Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»MPLS Jatim Pecahkan Tiga Rekor MURI

MPLS Jatim Pecahkan Tiga Rekor MURI

KOMUNITAS redaksi17/07/2024 - 15:00 WIB

Provinsi Jawa Timur meraih tiga catatan rekor MURI pada pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun 2024 Jenjang SMA, SMK dan SLB negeri/swasta, Senin (15/07).

Rekor MURI pertama diraih Jawa Timur karena berhasil mendeklarasikan Anti Perundungan bersama dengan 356.644 siswa-siswi SMA/SMK/SLB se-Jawa Timur baik luring maupun daring.

Rekor kedua didapat atas pembuatan poster anti perundungan dengan jumlah yang sama. Sedangkan Rekor MURI ketiga didapatkan atas pembagian 25.711 buah seragam gratis.

Ketiga rekor tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Marketing MURI Awan Rahargo kepada Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono. Penghargaan ini diperoleh atas komitmen provinsi terhadap gerakan anti perundungan di lingkungan pendidikan.

“Hari ini hari yang tentu sangat berbahagia dan bersejarah bagi siswa-siswa yang akan memasuki jenjang menengah atas. MPLS ini sangat penting untuk bisa menyesuaikan dengan lingkungan sekolah. Saya berharap ada penanaman nilai-nilai budaya untuk yang sifatnya positif,” katanya saat membuka MPLS tersebut di SMK Negeri 5 Surabaya.

“Kali ini MPLS mendukung kampanye anti perundungan. Oleh karena itu kami ingin secara masif dengan rekor MURI ini menyatakan bahwa seluruh siswa MPLS juga mendukung gerakan anti perundungan,” imbuhnya.

Ia berharap, kampanye dari sekolah menengah atas ini bisa meluas ke lingkungan di luar pendidikan. Pemerintah Provinsi Jawa Timur sendiri terus berusaha membangun komunikasi kuat dengan pihak sekolah maupun orang tua sebagai upaya monitoring bagi potensi perundungan.

“Jadi orang tua juga dilibatkan untuk pengawasan. Karena _symptom_ perundungan itu tidak hanya fisik, tapi juga psikologis. Misalnya anak stres, mungkin itu ada sesuatu. Maka harus kita perhatikan karena kita tidak bisa main-main dengan perundungan,” katanya.

Terkait raihan Rekor MURI atas pembagian 25.711 buah seragam gratis, Adhy mengatakan bahwa bantuan ini nantinya akan difokuskan bagi siswa-siswi yang tidak mampu.

“Bagi yang tidak mampu, kita siapkan. Jadi kami tidak memaksakan karena di dalam MPLS kalau belum punya seragam, tidak perlu harus wajib. Jadi kami sudah siapkan seragam putih abu-abu bersama dengan seragam Pramuka-nya,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai mengatakan bahwa dirinya akan berupaya bahwa deklarasi anti perundungan ini benar-benar diimplementasikan di seluruh jenjang pendidikan Jawa Timur. Sehingga, tingkat perundungan di sekolah diharapkan menurun bahkan tidak ada.

“Insya Allah rekor MURI ini tidak hanya jadi sekedar tambahan penghargaan untuk kita, tapi memotivasi semua lapisan insan pendidikan untuk melawan perundungan. Ini tanggungjawab kita bersama. Keamanan dan keselamatan anak-anak kita harus menjadi prioritas selama mereka menuntut ilmu,” pungkasnya. (ita)

Adhy Karyono MPLS
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.