung tinggi persaudaraan dan telah menjadikan Indonesia sebagai contoh persaudaraan itu.

Paus Fransiskus merupakan pemimpin Gereja-Gereja Katolik ke-266 dan selama 11 tahun memimpin telah berkunjung ke 65 negara dan Indonesia menjadi negara ke-66. Tercatat ada 184 negara di dunia menjalin hubungan dengan Takhta Suci Vatikan. “Indonesia dijadikan contoh karena memiliki Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika dan memegang teguh gotong royong,” jelas Trias seperti dikutip Antara.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo akan menerima Paus Fransiskus di Istana Merdeka, Jakarta pada 04 September 2024 sekitar pukul 10.00 WIB. Paus Fransiskus akan diperlakukan sebagai tamu negara sekaligus juga sebagai pemimpin umat khususnya umat Katolik.

Seperti diketahui, Indonesia menjadi negara pertama yang akan dikunjungi Paus Fransiskus dalam lawatan apostoliknya selama 11 hari atau pada 03-13 September 2024 ke kawasan Asia Pasifik.

Paus Fransiskus menjadi pemimpin umat Katolik ketiga yang mengunjungi Indonesia seelah sebelumnya kegiatan serupa dilakukan oleh Paus Paulus IV pada 1970 dan 1989 tatkala Gereja Katolik Roma dipimpin oleh Paus Yohanes Paulus II.

Selain Indonesia, Bapa Suci berusia 87 tahun dan telah 11 tahun memimpin Takhta Suci Vatikan tersebut dalam lawatannya ke luar negeri untuk ke-43 kalinya itu akan menyinggahi Port Moresby dan Vanimo di Papua Nugini pada 06-09 September 2024 serta Dili, Timor Leste (09-11 September 2024). Singapura akan menutup perjalanan apostolik Paus Fransiskus ke Asia Pasifik, yaitu pada 11-13 September 2024. (indonesia.go.id)

Paus Fransiskus
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.